Home » Berita » Solusi Cerdas Yayasan Pendidikan ABANA : Atasi Kecanduan Gadged Anak Lewat Edukasi “DETOK DIGITAL” dan Lomba Mewarnai

Solusi Cerdas Yayasan Pendidikan ABANA : Atasi Kecanduan Gadged Anak Lewat Edukasi “DETOK DIGITAL” dan Lomba Mewarnai

Alwi Assagaf 26 Jan 2026 42

Semarang, Vokalpublika.com – 25 Januari 2026. Sebagai gebrakan awal tahun baru, Yayasan Pendidikan Abana menggelar kegiatan khusus bertema detoks digital untuk mengantisipasi dan mengurangi kecanduan gadget pada anak-anak, khususnya usia dini. Kegiatan yang diadakan di kompleks yayasan di Semarang ini dianggap sebagai langkah penting dan relevan mengingat semakin meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan generasi muda, yang jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang tepat dapat menimbulkan berbagai dampak negatif.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Abana, Heni Setyowati, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan dunia digital saat ini memang tidak dapat dihindari dan memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak. Namun, ia menekankan bahwa pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar mereka dapat menggunakan teknologi dengan cara yang benar dan tidak terjerumus ke dalam kecanduan yang berlebihan.

Baca juga:  Opini Steph Tupin Witin tidak Menampilkan Fakta Hukum

“Kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan dan peluang bagi anak-anak untuk belajar dan berinteraksi dengan dunia luar. Namun, tanpa pengawasan yang ekstra, anak-anak bisa saja terjebak dalam penggunaan gadget yang tidak terkendali, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik mereka seperti gangguan penglihatan, masalah postur tubuh, serta kesehatan mental seperti kurangnya kemampuan berkomunikasi secara langsung dan munculnya gejala kecemasan,” ujar Heni.

Dalam acara yang dihadiri oleh puluhan orang tua dan wali murid, serta beberapa tokoh masyarakat dari wilayah Semarang, Heni juga menghimbau seluruh peserta untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda kecanduan gadget pada anak-anak. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain anak menjadi sulit untuk melepaskan diri dari gadget, menunjukkan perilaku marah atau cemas ketika tidak dapat mengaksesnya, serta mengabaikan aktivitas lain seperti bermain luar ruangan, belajar, atau berinteraksi dengan keluarga dan teman sebaya.

Baca juga:  Eskalasi Politik Memuncak, Eko Patrio dan Uya Kuya Mundur dari DPR Usai Rumah Dijarah Massa

Selain penyampaian materi oleh tim ahli dari yayasan, kegiatan ini juga menyajikan berbagai sesi praktis yang dapat dilakukan oleh orang tua di rumah untuk membantu anak-anak melakukan detoks digital secara lembut. Di antaranya adalah dengan membuat jadwal penggunaan gadget yang jelas dan konsisten, mengajak anak-anak untuk terlibat dalam aktivitas kreatif seperti menggambar, menyanyi, atau bermain permainan tradisional, serta menjadi contoh yang baik dengan mengurangi penggunaan gadget di depan anak-anak.

“Kami menyadari bahwa mengurangi kecanduan gadget tidak dapat dilakukan secara paksa atau tiba-tiba, karena hal itu dapat menyebabkan resistensi pada anak-anak. Oleh karena itu, pendekatan yang lembut dan bertahap sangat penting untuk membantu mereka beradaptasi dan menemukan kesenangan dalam aktivitas lain yang lebih bermanfaat,” jelas salah satu narasumber dalam acara tersebut.

Heni Setyowati menambahkan bahwa Yayasan Pendidikan Abana berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala. Selain itu, yayasan juga siap untuk menjadi tempat yang ramah dan mendukung bagi generasi muda, khususnya anak-anak usia dini, dengan menyediakan berbagai fasilitas dan program pembelajaran yang fokus pada pengembangan potensi mereka secara menyeluruh, bukan hanya melalui teknologi digital.

Baca juga:  Ngopi Bareng Kapolda Kepri Bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Kepri, Wujud Sinergi Jaga Kondusifitas

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua dan masyarakat tentang pentingnya mengelola penggunaan gadget pada anak-anak. Semoga langkah kecil yang kami lakukan ini dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan mampu menggunakan teknologi dengan bijak,” pungkas Heni dengan penuh harapan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Pensiunan Pegawai BPN di Pemalang Diduga Jadi Calo Sertifikat Tanah, Tarif “Langit” Capai Puluhan Juta Cekik Warga

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan sertifikat tanah kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada keterlibatan sejumlah oknum pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga memanfaatkan sisa pengaruh dan koneksi “orang dalam” untuk mematok tarif pengurusan sertifikat hingga puluhan kali lipat dari biaya resmi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, SR …

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang. Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik …

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa …

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri

Redaksi

03 Feb 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa …

Soal Banjir Rendam Kota dan Kawasan City Walk, Andi Rustono Ketua Presidium Gunung Slamet: Jangan Menyalahkan Alam dan Tuhan, Ini Kinerja Buruk Pemkab Pemalang

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Menyoroti isu klasik dalam pembangunan kota: estetika vs fungsi. Andi Rustono selaku Ketua Presidium Gunung Slamet atau Aktivis Pemerhati Lingkungan, melontarkan kritik tajam mengenai ketiadaan drainase di kawasan City Walk Pemalang mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap perencanaan infrastruktur yang dianggap kurang matang. ​Akar Masalah kawasan yang dirancang sebagai pusat keramaian dan keindahan kota …

Di Musrenbang Pemalang, DPRD Semprot DPU Dinilai Tak Becus Atasi Banjir Akibat Buruknya Drainase dan Pendangkalan Sungai

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pemalang ini menunjukkan langkah krusial dalam menyusun skala prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Camat Pemalang, Danramil 01/Pemalang, Kapolsek Pemalang, Kepala Desa, Lurah, hingga anggota DPRD Dapil 1, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan. Kehadiran mereka menandakan adanya kolaborasi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x