Home » Hukum » KPK: Pemanggilan Bobby Nasution Murni Kebutuhan Penyidikan Kasus Suap Jalan di Sumut

KPK: Pemanggilan Bobby Nasution Murni Kebutuhan Penyidikan Kasus Suap Jalan di Sumut

admin 04 Jul 2025 160

Jakarta, VokalPublika.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pemanggilan terhadap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam perkara dugaan suap proyek pembangunan jalan dilakukan atas dasar kebutuhan penyidikan, bukan karena desakan publik.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan kepada wartawan pada Jumat (4/7/2025). Menurutnya, KPK akan memanggil siapa pun yang diduga mengetahui konstruksi perkara guna dimintai keterangan, termasuk Bobby yang juga dikenal sebagai menantu Presiden Joko Widodo.

“Siapapun pihaknya, jika memang diduga mengetahui konstruksi perkara ini, dan dibutuhkan informasi serta keterangannya, maka penyidik tentu akan melakukan pemanggilan,” ujar Budi.

Pemanggilan ini merespons perhatian publik dan sejumlah desakan agar KPK turut memeriksa Bobby, menyusul penangkapan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, yang diketahui memiliki kedekatan dengan Bobby Nasution. Topan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek jalan.

Baca juga:  Deklarasi Damai Gresik, Polres Gandeng Komunitas Wujudkan Kota Aman dan Kondusif

Pemanggilan Berdasarkan Bukti dan Kebutuhan Perkara

Menurut Budi, proses pemanggilan saksi dalam penyidikan dilakukan semata-mata untuk melengkapi berkas perkara, dan hanya akan dilakukan apabila terdapat bukti dan informasi yang mengarah pada keterlibatan atau pengetahuan dari pihak yang dipanggil.

“Pemanggilan ini murni kebutuhan penyidikan dan dilakukan agar perkara dapat terang benderang,” tegasnya.

Proyek Infrastruktur Daerah Jadi Sorotan

Kasus dugaan suap ini menjadi perhatian publik karena proyek pembangunan jalan yang dimaksud merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur daerah. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) sebelumnya, KPK mengamankan sejumlah pihak dan menyita uang tunai yang diduga berkaitan dengan proyek tersebut.

Baca juga:  Dari Rest Area ke Pendopo: Jejak Rp11,4 Miliar di Balik Proyek Bekasi

Hingga saat ini, KPK masih terus menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Sementara itu, Bobby Nasution sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pemanggilannya oleh KPK.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Diduga KPLP Lapas Kotabumi Lakukan Pemerasan, Eks Napi Ungkap Praktik Setoran Jutaan Rupiah

Redaksi

10 Apr 2026

Kotabumi, vokalpublika.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotabumi dihebohkan oleh dugaan praktik pemerasan yang diduga dilakukan oleh Kepala Pengamanan Lapas (KPLP). Isu ini mencuat setelah seorang mantan narapidana membongkar pengalaman pahitnya selama menjalani masa hukuman. Mantan narapidana yang telah bebas pada 9 April 2026 tersebut mengaku menjalani hukuman selama empat tahun di Lapas Kotabumi. Ia menyadari …

Kapolda Jatim Satukan Aremania – Bonek, Sepakat Tak Ada Rivalitas di Luar Lapangan

Redaksi

08 Apr 2026

SURABAYA, vokalpublika.com– Upaya rekonsiliasi suporter di Jawa Timur terus diperkuat. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mempertemukan perwakilan Aremania dan Bonek dalam audiensi di Mapolda Jatim, Rabu (8/4/2026), guna memastikan pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya berlangsung aman dan damai. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kondusivitas …

Kritik Pengamat Hukum: Gagal Bayar BMT di Pekalongan Antara Kerentanan Regulasi dan Urgensi Kehadiran Negara

Alwi Assagaf

06 Apr 2026

PEKALONGAN, Vokalpublika.com – Fenomena gagal bayar yang melanda Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Mitra Ummat di Kota Pekalongan menjelang Idul Fitri memicu sorotan tajam dari praktisi hukum. David Santosa, S.E., S.H., seorang pengamat hukum, menilai krisis ini bukan sekadar kegagalan manajerial, melainkan potret kerentanan sistemik koperasi di Indonesia. ​David menjelaskan bahwa secara legal, BMT beroperasi …

Dari Rest Area ke Pendopo: Jejak Rp11,4 Miliar di Balik Proyek Bekasi

Redaksi

06 Apr 2026

Bekasi, vokalpublika.com -Uang itu berpindah tangan di banyak tempat: dari sudut restoran cepat saji, parkiran pusat belanja, hingga rest area di ruas tol. Jumlahnya tak kecil—Rp11,4 miliar. Jaksa menyebutnya sebagai ongkos untuk “mengondisikan” proyek. Di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, nama Sarjan muncul sebagai simpul penting. Ia bukan sekadar kontraktor. Dalam dakwaan, ia …

Bekasi Terseret! Rumah Ono Surono Digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi, Dugaan Aliran Dana Korupsi Terkuak

Redaksi

03 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, di Indramayu. Penggeledahan ini menjadi sorotan publik karena merupakan kali kedua dilakukan, setelah sebelumnya tim penyidik juga menyasar rumah yang bersangkutan di Bandung. Langkah berulang ini menandakan bahwa penyidikan tidak berhenti pada satu titik. KPK diduga tengah mengurai benang …

Kesalahpahaman Kades Sirangkang Vs Leasing Sepakat Damai, Laporan Resmi Dicabut

Alwi Assagaf

02 Apr 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perselisihan antara Kepala Desa Sirangkang, Wardi, dengan karyawan FIF yang sempat viral di media sosial berakhir melalui jalur damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri konflik secara kekeluargaan setelah menempuh proses mediasi pada Kamis, 2 April 2026. ​Kuasa hukum Richard Simbolon, S.H., M.H., menyatakan bahwa perdamaian ini didasari kesadaran bersama untuk saling memaafkan. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x