Home » Uncategorized » Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi manusia

Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi manusia

Clara T S 16 Jul 2026 4

Jakarta –
Vokalpublika.com
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) yang disusun oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Kajian tersebut menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam memperkuat penyelesaian konflik agraria melalui penyempurnaan kebijakan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penerapan pendekatan yang lebih berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penyerahan hasil kajian berlangsung dalam Dialog Rekomendasi Kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin (13/7/2026), dan dihadiri Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan.

Dalam sambutannya, Ossy Dermawan menegaskan bahwa konflik agraria tidak hanya berkaitan dengan persoalan administrasi pertanahan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

“Konflik agraria tidak semata-mata berkaitan dengan tugas dan fungsi kami di bidang pertanahan. Di dalamnya terdapat persoalan hak hidup, hak memperoleh keadilan, hak atas rasa aman, hingga hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Karena itu, Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM ini menjadi panduan yang sangat penting dalam upaya menyelesaikan konflik agraria secara menyeluruh,” ujar Ossy Dermawan.

Baca juga:  Rapat Koordinasi F Wamipro Perubahan Lokasi HUT Ke-12 Ke Waterboom Taman Ayu Rezeki Park Kerpangan

Ia mengapresiasi Komnas HAM yang telah menyusun kajian tersebut melalui proses yang berlangsung hampir tiga tahun. Menurutnya, dokumen itu memandang konflik agraria sebagai persoalan yang bersifat struktural sehingga penyelesaiannya memerlukan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan melibatkan berbagai kementerian maupun lembaga terkait.

Lebih lanjut, Ossy menyatakan bahwa Kementerian ATR/BPN siap menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan Komnas HAM. Langkah tersebut akan diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pembahasan bersama terhadap kasus-kasus prioritas, hingga menjadikan hasil kajian sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan dan regulasi pertanahan di masa mendatang.

Baca juga:  Ada Apa Dengan BGN Korkab Lebak Dan Bupati Lebak ?LEBAK

“Kami akan melaporkan hasil kajian ini kepada Bapak Menteri. Kami juga melihat ada peluang untuk memperkuat substansi penyelesaian konflik agraria melalui penguatan regulasi sehingga langkah-langkah penyelesaiannya memiliki landasan yang semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Putu Elvina, menjelaskan bahwa Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM disusun tidak hanya sebagai rekomendasi bagi Kementerian ATR/BPN, tetapi juga ditujukan kepada berbagai kementerian dan lembaga yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, penyelesaian konflik agraria tidak dapat dipisahkan dari sektor kehutanan, energi dan sumber daya mineral, serta berbagai sektor lainnya yang saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor agar penyelesaian konflik dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Isu HAM bersifat multidimensi dan multisektor. Karena itu, rekomendasi kajian ini perlu menjadi masukan bagi kementerian dan lembaga terkait, termasuk dalam pembahasan regulasi yang sedang berjalan. Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting sebagai upaya mencegah konflik agraria yang terus berulang,” ungkap Putu Elvina.

Baca juga:  ​Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pemalang Buka Pendaftaran Lomba Video AI Kreatif

Dialog tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono, serta Direktur Hubungan Kelembagaan dan Pengaturan Layanan Pertanahan, Hizkia Simarmata, yang mendampingi Wamen ATR/Waka BPN.

Melalui penerimaan kajian ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan, mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia, serta membangun kolaborasi lintas sektor guna menciptakan kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat atas tanah secara berkelanjutan.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Dokumen Wakaf Hilang Bukan Halangan, Menteri ATR/BPN Tegaskan Tanah Wakaf Tetap Bisa Disertipikatkan

Clara T S

16 Jul 2026

Jakarta – Vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa hilangnya dokumen atau tidak lengkapnya administrasi tanah wakaf bukan berarti tanah tersebut tidak dapat disertipikatkan. Pemerintah telah menyediakan mekanisme hukum melalui proses isbat wakaf untuk memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. ADVERTISEMENT Pernyataan tersebut disampaikan …

Apel Pagi Perkuat Disiplin dan Integritas, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Clara T S

16 Jul 2026

Sidikalang – vokalpublika comKantor Pertanahan Kabupaten Dairi kembali melaksanakan apel pagi yang diikuti seluruh jajaran pegawai di halaman kantor. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya memperkuat disiplin kerja, meningkatkan koordinasi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung pelayanan pertanahan yang profesional dan berkualitas kepada masyarakat. ADVERTISEMENT Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat serta dipimpin …

Hamili Anak Dibawah Umur yang Masih Semarga, BS Diringkus Polres Dairi

Clara T S

16 Jul 2026

DAIRI//vokalpublika.comSeorang pria berinisial BS (26) diamankan Sat Reskrim Polres Dairi usai melakukan persetubuhan kepada anak dibawah umur. Kejadian tersebut terjadi di Desa Uruk Belin Kecamatan Silima Pungga – Pungga Kabupaten Dairi pada Desember 2025 silam. ADVERTISEMENT Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, korban merupakan pelajar yang masih berusia 15 tahun. Saat ini, korban …

FKPHUPD Sampaikan Aspirasi ke DPRD Dairi, Dorong Dukungan terhadap Investasi PT DPM untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Clara T S

15 Jul 2026

Sidikalang –vokalpunlika.comForum Komunikasi Pemegang Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) kembali menyuarakan dukungannya terhadap keberlanjutan investasi PT Dairi Prima Mineral (DPM). Dukungan tersebut disampaikan melalui audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Dairi sebagai bentuk upaya membangun sinergi antara masyarakat adat dan lembaga legislatif dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. ADVERTISEMENT …

FKPHUPD Sampaikan Aspirasi ke DPRD Dairi, Investasi PT DPM Dinilai Mampu Dongkrak Perekonomian Daerah

Clara T S

15 Jul 2026

Sidikalang –vokalpublika.comDukungan terhadap keberlanjutan investasi PT Dairi Prima Mineral (DPM) kembali disuarakan oleh Forum Komunikasi Pemegang Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD). Melalui audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Dairi, Sabam Sibarani, forum tersebut mengajak lembaga legislatif untuk membangun sinergi dalam mendukung investasi yang dinilai berpotensi memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. ADVERTISEMENT Pertemuan …

Panen Raya Kangkung di Rutan Sidikalang, Bekali Warga Binaan Keterampilan Menuju Kemandirian

Clara T S

15 Jul 2026

Sidikalang –vokalpublika.comRumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomis. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Panen Raya Kangkung di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (15/7/2026). ADVERTISEMENT Panen raya ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dikembangkan Rutan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x