Home » Berita » Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf 04 Feb 2026 296

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang.

Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik utama muncul terkait spesifikasi teknis ukuran U-Ditch yang dipasang. Alih-alih memperlebar kapasitas tampung air, proyek ini justru mempersempit penampang saluran yang sudah ada.

Menurutnya, “Upgrade” yang Justru “Downgrade” Berdasarkan pantauan di lapangan, rata-rata proyek drainase ini menggunakan U-Ditch berukuran lebar 90 cm (U-90). Padahal, di beberapa lokasi strategis, lebar saluran eksisting (saluran lama) mencapai rata-rata 130 cm. Kondisi ironis ini terlihat jelas di salah satu titik vital, yakni Jalan Pemuda, Pemalang. Di lokasi tersebut, saluran air yang semula lebar kini dipaksa menyempit karena penanaman U-Ditch yang ukurannya jauh lebih kecil dari lubang galian lama

Baca juga:  Bupati siak Afni Pastikan Tunda Bayar Rp327 Miliar Diselesaikan Tahun Ini

“Program perbaikan saluran jual U Ditch (Saluran Beton) serentak di kota pemalang dengan berbagai ukuran rata-rata – U 90, tidak mampu menampung air atau mengalirkan ke saluran pembuangan, karena apa? U 90 menjadikan saluran asal jadi, lebih sempit dari saluran semula yang rata-rata 130 cm, contoh di jl. Pemuda. Logikanya di mana? Kita ingin bebas banjir, tapi salurannya malah dipersempit dari 130 cm jadi 90 cm. Ini bukan normalisasi, tapi penyumbatan terstruktur,” ujar Andi Rustono, Rabu 4 Februari 2026 kepada awak media vokalpublika.com.

Penyempitan dimensi saluran ini dikhawatirkan akan berdampak fatal saat curah hujan tinggi. Kapasitas U-90 dinilai tidak akan mampu menampung debit air kiriman, apalagi untuk mengalirkannya ke saluran pembuangan utama. Alih-alih lancar, air diprediksi akan meluap ke jalan raya dan permukiman karena adanya efek bottleneck (leher botol) akibat volume saluran yang mengecil drastis. Kebijakan Tanpa Survei dan Kajian?Kritik pedas pun mengalir terkait perencanaan proyek. Pemasangan serentak dengan ukuran yang “dipukul rata” (U-90) di berbagai lokasi menunjukkan indikasi kuat bahwa kebijakan ini diambil tanpa melalui kajian teknis hidrologi dan survei masalah yang komprehensif di tiap titik.

Baca juga:  BAZAR AMAL SILU RAYA 2026: Tebar Kebaikan untuk Yatim Piatu Sambut Idul Fitri 1447 H

Masyarakat menilai Pemerintah Daerah terkesan memaksakan proyek fisik tanpa melihat kebutuhan riil di lapangan. Karakteristik debit air di tiap jalan berbeda, namun penanganannya disamaratakan dengan spesifikasi yang lebih rendah dari kondisi semula

Dalam penurunan spesifikasi teknis (dari lebar 130 cm menjadi U-90) memicu kecurigaan masyarakat akan adanya praktik korupsi. Proyek yang terkesan “asal-asalan” ini dinilai hanya berorientasi pada penyerapan anggaran tanpa mempedulikan fungsi dan kualitas.

“Kebijakan yang tidak berbasis kajian teknis dan survey masalah. Asal-asalan saja, itu jadi kecurigaan masyarakat ada indikasi korupsi. Apakah ini sekadar proyek ‘bagi-bagi kue’ tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi warga Pemalang?” pungkas Andi Rustono.

Baca juga:  Miris! Pria 50 Tahun Cabuli Anak Dibawah Umur, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya

Publik mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk segera turun tangan mengaudit perencanaan serta pelaksanaan proyek ini sebelum kerugian negara dan dampak sosial akibat banjir semakin besar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait. (Alwi Assagaf)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​Misi Kemanusiaan HNSI Pemalang: Jenazah ABK Asal Sugihwaras yang Wafat di Perairan Merauke Berhasil Dipulangkan

Alwi Assagaf

21 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Di tengah gema takbir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sebuah misi kemanusiaan berhasil dituntaskan oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pemalang. Jenazah Mustofa, seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Nenden Ayu Jaya 1 yang meninggal dunia di perairan Merauke, akhirnya tiba di rumah duka, Sabtu (20/03/2026) pukul 23:30 Wib. …

Kepala Kepolisian Resor Pemalang (Kapolres Pemalang) Bersama Staf dan Cabang Bhayangkari Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah

Alwi Assagaf

20 Mar 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Seiring tenggelamnya matahari di penghujung Ramadan, gema takbir mulai membahana memuji kebesaran Sang Pencipta. Di tengah suasana khidmat menyambut hari kemenangan, Kepolisian Resor Pemalang membawa pesan kesejukan bagi seluruh lapisan masyarakat. ​Kepala Kepolisian Resor Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang, Ny. Intan Rendy, menyampaikan ucapan …

​Pererat Silaturahmi, Polres Pemalang Undang Masyarakat Sholat Ied Berjamaah di Mapolres

Alwi Assagaf

20 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Memperingati hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Pemalang mengundang seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pemalang untuk melaksanakan Sholat Ied berjamaah di halaman Mapolres Pemalang pada Sabtu (21/03/2026). ​Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antara jajaran kepolisian dengan masyarakat di wilayah hukum Pemalang. ​Kapolres Pemalang, AKBP Rendy …

Mobil TURBO Inovasi Responsif Polres Pemalang untuk Kendala Darurat Pemudik, AKBP Rendy Setia Permana: Upaya Kami Hadirkan Pelayanan Yang Presisi

Alwi Assagaf

19 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Guna menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Polres Pemalang meluncurkan inovasi layanan Mobil TURBO (Tanggap Urgen Bantuan Polisi). Berpusat di Pos Terpadu Gandulan, layanan ini dirancang sebagai solusi taktis bagi pemudik yang menghadapi situasi darurat di perjalanan. ​Mobil TURBO tidak hanya sekadar unit patroli, melainkan pusat bantuan bergerak yang siap menangani berbagai …

Pastikan Keamanan Progam MBG, Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Desak Satgas Razia Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Pemalang

Alwi Assagaf

19 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru dengan pengawasan ketat terhadap aspek syariat dan kesehatan. Berdasarkan kebijakan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum MBG wajib mengantongi sertifikat halal. ​Ketentuan ini merujuk pada UU No. …

Kepedulian, Yayasan Mutakinah Mafaza Indonesia Santuni Yatim dan Guru Ngaji di Kendal

Alwi Assagaf

18 Mar 2026

KENDAL, Vokalpublika.com – Yayasan Mutakinah Mafaza Indonesia menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi santunan di bulan suci Ramadhan 1447 H. Bekerja sama dengan praktisi hukum Sugiyono, SE, SH, MH, kegiatan ini berlangsung di Desa Grendem, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Rabu (18/3/2026). ​Acara tersebut menyasar sejumlah penerima manfaat, mulai dari anak yatim piatu, kaum …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x