Home » Berita » Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf 04 Feb 2026 378

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik utama muncul terkait spesifikasi teknis ukuran U-Ditch yang dipasang. Alih-alih memperlebar kapasitas tampung air, proyek ini justru mempersempit penampang saluran yang sudah ada.

Menurutnya, “Upgrade” yang Justru “Downgrade” Berdasarkan pantauan di lapangan, rata-rata proyek drainase ini menggunakan U-Ditch berukuran lebar 90 cm (U-90). Padahal, di beberapa lokasi strategis, lebar saluran eksisting (saluran lama) mencapai rata-rata 130 cm. Kondisi ironis ini terlihat jelas di salah satu titik vital, yakni Jalan Pemuda, Pemalang. Di lokasi tersebut, saluran air yang semula lebar kini dipaksa menyempit karena penanaman U-Ditch yang ukurannya jauh lebih kecil dari lubang galian lama

Baca juga:  Parosil Apresiasi Kejari Lampung Barat Manfaatkan Lahan Terbengkalai untuk Program Ketahanan Pangan

“Program perbaikan saluran jual U Ditch (Saluran Beton) serentak di kota pemalang dengan berbagai ukuran rata-rata – U 90, tidak mampu menampung air atau mengalirkan ke saluran pembuangan, karena apa? U 90 menjadikan saluran asal jadi, lebih sempit dari saluran semula yang rata-rata 130 cm, contoh di jl. Pemuda. Logikanya di mana? Kita ingin bebas banjir, tapi salurannya malah dipersempit dari 130 cm jadi 90 cm. Ini bukan normalisasi, tapi penyumbatan terstruktur,” ujar Andi Rustono, Rabu 4 Februari 2026 kepada awak media vokalpublika.com.

Penyempitan dimensi saluran ini dikhawatirkan akan berdampak fatal saat curah hujan tinggi. Kapasitas U-90 dinilai tidak akan mampu menampung debit air kiriman, apalagi untuk mengalirkannya ke saluran pembuangan utama. Alih-alih lancar, air diprediksi akan meluap ke jalan raya dan permukiman karena adanya efek bottleneck (leher botol) akibat volume saluran yang mengecil drastis. Kebijakan Tanpa Survei dan Kajian?Kritik pedas pun mengalir terkait perencanaan proyek. Pemasangan serentak dengan ukuran yang “dipukul rata” (U-90) di berbagai lokasi menunjukkan indikasi kuat bahwa kebijakan ini diambil tanpa melalui kajian teknis hidrologi dan survei masalah yang komprehensif di tiap titik.

Baca juga:  Pasca Musibah Kebakaran, Bupati Asmar Pastikan Proses Belajar Mengajar di SMAN 1 Tebingtinggi Tetap Berjalan

Masyarakat menilai Pemerintah Daerah terkesan memaksakan proyek fisik tanpa melihat kebutuhan riil di lapangan. Karakteristik debit air di tiap jalan berbeda, namun penanganannya disamaratakan dengan spesifikasi yang lebih rendah dari kondisi semula

Dalam penurunan spesifikasi teknis (dari lebar 130 cm menjadi U-90) memicu kecurigaan masyarakat akan adanya praktik korupsi. Proyek yang terkesan “asal-asalan” ini dinilai hanya berorientasi pada penyerapan anggaran tanpa mempedulikan fungsi dan kualitas.

“Kebijakan yang tidak berbasis kajian teknis dan survey masalah. Asal-asalan saja, itu jadi kecurigaan masyarakat ada indikasi korupsi. Apakah ini sekadar proyek ‘bagi-bagi kue’ tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi warga Pemalang?” pungkas Andi Rustono.

Baca juga:  33 Siswa SMKN 1 Padang Panjang Raih Sertifikat TOEIC, Buktikan Kompetensi Bahasa Inggris di Level Internasional

Publik mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk segera turun tangan mengaudit perencanaan serta pelaksanaan proyek ini sebelum kerugian negara dan dampak sosial akibat banjir semakin besar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait. (Alwi Assagaf)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polres Pemalang Gandeng Pemkab Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Polres Pemalang resmi meluncurkan program “Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru” di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (8/6). Langkah ini merupakan implementasi program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” guna mempercepat eliminasi penularan TB di wilayah Jawa Tengah. ADVERTISEMENT ​Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, didampingi Bupati …

Kecamatan Pemalang Bentuk Panitia dan Pengawas Pilkades Lawangrejo

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar sosialisasi sekaligus membentuk Panitia dan Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lawangrejo Tahun 2026, Senin (8/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib, dan transparan. ADVERTISEMENT ​Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan setempat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan …

Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Ajak Penerima Jadi Pelopor Percepatan Sertipikasi

Clara T S

09 Jun 2026

Jakarta – vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sebanyak 1.029 sertipikat tanah wakaf dan tiga Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan dalam rangkaian kegiatan International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang berlangsung di Universitas Darunnajah, Sabtu (6/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat …

Kepala Kantor Pertanahan Dairi, Sowan ke Pemda, Kejari, dan Polres Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG –vokalpublika.comDalam rangka memastikan keberlanjutan koordinasi dan memperkuat sinergi antarlembaga, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan rangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah instansi strategis di Kabupaten Dairi, yakni Pemerintah Kabupaten Dairi, Kejaksaan Negeri Dairi, dan Kepolisian Resor Dairi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pamitan Kepala Kantor Pertanahan yang lama sekaligus memperkenalkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten …

Vioni Masuk Top 20 Putri Otonomi Indonesia 2026, Harumkan Nama Kabupaten Dairi di Tingkat Nasional

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comKabar membanggakan datang dari Kabupaten Dairi. Vioni, perwakilan Kabupaten Dairi, berhasil menembus Top 20 Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026, sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah bagi generasi muda perempuan Indonesia untuk menunjukkan kapasitas, prestasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. ADVERTISEMENT Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Dairi. Capaian Vioni tidak hanya mencerminkan …

DIDUGA DIBORGOL, DIINJAK-INJAK, DAN DIPUKUL BERAMAI-RAMAI, TEGUH RIYANTO MINTA KEADILAN: KASAD DAN PANGLIMA TNI JANGAN CUMA JADI PENONTON

Redaksi

09 Jun 2026

Sragen, vokalpublika.com- Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM., selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Teguh Riyanto, meminta perhatian serius dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) terhadap laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami kliennya, Teguh Riyanto, seorang warga sipil asal Kabupaten Sragen. ADVERTISEMENT Menurut keterangan yang disampaikan oleh Teguh …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x