Home » Berita » Self Love atau Selfish? Batas Tipis yang Sering Terlewatkan

Self Love atau Selfish? Batas Tipis yang Sering Terlewatkan

Redaksi 28 Sep 2025 1.136

Oleh: Ermelinda Noh Wea

Advertisement
ADVERTISEMENT

Vokalpublika.com – Di era modern ini, istilah self love (cinta diri) begitu populer di kalangan generasi muda. Kita sering mendengar pesan seperti, Cintai dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain, atau Jangan merasa bersalah untuk mengatakan tidak ketika kamu membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Self love menjadi mantra hidup yang memberi kita kebebasan untuk menetapkan batasan dan merawat kesehatan mental.

Namun, dalam keramaian pesan ini, ada satu hal yang sering terlewatkan apakah kita benar-benar sedang mencintai diri sendiri dengan sehat, atau justru membenarkan perilaku egois dengan dalih self love?

Self love konsep yang membebaskan, sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan self love yang sesungguhnya. Cinta diri adalah tentang mengakui nilai diri, menghargai kekurangan dan kelebihan, serta merawat diri secara fisik dan emosional. Ini adalah konsep yang mendorong kita untuk menjaga kesejahteraan pribadi tanpa merasa bersalah atau takut dihakimi.

Beberapa aspek penting dalam self love yang sehat antara lain

  • Penerimaan diri, belajar untuk menerima diri kita apa adanya, tanpa merasa harus memenuhi standar orang lain.
  • Menetapkan batasan yang sehat, mengatakan tidak ketika diperlukan dan menghindari hubungan atau situasi yang merugikan diri.
  • Meluangkan waktu untuk diri sendiri, memberikan ruang untuk relaksasi, melakukan hal-hal yang menyenangkan, atau sekedar beristirahat dari rutinitas.
  • Penyembuhan emosional, mengambil waktu untuk menyembuhkan luka emosional atau mental, baik melalui meditasi, terapi, atau cara lain yang mendukung kesehatan mental.

Self love yang sejati adalah tentang merawat diri dengan cara yang positif, memberikan diri kita apa yang kita butuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang seimbang, tanpa harus merugikan orang lain.

Ketika self love menjadi selfish, namun, seiring berjalannya waktu, ada fenomena yang patut dicermati. Kadang-kadang, konsep self love ini bisa disalahartikan atau bahkan diselewengkan menjadi alasan untuk bertindak egois. Ketika seseorang menganggap bahwa mencintai diri sendiri berarti bebas dari segala kewajiban, tanggung jawab, dan hubungan sosial, maka kita mulai memasuki wilayah selfish (egois).

Baca juga:  Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba di Gresik, 5 Tersangka Diamankan

Apa bedanya?

  • Self love, mencintai diri tanpa merugikan orang lain. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa kita memiliki nilai dan hak untuk menjaga diri sendiri, tetapi tetap mempertimbangkan orang di sekitar kita.
  • Selfish fokus hanya pada kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain. Ini adalah bentuk cinta diri yang berlebihan, di mana orang mulai mengorbankan relasi, tanggung jawab, atau empati demi kenyamanan pribadi.

Contoh nyata dari selfish yang dibungkus dengan self love misalnya Ketika seseorang menghindari tanggung jawab karena merasa lelah atau stres, tetapi tidak memberikan penjelasan atau komunikasi yang jelas kepada orang lain yang terlibat. Atau, seseorang yang memilih untuk tidak mendengarkan atau membantu teman yang membutuhkan, karena merasa dirinya lebih penting.

Pada akhirnya, selfish bukan lagi tentang menjaga keseimbangan hidup, melainkan menempatkan diri sendiri sebagai satu-satunya prioritas tanpa memperdulikan dampaknya terhadap orang lain.

