Home » Berita » Skandal Karimun: Batu Granit & Limbah Premix Masuk Lewat Skema FTZ, Diduga Ada Jaringan Oknum hingga Pengelola Kawasan

Skandal Karimun: Batu Granit & Limbah Premix Masuk Lewat Skema FTZ, Diduga Ada Jaringan Oknum hingga Pengelola Kawasan

Admin 14 Aug 2025 281

Karimun, Vokalpublika.com – Gelombang dugaan skandal perdagangan ilegal tengah mengguncang Kabupaten Karimun. Dokumen invoice yang bocor ke publik mengungkap impor granite stone dan premix stone dari perusahaan pemasok Singapura ke salah satu perusahaan galangan kapal di Karimun.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Yang membuat heboh, barang tersebut sama sekali tidak relevan dengan jenis usaha penerima. Galangan kapal tidak membutuhkan batu granit atau premix stone dalam proses produksinya. Lebih janggal lagi, Kabupaten Karimun adalah salah satu daerah penghasil batu granit terbesar di Indonesia untuk kebutuhan ekspor. Dengan sumber daya alam yang melimpah dan tambang aktif di wilayah ini, hampir mustahil secara logis jika sebuah perusahaan galangan kapal di Karimun justru mengimpor batu granit dari luar negeri.

Fakta Dokumen & Nilai Transaksi Fantastis
Invoice yang didapat redaksi menunjukkan rincian pengiriman batu granit dan premix dalam jumlah besar, dengan nilai transaksi mencapai ratusan juta rupiah. Pembayaran dilakukan lintas negara, mengalir lewat perbankan internasional.

Baca juga:  YSAI Tebar Manfaat di Pulau Lance, Rayakan Kemerdekaan Singapura & Indonesia

Namun yang lebih mengkhawatirkan, pengiriman ini memanfaatkan fasilitas Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) di Karimun, yang membebaskan barang dari bea masuk dan pajak impor. Modus ini memberi celah besar bagi pelaku untuk menghemat biaya dan mengelabui kewajiban pajak.

Modus: Dari Pelabuhan FTZ ke Luar Kawasan
Informasi yang dihimpun menunjukkan dugaan bahwa barang yang masuk lewat FTZ tidak sepenuhnya digunakan di dalam kawasan, tetapi dialihkan keluar tanpa prosedur resmi.

Seorang sumber di internal pelabuhan mengungkap, “Begitu masuk FTZ, barang langsung punya status bebas bea masuk. Kalau kemudian ada yang ‘mengatur’ agar barang itu keluar kawasan tanpa bayar pajak, ya negara jelas rugi besar. Dan untuk ini, tidak mungkin berjalan tanpa restu orang dalam.”

Dugaan Jaringan Oknum hingga Pengelola Kawasan
Praktik ini diduga melibatkan jaringan yang rapi, eksportir di Singapura, importir fiktif di Karimun, oknum di pelabuhan, dan bahkan oknum di instansi pengelola kawasan FTZ. Indikasi keterlibatan pengelola kawasan terlihat dari mulusnya lolos dokumen impor meski jenis barang tidak sesuai dengan izin usaha penerima.

Baca juga:  Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak.

Seorang mantan pejabat pelabuhan yang memahami prosedur FTZ menilai, “Kalau sampai barang jenis ini masuk ke galangan kapal tanpa tanda tanya dari pengelola kawasan, itu artinya ada dua kemungkinan, mereka lalai, atau mereka ikut bermain. Dan kalau ikut bermain, berarti ini sudah level kejahatan terorganisir lintas negara.”

Risiko Lingkungan & Dugaan Limbah B3
Selain dugaan penggelapan pajak, premix stone yang masuk diduga mengandung material limbah konstruksi yang berpotensi termasuk kategori B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Jika benar, maka ini bukan hanya skandal perdagangan, tapi juga ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Projo Karimun: “Ini Bukan Kasus Biasa, Ini Mafia”
Ketua DPC Projo Karimun, Wisnu Hidayatullah, SE menegaskan akan mengawal kasus ini hingga ke tingkat nasional.
“Kami menduga ada praktik penyelundupan berkedok impor legal dengan memanfaatkan celah FTZ. Negara bisa dirugikan miliaran rupiah, lingkungan terancam, dan ini hanya bisa terjadi kalau ada jaringan oknum yang bermain, termasuk di level pengelola kawasan. Lebih ironis lagi, Karimun ini penghasil batu granit untuk ekspor, jadi buat apa galangan kapal impor granit dari luar negeri? Ini bukan sekadar masalah administrasi, ini mafia. Dan kami akan buka semuanya,” tegas Wisnu.

