Home » Berita » Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba Dilempari Telur dan Kotoran Sapi, Keluarga Korban Lakalantas Tuntut Keadilan

Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba Dilempari Telur dan Kotoran Sapi, Keluarga Korban Lakalantas Tuntut Keadilan

Admin 05 Aug 2025 3.069

Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan.

Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada 22 Desember 2024 di Kecamatan Kajang. Insiden tragis itu melibatkan pengemudi mobil Toyota Avanza bernama Muh. Ilham yang diduga dalam keadaan mabuk dan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Mobil tersebut menabrak sepasang suami istri, Ariyanto dan Syahrina, yang sedang mengendarai sepeda motor. Akibat tabrakan itu, Ariyanto meninggal di tempat, sementara istrinya, Syahrina, sempat mengalami koma selama sepekan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga:  Satreskrim Polres Bangkalan Berhasil Menciduk Komplotan Begal dan Curanmor

Keluarga korban menyampaikan kekecewaan mendalam karena merasa tidak dilibatkan dalam proses persidangan. Mereka mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan resmi dari pihak kejaksaan selama proses hukum berjalan, bahkan baru mengetahui putusan pengadilan lebih dari seminggu setelah perkara diputus.

“Tidak ada pemberitahuan kepada keluarga korban saat persidangan. Hingga putusan pengadilan pun keluarga korban tidak pernah dihadirkan. Pas hendak mengambil motor yang terlibat kecelakaan, baru ada informasi bahwa perkaranya sudah diputus,” ujar Risman dari L-PBB yang mendampingi keluarga korban.

Baca juga:  Desa Karangmoncol-Randudongkal Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan: Pelantikan Amri Berjalan Khidmat

Kekecewaan massa semakin memuncak ketika diketahui bahwa terdakwa hanya dijatuhi hukuman di bawah dua tahun penjara. Menurut keluarga korban, putusan tersebut tidak mencerminkan keadilan dan tidak sebanding dengan penderitaan serta kehilangan yang mereka alami.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa juga menuntut agar Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba dan Kepala Seksi Pidana Umum dicopot dari jabatannya. Mereka mendesak agar jaksa penuntut umum yang menangani perkara ini diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi demonstrasi berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Massa secara bergantian menyampaikan orasi, membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan, serta menggantungkan pakaian dalam wanita di pagar kantor kejaksaan sebagai simbol lemahnya kinerja institusi tersebut dalam menangani perkara ini.

Baca juga:  Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan FABA Harus Ketat

Kejadian ini mencerminkan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat, khususnya dalam penanganan perkara yang menyangkut nyawa manusia. Keluarga korban berharap keadilan benar-benar ditegakkan dan peristiwa serupa tidak terjadi kembali di masa mendatang.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Puluhan Lobang di Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan Pemalang Akhirnya Ditambal

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Setelah sebelumnya dikeluhkan karena banyaknya lubang yang mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas, Jalan Perintis Kemerdekaan di Kabupaten Pemalang akhirnya mulai mendapatkan penanganan. Pada Sabtu sore (14/2/2026), proses penambalan terlihat dilakukan di sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan rusak. Pantauan di lapangan menunjukkan material tambal telah diaplikasikan pada bagian-bagian jalan yang berlubang. Beberapa …

Proyek Talud Bankeu Provinsi Jateng di Tegalsuruh Pekalongan Disorot, Diduga Tak Sesuai Spek

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pekalongan, Vokalpublika.com — Proyek pembangunan talud di Desa Tegalsuruh, RT 02 dan RT 03 RW 02, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Talud yang dibangun untuk menahan tekanan tanah tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis (spek) sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek. Berdasarkan papan informasi di lokasi, volume pekerjaan tercatat sepanjang …

Jalan Pemkab Perintis Kemerdekaan Masih Banyak Lubang Penambalan Belum Merata

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan di Pemalang masih memprihatinkan. Pantauan media Vokalpublika.com Sabtu (14/2/2026), menunjukkan meski beberapa titik telah ditambal dan diberi cat putih sebagai tanda, sebagian besar jalan masih rusak. Lubang yang cukup dalam terlihat di beberapa titik dan berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas. Kondisi ini masih terjadi hingga berita ini diterbitkan. …

Tim Sapu Lobang UPJI DPU Pemalang Tambal Jalan Slamet Riyadi: Tambal Jalan Sebelum Renggut Korban

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Langkah konkret ini terlihat dari aktivitas Tim Sapu Lobang Unit Pengelola Jalan dan Jembatan (UPJI) yang bergerak cepat melakukan perbaikan jalan rusak.Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada hari ini, Tim Sapu Lobang tampak sedang sibuk …

PC LAZISNU Kota Probolinggo Berikan Bantuan Kepada Pemuda Penderita Tumor Ganas

Redaksi

14 Feb 2026

Probolinggo,-vokalpublika.comLembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), yaitu lembaga yang dibentuk oleh Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dari warga NU dan masyarakat umum. Tujuan Lazisnu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, Abdul Karim Zain Pimpinan Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul …

Dugaan Pungli Mencuat: Pengelolaan Pasar Rakyat Bukateja Disorot, Dugaan Pungutan Ganda Bebani Pedagang Kecil

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

BUKATEJA – Pengelolaan Pasar Rakyat Bukateja menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan pungutan ganda yang dinilai memberatkan pedagang. Selain retribusi resmi dari pemerintah daerah, pedagang juga mengaku masih dikenai iuran tambahan oleh paguyuban, memunculkan pertanyaan serius soal transparansi, legalitas, dan akuntabilitas pengelolaan dana di pasar tersebut. Sejumlah pedagang menyebut setiap hari harus membayar dua jenis …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x