Home » Berita » Ketua DPW Gerak Keris Kepri, Gunawan, S.H., M.H.: Di Batam, Pengoplos Beras Jalankan Operasi Terorganisir

Ketua DPW Gerak Keris Kepri, Gunawan, S.H., M.H.: Di Batam, Pengoplos Beras Jalankan Operasi Terorganisir

Redaksi 28 Jul 2025 249

Batam, Vokalpublika.Com- Ketua DPW Gerak Keris Kepulauan Riau, Gunawan, S.H., M.H., menyoroti tajam praktik pengoplosan beras subsidi menjadi beras premium di Batam yang dinilainya lebih brutal dan terstruktur dari sekadar pelanggaran biasa. Ia menyebut praktik tersebut sebagai bagian dari operasi mafia pangan lintas negara yang berlangsung terang-terangan namun dibiarkan tanpa penindakan.

“Frasa kurang ajar saja tidak cukup. Ini adalah praktik sistematis dan terstruktur, menyerupai operasi mafia pangan lintas batas negara,” tegas Gunawan dalam pernyataannya pada 26 Juli 2025.

Menurutnya, setiap bulan diduga ada 300 hingga 500 kontainer beras asal Vietnam dan Thailand yang masuk secara ilegal ke Batam melalui Singapura. Ironisnya, beras-beras tersebut tidak masuk melalui pelabuhan resmi, melainkan melalui pelabuhan kecil yang dikendalikan kelompok swasta.

Baca juga:  Polisi Jelaskan Tindak Pidana Dari Temuan Beras Oplosan PT PIM

“Ini potret telanjang dari lemahnya kontrol negara terhadap kawasan perdagangan bebas. Free trade zone seharusnya menjadi kawasan strategis, bukan celah untuk pengkhianatan ekonomi,” kritik Gunawan.

Ia mengungkap bahwa beras impor ilegal tersebut dicampur dengan beras lokal berkualitas rendah, dikemas ulang dengan merek-merek lokal yang mencurigakan, lalu dijual sebagai beras premium di pasar Batam dengan harga Rp14.600 hingga Rp14.800 per kilogram. Padahal, biaya impor dan kemas ulang hanya sekitar Rp10.000 per kilogram, menciptakan margin keuntungan tak wajar.

“Margin itu bisa mencapai Rp50 miliar hingga Rp80 miliar per bulan. Angka yang cukup untuk membiayai pembangunan irigasi di lima provinsi atau subsidi benih bagi jutaan petani kecil,” ujarnya.

Baca juga:  Skandal Beras Oplosan Diduga Rugikan Negara Rp 100 Triliun, Kejagung Panggil Enam Perusahaan

Gunawan menilai bahwa dampak dari praktik ini bukan hanya pada kerugian fiskal negara, tetapi juga penghancuran kepercayaan publik terhadap pemerintah, terutama ketika Presiden RI Prabowo Subianto tengah menggaungkan pentingnya kedaulatan pangan.

“Ini bukan lagi sekadar pidana ekonomi. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah konstitusi bahwa negara wajib melindungi petani dan menjamin akses pangan yang layak bagi rakyat,” tegasnya.

Lebih ironis, lanjut Gunawan, gudang-gudang penyimpanan beras ilegal berdiri terang di kawasan industri Batam. Nama perusahaan dan pemiliknya pun dikenal luas. Namun, tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Siapa yang melindungi? Mengapa praktik ini tetap berlangsung? Ini bukan hanya soal pengoplos, tapi soal kartel pangan yang menguasai distribusi dari hulu ke hilir,” ucapnya.

Baca juga:  Meriah! Warga Kota Alam Rayakan HUT ke-80 RI dengan 21 Perlombaan Rakyat

Ia menegaskan, model bisnis mafia pangan ini tidak hanya merusak ekonomi pasar, tetapi juga menghancurkan sendi kepercayaan rakyat terhadap negara. Rantai pangan yang seharusnya menopang kedaulatan, kini dirusak oleh kepentingan rente dan aktor-aktor lama yang tak tersentuh hukum.

“Negara harus hadir dan bertindak. Jika tidak, maka keadilan sosial dan kedaulatan pangan hanya akan menjadi slogan kosong,” pungkas Gunawan, S.H., M.H.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hadirkan Infrastruktur Baru, Dandim Pemalang Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Surajaya

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com — Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). ​Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini …

​Korban Penipuan Seleksi CPNS Laporkan Kasus ke Polres Pemalang Melalui Kuasa Hukum DS Law Office

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

​Pemalang, Vokalpublika.com – Andi Ashadi Haris, didampingi Kuasa Hukum Adv. David Santosa, S.H. dan paralegal Ali Afandi dari DS LAW OFFICE, resmi melayangkan aduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pemalang atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Aduan tersebut berbunyi pada (HAT) warga Klareyan, Pemalang. ​Perkara ini bermula sekitar tahun 2017-2018, saat pelapor, …

​Ikatan Wartawan Online Indonesia Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Bupati Bekasi

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

​BEKASI, Vokalpublika.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan status tersangka terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam skandal suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Desakan ini muncul setelah daftar penerima aliran dana terungkap dalam persidangan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 9 Maret 2026. ​Ketua …

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Pesisir Barat Belum Tetapkan Tersangka, Keluarga Korban Tunggu Kepastian Hukum

Redaksi

11 Mar 2026

Pesisir barat Vokalpublika.com-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Pesisir Barat menuai sorotan dari pihak keluarga korban. Pelapor yang juga orang tua korban, Edi Pasal, mengaku masih menantikan kepastian hukum dari proses penyidikan yang tengah berjalan di Polres Pesisir Barat. Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi melalui Laporan Polisi Nomor: …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Sayangkan Insiden Penghalangan Tugas Jurnalistik Saat Gubernur Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan

Alwi Assagaf

10 Mar 2026

​Pekalongan, Vokalpublika.com – Sejumlah wartawan melakukan aksi protes dengan meletakkan kartu pers di lantai saat acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan kepada Sukirman, Senin (9/3/2026). Aksi ini dipicu oleh adanya penghalangan akses peliputan bagi awak media oleh petugas di lokasi acara.​Peristiwa bermula saat para jurnalis hendak memasuki ruang acara resmi yang …

​Optimalkan Konektivitas, TNI Hadir dalam Launching 200 Titik Jembatan Garuda di Pemalang

Alwi Assagaf

10 Mar 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan peluncuran program 200 Titik Jembatan Garuda secara virtual pada Senin 9 Maret 2026. Acara ini diikuti secara serentak oleh satuan TNI di seluruh pelosok tanah air, termasuk Kodim 0711/Pemalang yang menggelar video conference terpusat di …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x