Home » Berita » Pencemaran Sungai Tekona Diduga Akibat Kuari Ilegal, Nelayan Rumbai Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Pencemaran Sungai Tekona Diduga Akibat Kuari Ilegal, Nelayan Rumbai Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Redaksi 28 Oct 2025 194

Pekanbaru, VokalPublika.com — Aktivitas kuari ilegal di sekitar Sungai Tekona, Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru, diduga kuat menjadi penyebab utama pencemaran berat yang kini mengancam ekosistem sungai dan mata pencaharian para nelayan setempat, Senin (27/10/25).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Sungai Tekona yang dulunya jernih dan menjadi sumber kehidupan masyarakat, kini berubah menjadi keruh dan berlumpur akibat aktivitas penambangan tanpa kendali. Ikan-ikan sulit ditemukan, dan hasil tangkapan nelayan menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir.

“Dulu kami bisa dengan mudah mendapatkan ikan di sini, tapi sekarang sangat sulit,” ujar Mas No, seorang nelayan yang telah menggantungkan hidupnya di Sungai Tekona selama lebih dari 20 tahun.
“Pencemaran ini membuat kami kehilangan mata pencaharian,” tambahnya lirih.

Pantauan awak media di lapangan menunjukkan warna air sungai telah berubah menjadi kecokelatan pekat. Diduga, limbah dan endapan lumpur dari aktivitas kuari telah mencemari aliran sungai dan merusak keseimbangan ekosistemnya.

Baca juga:  Bupati Humbahas Hadiri Pengukuhan Bunda PAUD,

Selain menurunkan kualitas air, pencemaran ini juga menyebabkan pendangkalan di beberapa titik sungai dan mengancam biota air yang selama ini menjadi sumber protein utama bagi masyarakat. Warga khawatir, jika tidak segera ditangani, Sungai Tekona akan kehilangan fungsi ekologisnya dan memicu banjir di musim hujan.

Komunitas nelayan dan warga Rantau Panjang kini mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk segera menutup seluruh aktivitas kuari ilegal di sekitar Sungai Tekona. Mereka juga menuntut adanya pemulihan lingkungan dan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak langsung.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Sungai ini adalah masa depan kami,” tegas Mas No, mewakili komunitas nelayan setempat.

Warga menilai lemahnya pengawasan dari instansi terkait membuat aktivitas tambang ilegal kian marak tanpa penindakan berarti. Mereka meminta agar komitmen pemerintah terhadap lingkungan tidak berhenti di atas kertas.

Baca juga:  Kapolda Lampung: Hari Juang Polri Momentum Perkuat Dedikasi dan Adaptasi Terhadap Tantangan Zaman

Bagi warga Rantau Panjang, Sungai Tekona bukan sekadar aliran air, melainkan sumber kehidupan yang kini tengah sekarat akibat kerakusan segelintir pihak yang mengabaikan kelestarian alam.

“Jika sungai ini mati, kami pun mati,” tutup seorang nelayan dengan nada lirih.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Ulur Pencatatan Serikat Buruh, Disnaker Pemalang Terancam Digeruduk Koalisi Sipil

Alwi Assagaf

05 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (SP LPS) mengecam keras dugaan tindakan diskriminatif oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang terkait penundaan pencatatan Serikat Buruh Formosa KASBI (SBFK-KASBI) di PT Long Well Internasional. ADVERTISEMENT ​Meskipun perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tiga pengurus SBFK-KASBI telah diselesaikan dan hak-hak pekerja dipulihkan oleh manajemen perusahaan, …

Pemerintah Kecamatan Pemalang Dorong Kolaborasi dan Soliditas ASN Lewat Lomba Tumpeng Estafet

Alwi Assagaf

04 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Pemalang menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan budaya kerja ASN dengan memfasilitasi Lomba Menghias Tumpeng Estafet dalam rangka menyambut HUT RI ke-81. ADVERTISEMENT Kegiatan yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pemalang ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pemalang pada Selasa (4/8/2026). Langkah Pemerintah Kecamatan Pemalang dalam mendukung agenda ini menjadi …

​Optimalkan Persiapan Upacara Kemerdekaan, Pemcam Ulujami Apresiasi Dedikasi Paskibra dan Pelatih

Alwi Assagaf

04 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang terus mematangkan persiapan upacara kebesaran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026. ADVERTISEMENT Salah satu persiapan yang dilakukan ialah dengan menggelar pelatihan pasukan pengibar bendera (Paskibra), dengan melibatkan 63 pelajar di wilayah Kecamatan Ulujami. 63 peserta Paskibra itu berasal dari MA Nurul Atfhal …

KABID INVESTIGASI DPD ASWIN KALBAR KECAM KERAS KONTEN MEDIA SOSIAL YANG DIDUGA MENGGIRING OPINI PUBLIK

Redaksi

04 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com– Kepala Bidang Investigasi DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Nardi M, mengecam keras beredarnya konten di media sosial Instagram yang diduga menggiring opini publik terhadap H. Arsyad melalui narasi yang dinilai belum memenuhi prinsip keberimbangan, verifikasi, dan asas praduga tak bersalah. ADVERTISEMENT Menurut Nardi, kebebasan berekspresi di ruang digital tidak dapat dimaknai …

Penjualan Material Bongkaran Jalan Nasional Sugihwaras Disorot, AWPB: Potensi Penggelapan Aset Negara

Alwi Assagaf

04 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Material sisa pengerukan dan perbaikan Jalan Nasional Brigjend Katamso, kawasan Sugihwaras, Kabupaten Pemalang, diduga diperjualbelikan secara tidak sah. Praktik tersebut dinilai melanggar prosedur pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan pantauan di lapangan, material bongkaran berupa aspal dan beton diangkut menggunakan puluhan armada truk jungkit (dump …

Hadiri MPLS Sekolah Rakyat Gresik, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution Tegaskan Komitmen Polri Dukung Pendidikan Berkualitas

Redaksi

04 Aug 2026

GRESIK – Komitmen Polres Gresik dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan kembali ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027, senin(03/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Jalan Raci Cendana Pekuncen, Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x