Home » Berita » Kundhi: Rakyat Itu Investor, Stop Pemborosan APBD!

Kundhi: Rakyat Itu Investor, Stop Pemborosan APBD!

Alwi Assagaf 27 May 2026 170

PEMALANG – Postur APBD Kabupaten Pemalang kembali menjadi sorotan tajam. Beban belanja pegawai yang membengkak hingga 44 persen dinilai mengancam keberlangsungan program pelayanan publik dan dana transfer daerah jika pemerintah daerah (Pemkab) gagal melakukan efisiensi anggaran, Rabu (27/5/2026).

Advertisement
ADVERTISEMENT

​Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Heru Kundhimiarso, melontarkan kritik keras terhadap pola pengelolaan anggaran Pemkab yang dinilai boros dan minim keberanian dalam memangkas pos-pos tidak penting.

​Menurut Kundhi, pemerintah daerah tidak boleh berlindung di balik alasan “tidak bisa” untuk menurunkan belanja pegawai demi memperluas ruang fiskal daerah.

Baca juga:  Dari Kampung Lalang ke Senayan: Masyarakat Teluk Radang Sampaikan Penolakan Tambang Pasir kepada BAP DPD RI

​“Sekarang belanja pegawai sudah 44 persen. Kalau harus ditekan, pertanyaannya dari mana pemangkasan dilakukan? Dewan dan pemerintah harus berani bersiasat,” tegas mantan aktivis AMPERA sekaligus Dewan Penasehat GRIB JAYA DPC Pemalang tersebut.

​Kundhi menyoroti banyaknya pengeluaran non-mendesak yang terus dipertahankan, mulai dari perjalanan dinas, rapat di hotel luar daerah, hingga kegiatan seremonial.

Ia secara khusus mempertanyakan urgensi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikabarkan melakukan kunjungan ke Bali di tengah wacana efisiensi beberapa pekan lalu.

​“Ngapain rapat di luar daerah, di hotel-hotel, di Bali? Pemkab punya gedung sendiri, kenapa tidak dipakai? Itu cuma menambah biaya dan menjadi tradisi pemborosan,” ketusnya.

Baca juga:  Projo Karimun Dukung Langkah Pemda Salurkan Gaji P3K Lewat PD BPR Karimun

​Tak hanya mengecam eksekutif, Kundhi juga meminta kalangan legislatif untuk melakukan otokritik dan menghentikan budaya anggaran berlebihan.

​“Kita juga harus mengurangi kunjungan yang tidak penting. Jangan rakyat disuruh hemat, tapi pejabat masih hidup mewah dari APBD,” sindirnya.

​Ia mengingatkan bahwa APBD bersumber dari keringat rakyat melalui pajak kendaraan, bangunan, dan pungutan lainnya. Oleh karena itu, transparansi anggaran adalah harga mati.

​“Rakyat itu investor pemerintah. Mereka sudah bayar pajak, jadi wajar kalau bertanya uangnya digunakan untuk apa. Pemerintah wajib memenuhi hak dasar masyarakat, bukan menghamburkan anggaran untuk kenyamanan birokrasi,” pungkasnya.

Baca juga:  Kejati Sumbar Tahan Pengawas Proyek Jembatan Sikabu, Dugaan Korupsi Rp7,5 Miliar Terungkap

​Kundhi menegaskan bahwa hasil efisiensi anggaran harus dialokasikan langsung untuk memperkuat sektor krusial, seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan jaminan kesehatan semesta (UHC) yang berdampak langsung pada masyarakat.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diduga Lakukan Pengancaman dan Penganiayaan Tamu Hotel dengan Brass Knuckle, Pria Asal Depok Yang Mengaku Wartawan Diamankan Polsek Kuta

Redaksi

13 Jul 2026

BADUNG – Polsek Kuta, Polresta Denpasar, menangani kasus dugaan tindak pidana pengancaman dan penganiayaan yang terjadi di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta, Badung, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut melibatkan dua tamu hotel, yakni Aji Amil Arief Yusman (36), warga Jakarta Barat, bersama rekannya Fadel …

​Optimalkan CFD Ulujami, Kecamatan Ulujami Dorong Integrasi Layanan Samsat Budiman dan Pemberdayaan UMKM BUMDes Parikesit

Alwi Assagaf

13 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Area Car Free Day (CFD) Kecamatan Ulujami yang berpusat di Sport Center Lapangan Desa Pagergunung dioptimalkan menjadi hub pelayanan publik terpadu pada Minggu (12/7). Langkah strategis ini ditandai dengan hadirnya layanan jemput bola inovatif “Samsat Budiman” yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Parikesit Desa Pagergunung guna mendekatkan akses pembayaran pajak …

FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bogor – 12 Juli 2026, Pernyataan seorang oknum anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Safari Jurnalistik V di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), memicu polemik di kalangan insan pers. Ucapan yang menyebut bahwa “Bapak Kades atau Kepala Desa tinggal profiling saja medianya. Apakah medianya sudah terverifikasi …

Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpubika.com – JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hxxutapea memuji pembongkaran kasus 3 korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Hotman menyinggung operasi besar-besaran yang dilakukan Polri tersebut tak mungkin dilakukan jika tak ada restu dari Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT “Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus. …

Paguyuban RT/RW Kota Surabaya Bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia Gelar Santunan Anak Yatim Piatu “Meraih Berkah dengan Berbagi”

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – SURABAYA – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan melalui kegiatan santunan anak yatim piatu bertajuk “Meraih Berkah dengan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Paguyuban RT/RW Kota Surabaya bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia di Jalan Pasar Babaan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.(12/7/2026) ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap anak-anak yatim …

Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – Wajo – 12 Juli 2026, Pemerintah terus mendorong efisiensi anggaran di seluruh instansi. Namun di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, para kepala desa justru dihadapkan pada kewajiban membayar kontribusi sebesar Rp3.000.000 per orang untuk mengikuti Bimbingan Teknis. ADVERTISEMENT Berdasarkan undangan yang beredar, kegiatan Bimtek tersebut akan dilaksanakan pada Jumat 10 hingga Senin 13 Juli …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x