Batas tipis yang sulit terlihat, mengapa banyak orang terjebak dalam kesalahan antara self love dan selfish? Jawabannya ada pada betapa tipisnya batas antara keduanya. Pada dasarnya, keduanya mengutamakan diri sendiri, namun dengan cara yang berbeda. Self love tetap menganggap bahwa kita adalah bagian dari masyarakat, bahwa kita terhubung dengan orang lain, dan bahwa kebaikan kita tidak terlepas dari kebaikan orang di sekitar kita. Sementara itu, selfish adalah pandangan yang sempit, yang memisahkan diri dari komunitas dan hubungan sosial.
Batasan yang tipis ini seringkali tidak terlihat, karena banyak orang merasa bahwa mereka berhak untuk menjaga diri mereka tanpa memahami bahwa keseimbangan itu penting. Misalnya, saat kita merasa tertekan, mungkin kita memutuskan untuk tidak menjawab pesan atau menghindari pertemuan sosial, perbuatan silent treatment, namun, jika ini dilakukan terus-menerus tanpa ada usaha untuk menjelaskan atau berkomunikasi dengan orang lain, kita mulai memasuki zona selfish.

Baca juga:  Pernyataan KONi Menyesatkan Publik, Exco Askab PSSI Pemalang : Semangat Kami Masih Menyala Untuk Kebangkitan PSIP

Ada banyak kasus di mana seseorang merasa sangat berhak untuk menjaga diri tanpa mempertimbangkan perasaan atau kebutuhan orang lain. Ini sering terjadi dalam hubungan pribadi, seperti hubungan pertemanan atau asmara, di mana seseorang merasa bahwa self care berarti menghindari segala bentuk interaksi, bahkan jika itu melibatkan orang-orang yang peduli pada mereka.

Tanda-tanda saat kita menyimpang ke selfish, kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa kita telah melangkah terlalu jauh dan mulai membenarkan perilaku egois. Berikut beberapa tanda yang bisa membantu kita mengidentifikasi apakah kita benar-benar sedang mencintai diri dengan sehat atau justru berperilaku egois.

  1. Kamu menghindari tanggung jawab dengan alasan kesehatan mental.
    Memiliki waktu untuk diri sendiri adalah hal yang baik, tetapi menghindari tanggung jawab yang sudah disepakati sebelumnya dengan alasan “mental health” bisa menjadi tanda bahwa kita tidak menghargai komitmen kita terhadap orang lain.
  2. Kamu tidak mempertimbangkan perasaan orang lain.
    Self love bukan berarti kamu bisa melupakan perasaan orang lain. Jika kita sering memutuskan untuk melakukan sesuatu tanpa memperhatikan dampaknya terhadap orang lain, bisa jadi kita lebih egois daripada yang kita sadari.
  3. Kamu tidak berusaha untuk memperbaiki hubungan atau menyelesaikan masalah.
    Ketika kita terus menerus menggunakan alasan “healing” untuk menghindari percakapan atau menyelesaikan konflik yang penting, kita mungkin sedang melarikan diri dari kenyataan, bukan berusaha untuk tumbuh.
  4. Kamu merasa tidak perlu memberi atau menerima kompromi.
    Dalam hubungan apapun, baik itu pertemanan, keluarga, atau asmara, self love yang sehat melibatkan kompromi dan komunikasi. Jika kamu merasa bahwa hubungan hanya berjalan dengan cara kamu, maka kamu mungkin sedang menjadi lebih selfish daripada yang kamu kira.

Mengembalikan keseimbangan self love yang sehat, lantas, bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan antara self love dan selfish? Kuncinya ada pada refleksi diri yang jujur dan komunikasi yang jelas dengan orang di sekitar kita. Menghargai diri kita sendiri haruslah seiring dengan menghargai orang lain, karena pada akhirnya, kita semua terhubung dalam jaringan sosial yang saling mendukung.

Baca juga:  Dorong Percepatan Reforma Agraria, Wamen ATR/BPN Minta Pemprov Kalteng Aktifkan GTRA

Berikut beberapa langkah untuk memastikan kita tetap berada pada jalur yang benar.

