Home » Berita » Proyek Rp14,8 Miliar Diduga Minim Pengawasan, APD Diabaikan: ASWIN Kalbar Minta BWS Kalimantan I Evaluasi Total dan Blacklist Kontraktor

Proyek Rp14,8 Miliar Diduga Minim Pengawasan, APD Diabaikan: ASWIN Kalbar Minta BWS Kalimantan I Evaluasi Total dan Blacklist Kontraktor

Redaksi 10 Jul 2026 99

Kubu Raya, vokalpublika.com– Proyek Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Itik di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, yang menelan anggaran negara sebesar Rp14.818.857.169 kini menjadi sorotan serius. Proyek yang dikerjakan PT Fajar Indah Lestari tersebut diduga berjalan tanpa pengawasan memadai, sementara penerapan standar keselamatan kerja di lapangan terindikasi diabaikan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Temuan itu terungkap saat Tim Investigasi DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat melakukan monitoring lapangan pada Kamis (9/7/2026). Di lokasi proyek bernilai hampir Rp15 miliar tersebut, tim tidak menemukan keberadaan Site Manager, pelaksana lapangan, konsultan pengawas, maupun perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ketiadaan unsur pengendali pekerjaan pada proyek yang dibiayai APBN itu memunculkan tanda tanya besar. Bagaimana mutu pekerjaan dapat dijamin jika pengawasan lapangan diduga tidak berjalan? Siapa yang memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketentuan kontrak?

Yang lebih memprihatinkan, sejumlah pekerja terlihat bekerja tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Padahal di lokasi proyek terpampang jelas spanduk yang mewajibkan penggunaan APD bagi seluruh pekerja. Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hanya sebatas formalitas administrasi tanpa implementasi nyata di lapangan.

Baca juga:  Kantah BPN Dairi Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Bupati Dairi Bahas Sinkronisasi Program Pembangunan Daerah

Tak hanya itu, tim investigasi juga tidak menemukan buku tamu proyek, CCTV pengawasan, maupun sistem kontrol aktivitas pekerjaan yang lazim diterapkan pada proyek konstruksi pemerintah. Absennya instrumen pengawasan tersebut semakin memperkuat dugaan lemahnya kontrol terhadap pelaksanaan pekerjaan.

Jika temuan ini benar dan dibiarkan berlarut-larut, bukan hanya keselamatan pekerja yang terancam, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko terhadap kualitas konstruksi yang nantinya akan digunakan masyarakat. Proyek yang seharusnya menjadi solusi perlindungan tebing sungai justru dikhawatirkan menyisakan persoalan baru apabila tidak diawasi secara ketat.

Ketua DPD ASWIN Kalimantan Barat, Budi Gautama, menegaskan bahwa proyek bernilai miliaran rupiah tidak boleh berjalan tanpa kehadiran pengawasan yang jelas dan terukur.

“Uang negara yang digunakan dalam proyek ini bukan jumlah kecil. Karena itu setiap tahapan pekerjaan wajib diawasi secara profesional. Jika pengawasan lemah, maka risiko penyimpangan, penurunan kualitas pekerjaan, hingga potensi kerugian negara menjadi sangat terbuka,” tegasnya.

Baca juga:  Bedah Aliran Dana Galian C Dusun Clapar: Polemik Dana Ritase Dilingkungan Pemdes Karanganyar, Kerusakan Lingkungan Terabaikan

ASWIN Kalbar juga menyoroti dampak langsung yang dirasakan masyarakat sekitar. Aktivitas kendaraan pengangkut material disebut menyebabkan kerusakan jalan lingkungan, debu yang mengganggu kesehatan warga, serta menurunkan kenyamanan masyarakat sekitar lokasi proyek.

Atas temuan tersebut, ASWIN mendesak Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, PPK, Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR, serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek.

Pemeriksaan dinilai perlu mencakup kepatuhan kontraktor terhadap kontrak kerja, pelaksanaan Sistem Manajemen K3, keberadaan pengawas lapangan, kualitas pekerjaan, progres fisik proyek, hingga penggunaan anggaran negara.

ASWIN bahkan meminta agar sanksi tegas dijatuhkan apabila ditemukan adanya wanprestasi, pelanggaran kontrak, kelalaian pengawasan, maupun ketidakpatuhan terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca juga:  Peringati Hari Lahir Adhyaksa ke-80, Humas PT KMH Asrori Ilham Ikut Donor Darah

“Jangan sampai proyek APBN bernilai miliaran rupiah hanya menjadi formalitas pembangunan tanpa pengawasan yang memadai. Jika terbukti terjadi pelanggaran serius, PPK harus berani mengambil langkah tegas, termasuk evaluasi kontrak, pemutusan kontrak, hingga mengusulkan perusahaan masuk daftar hitam sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Budi.

ASWIN menegaskan bahwa setiap rupiah yang berasal dari APBN wajib dipertanggungjawabkan kepada publik. Transparansi, akuntabilitas, kualitas pekerjaan, serta keselamatan pekerja merupakan kewajiban yang tidak dapat ditawar dalam setiap proyek pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Fajar Indah Lestari, Konsultan Pengawas, PPK, maupun Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak belum memberikan tanggapan resmi atas temuan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai amanat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x