Home » Uncategorized » Jembatan Perintis Garuda Resmi Dibuka, Akses Petani Dusun Cubancer Kini Lebih Aman

Jembatan Perintis Garuda Resmi Dibuka, Akses Petani Dusun Cubancer Kini Lebih Aman

Clara T S 01 Sep 2026 12

PAKPAK BHARAT-vokalpublika.com
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Dusun Cubancer, Desa Kaban Tengah, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk menuju lahan pertanian.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Jembatan sepanjang 70 meter dan lebar 1,5 meter itu resmi diresmikan oleh Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., Senin (31/8/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah bersama TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat Dusun Cubancer masih menggunakan jembatan kayu sebagai akses menuju lahan pertanian. Kondisinya dinilai kurang aman karena belum dilengkapi pengaman di kedua sisi. Bagi petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut, kondisi itu tentu menjadi tantangan tersendiri, terlebih saat membawa hasil pertanian.

Kini, masyarakat memiliki akses yang lebih layak untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Kehadiran jembatan diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memperlancar pengangkutan hasil pertanian dari ladang menuju permukiman maupun pasar.

Baca juga:  Tinjau Pemeliharaan Jalan di Parbuluan, Wakil Bupati Dairi Tekankan Kualitas Hasil Pekerjaan

Peresmian Jembatan Perintis Garuda turut dihadiri Bupati Pakpak Bharat Frans Benhard Tumanggor, Kapolsek Sukarame AKP Sukamto Berutu mewakili Kapolres Pakpak Bharat, Pabung Kodim 0206/Dairi Mayor Czi M. Tambunan, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A Siregar, Ketua Komisi I DPRD Pakpak Bharat Lukman Banurea, S.E., M.M. mewakili Ketua DPRD, Kadis PUPR Pakpak Bharat Manotar Silalahi, Camat STTU Jehe Mike B. Ujung, Kepala Desa Kaban Tengah Nihan Barasa serta sejumlah tokoh masyarakat.

Rangkaian peresmian diawali dengan upacara, doa bersama, penyampaian sambutan, tepung tawar, hingga pengguntingan pita sebagai tanda Jembatan Perintis Garuda resmi dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Kementerian ATR/BPN Ajak Masyarakat Refleksi Hari HAM Sedunia 2025: “Hak Asasi Manusia, Kebutuhan Esensial Kita Sehari-hari”

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari pelaksanaan perintah Presiden melalui Kepala Staf Angkatan Darat yang diteruskan secara berjenjang hingga satuan kewilayahan.

“Ini merupakan pembuktian negara hadir untuk rakyat,” ujar Dandim.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi mengenai wilayah yang masih membutuhkan pembangunan maupun perbaikan jembatan. Informasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan untuk menentukan skala prioritas pembangunan.

Di sisi lain, Dandim mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan infrastruktur akan memberikan manfaat maksimal apabila dijaga secara bersama-sama.

Bupati Pakpak Bharat Frans Benhard Tumanggor menyampaikan apresiasi kepada TNI AD, khususnya Kodim 0206/Dairi, atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut.

Ia menyebut pembangunan jembatan itu menjadi bagian dari pembangunan lima jembatan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat turut memberikan dukungan untuk penyempurnaan bagian pinggir jembatan dengan bantuan material sebanyak 100 sak, yang diawali dengan penyaluran 50 sak.

Baca juga:  Hadiri Pembukaan PRSU Ke-50, Wakil Bupati Dairi Sebut Ajang Strategis Promosikan Potensi dan Tarik Investasi Daerah

“Pemerintah daerah tentu menyambut baik pembangunan infrastruktur yang langsung memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dalam mendukung akses menuju lahan pertanian,” kata Frans.

Peresmian berlangsung aman dan tertib hingga selesai sekitar pukul 12.30 WIB.

Dengan beroperasinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Dusun Cubancer kini memiliki akses yang lebih mudah, aman dan efisien. Bagi para petani, jembatan ini diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.

Lebih dari sekadar bangunan penghubung, jembatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membuka akses serta menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung oleh rakyat. (Clara)
(dilansir dari prajurit pena)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Kantor Pertanahan Dairi Fasilitasi Mediasi Ketiga Sengketa Sertipikat Nomor 199/Batang Beruh

Clara T S

01 Sep 2026

DAIRI —vokalpublika comKantor Pertanahan Kabupaten Dairi kembali memfasilitasi mediasi dalam rangka penyelesaian sengketa pertanahan terkait Sertipikat Nomor 199/Batang Beruh. Mediasi kali ini merupakan pertemuan ketiga yang digelar sebagai bagian dari upaya penyelesaian sengketa melalui mekanisme musyawarah dan mufakat. ADVERTISEMENT Kegiatan mediasi berlangsung di Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi dan dihadiri oleh para pihak yang berkepentingan dalam …

Awali September, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Perkuat Disiplin dan Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

Clara T S

01 Sep 2026

DAIRI — vokalpublika.comMemasuki bulan September 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi kembali meneguhkan komitmen untuk meningkatkan kedisiplinan, kinerja, serta kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan apel pagi yang diikuti seluruh jajaran pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi. ADVERTISEMENT Apel pagi berlangsung tertib dan penuh semangat. Selain menjadi bagian dari rutinitas kedinasan, …

Layanan PERINTIS 10 Hari Beri Kepastian Waktu dan Kemudahan Balik Nama Sertipikat Tanah

Clara T S

01 Sep 2026

JAKARTA — vokalpublika.comMasyarakat mulai merasakan manfaat layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang memberikan kepastian waktu sekaligus kemudahan dalam proses balik nama sertipikat tanah. ADVERTISEMENT Layanan yang mulai diuji coba sejak 17 Agustus 2026 tersebut diterapkan di 17 Kantor Pertanahan (Kantah) di Indonesia. Melalui skema ini, proses peralihan hak atas tanah ditargetkan selesai dalam …

Peralihan Hak Atas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari, ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul Layanan

Clara T S

31 Aug 2026

JAKARTA —vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan layanan pertanahan untuk memberikan kepastian waktu kepada masyarakat dalam proses peralihan hak atas tanah atau balik nama sertipikat. ADVERTISEMENT Melalui skema Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS), Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh proses peralihan hak dapat diselesaikan paling lama 10 hari. Kebijakan ini diterapkan dengan menyelaraskan …

Peralihan Hak Atas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari, ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul Layanan

Clara T S

31 Aug 2026

JAKARTA —vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan layanan pertanahan untuk memberikan kepastian waktu kepada masyarakat dalam proses peralihan hak atas tanah atau balik nama sertipikat. ADVERTISEMENT Melalui skema Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS), Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh proses peralihan hak dapat diselesaikan paling lama 10 hari. Kebijakan ini diterapkan dengan menyelaraskan …

Kejar Target 11 Juta Rumah MBR Bersertipikat, ATR/BPN Tuntaskan Bertahap hingga 2029

Clara T S

31 Aug 2026

JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bergerak mempercepat sertipikasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah menargetkan 11 juta bidang tanah rumah MBR tersertipikasi hingga 2029. ADVERTISEMENT Program tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan rumah sekaligus memperkuat akses ekonomi masyarakat melalui legalisasi aset. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x