Home » Berita » FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

Redaksi 13 Jul 2026 63

Vokalpublika.com – Bogor – 12 Juli 2026, Pernyataan seorang oknum anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Safari Jurnalistik V di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), memicu polemik di kalangan insan pers. Ucapan yang menyebut bahwa “Bapak Kades atau Kepala Desa tinggal profiling saja medianya. Apakah medianya sudah terverifikasi Dewan Pers? Apakah wartawanya sudah UKW? Kalau medianya belum terverifikasi Dewan Pers dan wartawannya belum UKW, Bapak boleh konsultasi dengan Polsek karena itu bisa masuk ranah pidana.”

Advertisement
ADVERTISEMENT

ucapan tersebut dinilai menimbulkan kesalahpahaman publik mengenai regulasi dan hukum pers di Indonesia.

Polemik tersebut kemudian mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Ketua PWI Bogor Dedy Firdaus yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf serta menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan kekeliruan pribadi anggotanya dan bukan sikap resmi organisasi. PWI Pusat juga menyampaikan bahwa belum mengikuti UKW bukan merupakan tindak pidana, serta menegaskan perlunya membedakan persoalan kompetensi profesi dengan aspek pidana.

Menanggapi persoalan tersebut, Organisasi Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Barat melalui OKK M. Ismail menyampaikan kritik tajam terhadap pernyataan yang dinilai tidak memiliki landasan hukum.

Baca juga:  Kapolres Nganjuk Jalin Silaturahmi dengan Kades se-Kecamatan Prambon untuk Perkuat Harkamtibmas dan Program “Desa Tangguh Pangan”

Menurut M. Ismail, setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik, terlebih oleh insan pers atau organisasi profesi, harus didasarkan pada norma hukum yang berlaku, bukan pada opini pribadi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Kami mempertanyakan dasar hukumnya. Pasal berapa? Undang-undang yang mana yang menyatakan Media belum terverifikasi Dewan Pers ataw wartawan yang belum memiliki UKW dapat Masuk Ranah dipidana atau dipenjara? Negara hukum tidak dibangun di atas asumsi, melainkan berdasarkan norma hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas M. Ismail.

Ia menegaskan bahwa payung hukum utama bagi seluruh insan pers di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang mengatur kemerdekaan pers, perusahaan pers, hak dan kewajiban wartawan, serta penyelesaian sengketa pers melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Lebih lanjut, M. Ismail menjelaskan bahwa wartawan wajib menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan bekerja pada perusahaan pers yang berbadan hukum sesuai amanat Undang-Undang Pers. UKW, menurutnya, merupakan instrumen peningkatan kompetensi dan profesionalisme, bukan syarat wajib yang menentukan seseorang dapat masuk ranah pidana.

Baca juga:  Warga Asemdoyong Keterbelakangan Mental Diduga Jadi Korban Penganiyaan Tekong Kapal, Budi Santoso : Kami Akan Perjuangkan Keadilan Bagi Korban

Ia juga mengingatkan bahwa hak memperoleh dan menyebarluaskan informasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara sebagaimana diatur dalam Pasal 28F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, serta menyampaikan informasi melalui berbagai saluran yang tersedia.

“Bahkan masyarakat umum yang bukan wartawan pun memiliki hak konstitusional untuk mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi. Oleh karena itu, penyampaian narasi yang menyebut seseorang dapat Masuk Ranah pidana ataw dipenjara hanya karena belum mengikuti UKW dan medianya belum terverifikasi Dewan Pers berpotensi menyesatkan pemahaman publik terhadap hukum pers nasional,” ujar M. Ismail.

Sementara itu, Ketua DPC FRIC Kabupaten Kuningan, Trisno Magrib, mengajak seluruh insan pers untuk menjadikan polemik tersebut sebagai momentum memperkuat literasi hukum dan etika profesi.

Menurutnya, profesionalisme wartawan tidak hanya diukur melalui kompetensi, tetapi juga melalui integritas, akurasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

“Perbedaan pandangan dalam dunia pers merupakan hal yang wajar. Namun setiap pendapat yang disampaikan kepada publik harus berlandaskan regulasi yang benar agar tidak menciptakan keresahan maupun disinformasi. Pers harus menjadi pilar edukasi hukum bagi masyarakat, bukan sebaliknya,” kata Trisno Magrib.

Baca juga:  Penataan Pasar Sidikalang Terus Berjalan, PD Pasar Kedepankan Ketegasan yang Humanis

Senada dengan itu, Humas DPW FRIC Jawa Barat, Suwardi, menilai klarifikasi dan permohonan maaf yang telah disampaikan Ketua PWI merupakan langkah yang patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab organisasi.

Namun demikian, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami mengajak seluruh elemen pers untuk menjaga marwah profesi dengan mengedepankan kecermatan dalam menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan aspek hukum. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suwardi.

FRIC Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemerdekaan pers yang bertanggung jawab sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan melalui pendidikan, kompetensi, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sinergi Pemcam dan Polsek Ulujami Sukseskan Monitoring Hari Pramuka Ke-65 di Desa Pamutih

Alwi Assagaf

12 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) dan Polsek Ulujami menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan kepramukaan. ADVERTISEMENT Hal itu terlihat saat Camat Ulujami selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Waluyo, bersama Kapolsek Ulujami menyambut langsung kunjungan peninjauan (monitoring) Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang, Sukarso, di Bumi Perkemahan …

670 Warga Berpenghasilan Rendah di Pontianak Terima Bantuan Rp600 Ribu, Pemkot Perkuat Jaring Pengaman Sosial

Redaksi

12 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com— Sebanyak 670 warga berpenghasilan rendah di Kota Pontianak menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp600 ribu dari Pemerintah Kota Pontianak. Program tersebut menyasar masyarakat yang belum tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). ADVERTISEMENT Penyaluran bantuan menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Pontianak …

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidlabfor Polda Jatim

Redaksi

12 Aug 2026

NGANJUK, vokalpublika.com– Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel di bidang penegakan hukum dan operasional, Polres Nganjuk menggelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jatim, Selasa (11/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Nganjuk sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Wakapolres, PJU, …

Pasca Dilantik, Rektor IAIN Pontianak Hadiri Forum Perdana di FTIK, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Redaksi

12 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com— Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., menghadiri forum pertamanya setelah dilantik sebagai Rektor IAIN Pontianak periode 2026–2030. Kehadiran tersebut berlangsung dalam kegiatan khataman Al-Qur’an “Wanita FTIK Mengaji” di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Selasa (11/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum …

Kuasa Hukum Zairan-Bambang Persoalkan Dasar Dakwaan Surat Palsu, Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

Redaksi

12 Aug 2026

Karimun, vokalpublika.com- Persidangan perkara dugaan penggunaan surat palsu dengan terdakwa Zairan dan Bambang Suryadi kembali bergulir di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/8/2026). ADVERTISEMENT Dalam agenda tersebut, tim penasihat hukum terdakwa Ronald reagen s baringbing S.H bersama Patas Sulaiman Rambe S.H menyampaikan eksepsi atau nota keberatan terhadap surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam …

Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Bagikan Bansos dan Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Redaksi

12 Aug 2026

Tanjungpinang, vokalpublika.com– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang melaksanakan kegiatan pembagian bantuan sosial (bansos) dan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kampung Bugis, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Rabu (12/08/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Kasatresnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Syofian Rida, S.H., M.H., didampingi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x