Home » Berita » Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

KM BG 08 May 2025 572

Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, memberikan apresiasi yang tinggi atas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Menkop berharap hal ini dapat mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara lebih efektif.

Dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Kepri, yang diselenggarakan pada Kamis (8/5/2025), Budi Arie menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kepri, para Bupati, Walikota, serta Kepala Desa di seluruh Provinsi Kepri atas komitmen mereka yang luar biasa dalam mendukung inisiatif tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri. Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong dalam memperkuat perekonomian desa,” ujar Menkop.

Pemerintah melalui Kemenkop dan UKM juga memberikan dukungan konkret untuk mempercepat pembentukan koperasi ini, termasuk bantuan biaya akta notaris, kerja sama dengan 15 perguruan tinggi untuk pendampingan dan pemberdayaan koperasi desa, serta pemberian insentif bagi koperasi yang menunjukkan kinerja baik.

Baca juga:  Tangisan Warga Dan Air Mata di Tenda Pengungsian, Mengharapkan Bantuan Air Bersih

Budi Arie menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih bukan hanya sekadar organisasi ekonomi, tetapi harus dikelola secara profesional dengan memegang teguh nilai-nilai koperasi, seperti kekeluargaan, kemandirian, dan keadilan. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga desa dalam pengelolaan koperasi untuk memastikan keberlanjutan usaha yang dijalankan.

“Saya berharap pengurus koperasi dapat menjalankan amanah dengan baik, memastikan kesejahteraan anggota, dan menghindari praktik yang merugikan, di mana hanya pengurus yang mendapat keuntungan,” tambah Budi.

Di sisi lain, Menkop juga mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan koperasi desa. Penggunaan teknologi diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan memperkuat jaringan kerja sama antar koperasi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi Arie menyampaikan harapan agar Kepri dapat menjadi pelopor dalam pembentukan Kopdes Merah Putih berbasis potensi lokal, khususnya di sektor maritim. Kepri, yang dikenal memiliki sumber daya laut yang melimpah, seperti yang terlihat di Natuna dan Anambas, berpotensi menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan koperasi berbasis agromaritim.

Baca juga:  Pemkab Meranti Sambut Investasi Malaysia di Sentra IKM Sagu Sungai Tohor

“Kami berharap Kepri dapat menjadi contoh dalam mengembangkan koperasi yang berbasis sumber daya alam lokal, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa dan masyarakat setempat,” kata Budi.

Budi Arie juga mengungkapkan harapannya untuk mengurangi kemiskinan ekstrem yang masih dialami oleh 3,1 juta jiwa di Indonesia, dengan koperasi desa sebagai salah satu solusi. “Kopdes Merah Putih diharapkan dapat mengatasi tantangan ekonomi dari bawah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi,” tuturnya.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam kesempatan yang sama, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembentukan koperasi desa di wilayahnya. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2025, “seluruh daerah di Kepri diwajibkan untuk mempercepat pembentukan Kopdes Merah Putih”.

“Kami telah menyediakan dukungan tenaga pendamping, bantuan notaris, serta anggaran sebesar Rp 2,25 miliar untuk mempercepat pendirian koperasi ini. Selain itu, masing-masing lima koperasi yang memiliki dampak besar akan mendapatkan insentif senilai Rp 200 juta,” kata Ansar.

Baca juga:  Tim Monitoring AWI Kalbar Sesalkan Intimidasi Terhadap Pimred Targetoperasi.id Terkait Dugaan Praktik Ilegal di SPBU Sintang

Pemprov Kepri juga fokus pada pengembangan sektor maritim dan pariwisata yang menjadi andalan ekonomi daerah. Dengan memiliki lebih dari 2.400 pulau, sebagian besar sudah dimanfaatkan untuk pariwisata, industri, dan sektor lainnya, yang menjadi potensi besar bagi koperasi ke depan.

Sumber: Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi – detik.com

Kontributor: KMBG

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Puluhan Lobang di Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan Pemalang Akhirnya Ditambal

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Setelah sebelumnya dikeluhkan karena banyaknya lubang yang mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas, Jalan Perintis Kemerdekaan di Kabupaten Pemalang akhirnya mulai mendapatkan penanganan. Pada Sabtu sore (14/2/2026), proses penambalan terlihat dilakukan di sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan rusak. Pantauan di lapangan menunjukkan material tambal telah diaplikasikan pada bagian-bagian jalan yang berlubang. Beberapa …

Proyek Talud Bankeu Provinsi Jateng di Tegalsuruh Pekalongan Disorot, Diduga Tak Sesuai Spek

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pekalongan, Vokalpublika.com — Proyek pembangunan talud di Desa Tegalsuruh, RT 02 dan RT 03 RW 02, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Talud yang dibangun untuk menahan tekanan tanah tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis (spek) sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek. Berdasarkan papan informasi di lokasi, volume pekerjaan tercatat sepanjang …

Jalan Pemkab Perintis Kemerdekaan Masih Banyak Lubang Penambalan Belum Merata

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan di Pemalang masih memprihatinkan. Pantauan media Vokalpublika.com Sabtu (14/2/2026), menunjukkan meski beberapa titik telah ditambal dan diberi cat putih sebagai tanda, sebagian besar jalan masih rusak. Lubang yang cukup dalam terlihat di beberapa titik dan berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas. Kondisi ini masih terjadi hingga berita ini diterbitkan. …

Tim Sapu Lobang UPJI DPU Pemalang Tambal Jalan Slamet Riyadi: Tambal Jalan Sebelum Renggut Korban

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Langkah konkret ini terlihat dari aktivitas Tim Sapu Lobang Unit Pengelola Jalan dan Jembatan (UPJI) yang bergerak cepat melakukan perbaikan jalan rusak.Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada hari ini, Tim Sapu Lobang tampak sedang sibuk …

PC LAZISNU Kota Probolinggo Berikan Bantuan Kepada Pemuda Penderita Tumor Ganas

Redaksi

14 Feb 2026

Probolinggo,-vokalpublika.comLembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), yaitu lembaga yang dibentuk oleh Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dari warga NU dan masyarakat umum. Tujuan Lazisnu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, Abdul Karim Zain Pimpinan Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul …

Dugaan Pungli Mencuat: Pengelolaan Pasar Rakyat Bukateja Disorot, Dugaan Pungutan Ganda Bebani Pedagang Kecil

Alwi Assagaf

14 Feb 2026

BUKATEJA – Pengelolaan Pasar Rakyat Bukateja menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan pungutan ganda yang dinilai memberatkan pedagang. Selain retribusi resmi dari pemerintah daerah, pedagang juga mengaku masih dikenai iuran tambahan oleh paguyuban, memunculkan pertanyaan serius soal transparansi, legalitas, dan akuntabilitas pengelolaan dana di pasar tersebut. Sejumlah pedagang menyebut setiap hari harus membayar dua jenis …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x