Home » Berita » Nelayan Pulau Buru Persoalkan Konsultasi Publik AMDAL PT Barokah Baswara Abadi

Nelayan Pulau Buru Persoalkan Konsultasi Publik AMDAL PT Barokah Baswara Abadi

admin 24 Jun 2026 6

KARIMUN, VokalPublika.com – Sejumlah nelayan Pulau Buru, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, menyoroti pelaksanaan konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Barokah Baswara Abadi yang digelar di Hotel Balai View, Tanjung Balai Karimun, Kamis (18/6/2026).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam siaran pers yang diterima VokalPublika.com, Senin (22/6/2026), perwakilan nelayan menilai forum tersebut belum sepenuhnya menjamin keterwakilan masyarakat yang terdampak langsung, terutama nelayan buruh di perairan Pulau Buru.

Mereka menilai jumlah nelayan yang hadir dalam konsultasi publik masih terbatas. Menurut perwakilan warga, hanya tiga nelayan buruh yang mengikuti forum tersebut, sementara peserta lainnya berasal dari sejumlah unsur masyarakat dan instansi.

Selain keterwakilan peserta, nelayan juga mempersoalkan lokasi konsultasi publik yang dilaksanakan di Tanjung Balai Karimun. Mereka menilai lokasi tersebut menyulitkan warga Pulau Buru untuk berpartisipasi karena harus menyeberangi laut dan menanggung biaya transportasi.

Baca juga:  Danlanal Tanjung Balai-Asahan (Danlanal TBA) Audiensi dengan Bupati Asahan

“Kami berharap forum sepenting ini dilakukan di wilayah yang terdampak langsung, yaitu di Pulau Buru, agar masyarakat yang menggantungkan hidup dari laut bisa memberikan masukan secara objektif,” kata salah seorang perwakilan nelayan Pulau Buru dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).

Menurut mereka, pelaksanaan forum di luar wilayah terdampak berpotensi membatasi partisipasi masyarakat pesisir. Nelayan juga menilai format pertemuan di ruang tertutup membuat masyarakat lain sulit mengikuti proses pembahasan dokumen lingkungan tersebut.

Selain proses konsultasi publik, nelayan menyoroti aktivitas lapangan yang disebut telah berlangsung di perairan sekitar Pulau Buru dalam hampir satu tahun terakhir.

Berdasarkan pemantauan nelayan, terdapat kegiatan pengambilan sampel di laut menggunakan ponton atau tongkang mini. Aktivitas itu disebut berada sekitar 200 meter dari gugusan batu karang.

Baca juga:  Tim Monitoring AWI Kalbar Sesalkan Intimidasi Terhadap Pimred Targetoperasi.id Terkait Dugaan Praktik Ilegal di SPBU Sintang

Nelayan menduga aktivitas tersebut menyebabkan sedimentasi yang memengaruhi kejernihan air dan pola pergerakan ikan di area tangkap tradisional. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan kajian teknis dari instansi yang berwenang.

Warga juga mempertanyakan legalitas operasional armada yang digunakan dalam kegiatan tersebut, termasuk durasi aktivitas di lapangan. Mereka meminta pihak perusahaan membuka informasi mengenai perizinan serta menjelaskan batas antara kegiatan pengambilan sampel ilmiah dan aktivitas eksploitasi.

Dalam siaran pers itu, nelayan menyebut telah meminta penjelasan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan setempat. Namun, informasi mengenai laporan teknis aktivitas di lapangan disebut belum diperoleh secara rinci. Hal tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak DKP.

Nelayan meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas Lingkungan Hidup melakukan evaluasi terhadap proses konsultasi publik AMDAL pada 18 Juni 2026, termasuk terkait keterwakilan masyarakat terdampak.

Baca juga:  Dugaan Manipulasi Suara Warnai Jelang Pemilihan Ketua APDESI, Isu Uang Rp3 Juta per Kades Mencuat

Mereka juga mendorong PT Barokah Baswara Abadi menggelar forum dialog tambahan di Pulau Buru dengan melibatkan nelayan, masyarakat pesisir, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya.

Selain itu, nelayan mengusulkan adanya mediasi multipihak untuk membahas mitigasi dampak lingkungan serta perlindungan ruang tangkap nelayan.

Hingga berita ini diterbitkan, VokalPublika.com masih berupaya menghubungi manajemen PT Barokah Baswara Abadi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh tanggapan atas keberatan yang disampaikan nelayan Pulau Buru.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tim PTPD Kecamatan Ulujami Gelar Monev DD dan ADD Tahap I di Desa Kertosari

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam rangka memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat desa, Tim Pengelola Teknis Penataan Desa (PTPD) Kecamatan Ulujami melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Kertosari pada Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan Monev ini difokuskan pada peninjauan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I untuk Tahun …

Pengusaha BRI Link di Langkat Dilaporkan atas Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Sebut Laporan Sarat Kejanggalan

Clara T S

24 Jun 2026

LANGKAT – vokalpublika.comSeorang ibu rumah tangga yang juga menjalankan usaha konter pulsa dan layanan agen BRI Link di Dusun V Damar Seratus, Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, harus menghadapi proses hukum setelah dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh salah seorang pelanggannya sendiri. ADVERTISEMENT Perempuan berinisial SM (36) tersebut dilaporkan …

Satlantas Polres Kuningan Cek Kesiapan Panen Jagung di Desa Cibulan

Redaksi

24 Jun 2026

Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ADVERTISEMENT Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara …

Satreskrim Polres Kuningan Kawal Ketat Distribusi Jagung Petani Langsung ke Pabrik

Redaksi

24 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – 24/06/26 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Di bawah komando Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas pasang badan mengawal keringat petani—mulai dari tanam, panen, hingga distribusi ke pabrik. ADVERTISEMENT Pantauan di lapangan, personel Polres Kuningan …

Polres Tangerang Selatan Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Personel Polri yang Gugur dalam Tugas

Redaksi

24 Jun 2026

Vokalpublika.com – Tangsel – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tangerang Selatan menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di makam personel Polri yang gugur dalam tugas, yakni Alm. Aipda Ahmad Maulana Endang, yang berlokasi di Makam Wakaf Kampung Sawah, Ciputat, pada Senin (22/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut dipimpin …

Sertipikat Elektronik Dinilai Lebih Praktis dan Aman, Masyarakat Rasakan Manfaat Transformasi Digital ATR/BPN

Clara T S

24 Jun 2026

Bogor –vokalpublika comTransformasi digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penerapan Sertipikat Elektronik mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain memudahkan akses layanan pertanahan, inovasi ini dinilai memberikan tingkat keamanan yang lebih baik dalam melindungi hak kepemilikan tanah. ADVERTISEMENT Salah satu warga Kabupaten Bogor, Yusuf (37), mengaku merasakan kemudahan setelah sertipikat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x