Baca juga:  Ketua umum 08 ( nol delapan ) H,Safrin Sopyan Apresiasi Pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang lebih agresif

Tuntutan Audit Menyeluruh
Aktivis dan pemerhati perdagangan perbatasan menuntut audit menyeluruh terhadap seluruh dokumen impor di FTZ Karimun dalam dua tahun terakhir, untuk memastikan tidak ada barang-barang ilegal yang diselundupkan lewat skema serupa.

Jika terbukti, kasus ini akan menjadi salah satu skandal penyalahgunaan fasilitas FTZ terbesar di perbatasan Indonesia, sekaligus memperlihatkan rapuhnya pengawasan di pintu gerbang perdagangan internasional.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Catatan Praperadilan terhadap Kriminalisasi Larshen Yunus: Kapolri dan Kapolda Riau Sesat Logika Hukum

Redaksi

15 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Dunia penegakan hukum di Indonesia kembali diuji lewat persidangan praperadilan Nomor: 101/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dimulai pada ini, Selasa, 14 Juli 2026. Perkara ini mempertemukan Larshen Yunus Naek Simamora alias Yunus, seorang aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sekaligus aktivis pers, melawan tiga pucuk pimpinan kepolisian: Kapolri sebagai …

MATAMUDA MIN 2 Sumenep Jadi Awal Penguatan Moderasi Beragama oleh Bunda MODIS

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpubika.com – Sumenep, Hari pertama mengikuti Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) menjadi pengalaman berbeda bagi ratusan peserta didik baru MIN 2 Sumenep. Mereka tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak memahami pentingnya moderasi beragama sebagai bekal membangun karakter sejak usia dini. ADVERTISEMENT Penguatan tersebut diberikan langsung oleh Tim Agen Moderasi Beragama (Bunda MODIS) Dharma …

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu 12,8 Gram, Kurir Residivis Ditangkap

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.com – Surabaya – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu di Gedung Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (14/7/2026) pukul 15.00 WIB. ADVERTISEMENT Dalam keterangannya, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari penangkapan seorang tersangka berinisial PGS pada …

DUGAAN PENIPUAN PENERIMAAN P3K BERGENTAYANGAN

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.Com. Nganjuk tanggal 14 Juli 2026, Sosok Pengacara Impi Yusnandar S Sos. SH. MH.; M.AP melakukan laporan ke POLRES Nganjuk terkait dugaan adanya oknum gentayangan melakukan penipuan rekruetmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K.). ADVERTISEMENT Penipuan tersebut menurut Impi Yusnandar, ” melakukan modus penipuan berupa bujuk rayu terhadap sebagian warga masyarakat, anaknya diiming – …

Tim Pemekaran Kumpai Raya Soroti Belum Terbitnya Nomor Registrasi, Desak Kemendagri dan Pemda Segera Realisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2023

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kubu Raya – Tim Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya kembali menyoroti belum terealisasinya operasional Kecamatan Kumpai Raya meskipun Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kubu Raya Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pembentukan Kecamatan Kumpai Raya telah diundangkan sejak tahun 2023. ADVERTISEMENT Dalam audiensi bersama Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Johan Saimima, pada Senin (13/7/2026), Tim Pemekaran …

Polisi Gulung Sindikat Narkoba, 12 Tersangka Ditangkap, Sabu Ratusan Juta dan Pohon Ganja Disita

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kepolisian Resor Kuningan secara agresif terus mengikis peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam sebuah konferensi pers resmi, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., dengan didampingi langsung oleh Kasat Resnarkoba dan Kasi Humas, membongkar hasil operasi pemberantasan narkoba berskala besar yang dilakukan jajaran Satresnarkoba sepanjang periode bulan Mei hingga Juli 2026. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x