  1. Pahami kebutuhan diri tanpa mengorbankan orang lain.
    Mengambil waktu untuk diri sendiri sangat penting, tetapi pastikan untuk memberi penjelasan kepada orang-orang terdekat dan memberi mereka ruang untuk memahami keputusan kita.
  2. Kembangkan empati dan komunikasi.
    Self love yang sehat mencakup kemampuan untuk mendengarkan orang lain, memahami perspektif mereka, dan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan sosial.
  3. Refleksi diri secara berkala.
    Luangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri apakah keputusan yang kita ambil benar-benar berdasarkan kebutuhan diri yang sehat atau hanya karena keinginan untuk menghindari tanggung jawab.

Cinta diri yang tidak merugikan orang lain. Self love adalah bagian penting dari perjalanan kita menuju kesejahteraan mental dan emosional, tetapi itu bukan alasan untuk menjadi egois. Cinta diri yang sejati bukan hanya tentang menjaga diri, tetapi juga tentang menjaga hubungan kita dengan orang lain dan berkontribusi positif pada dunia di sekitar kita.
Kita semua berhak untuk mencintai diri sendiri, tetapi kita juga harus ingat bahwa mencintai diri sendiri dengan cara yang benar tidak pernah berarti melukai orang lain. Self love yang sehat akan membuat kita lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mampu berempati. Itulah esensi dari mencintai diri bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang-orang yang ada di sekitar kita.

Penulis adalah Ketua Pemuda Katolik Nagekeo dan Ketua Pokja I PKK Kecamatan Aesesa. Saat ini, penulis menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo dan menetap di Kabupaten Nagekeo.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Tags :
Related post
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dairi Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah untuk Bantu Ketersediaan Stok Darah di RSUD Sidikalang

Clara T S

16 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.comDalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Dairi menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Dairi. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Dairi, Senin (15/6/2026), dan diikuti oleh jajaran personel Polres Dairi. ADVERTISEMENT Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh …

Dekat di Hati Petani, Polres Kuningan Pasang Badan Kawal Swasembada Pangan

Redaksi

16 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN — Komitmen menyukseskan swasembada pangan nasional bukan cuma di atas kertas, Menunjukkan intensitas dan totalitas yang luar biasa dalam melaksanakan program pemerintah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., bersama Jajaran Polres Kuningan, Jawa Barat, membuktikannya dengan turun langsung ke sawah dan ladang untuk menemui para petani di wilayah Kabupaten Kuningan …

​Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Redaksi

16 Jun 2026

KUNINGAN – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan menyalurkan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ADVERTISEMENT ​Bantuan pupuk ini diberikan untuk menunjang optimalisasi lahan produktif yang sebelumnya telah dikelola melalui kolaborasi antara personel Satlantas Polres Kuningan dengan para petani setempat. …

Wakepwil Jatim Imam Bukhori: Hijrah 1 Muharram 1448 H Adalah Perubahan Akhlak, Kejujuran, dan Kepedulian

Redaksi

16 Jun 2026

Vokalpublika.com – Malang, 15 Juni 2026 – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Wakil Kepala Perwakilan Jawa Timur Mabestv.Newsz.id, Imam Bukhori, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai hijrah sebagai momentum perbaikan diri yang menyeluruh, bukan sekadar perpindahan fisik atau seremonial tahunan. ADVERTISEMENT Dalam pesan resminya, Imam Bukhori menekankan tiga nilai utama yang harus …

Kapolres Tangsel, Jenguk dan Bantu Driver Ojol Korban Kecelakaan Tunggal di Flyover Rawabuntu

Redaksi

15 Jun 2026

Vokalpublika.com – Polres Tangsel – Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo melakukan pengecekan langsung terhadap korban kecelakaan lalu lintas tunggal di RS Hermina Serpong pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. ADVERTISEMENT Korban diketahui bernama Muhamad Husain Kamil, seorang pengemudi ojek online. Korban mengalami kecelakaan tunggal diduga akibat terjatuh setelah melintasi jalan berlubang di Jalan …

Satreskrim Polres Pemalang Bekuk Penadah Motor Curian

Alwi Assagaf

15 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang berhasil meringkus seorang penadah sepeda motor curian berinisial TD (32), warga Kecamatan Wiradesa, Pekalongan. Tersangka ditangkap basah saat hendak bertransaksi menggunakan sistem Cash on Delivery (COD). ADVERTISEMENT ​Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, melalui Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa penangkapan ini …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x