Home » Berita » Hadirkan Infrastruktur Baru, Dandim Pemalang Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Surajaya

Hadirkan Infrastruktur Baru, Dandim Pemalang Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Surajaya

Alwi Assagaf 11 Mar 2026 123

PEMALANG, Vokalpublika.com — Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026).

​Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan non fisik tepat waktu.

​Acara penutupan dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholis, S.H., M.Si., perwakilan Kodam IV/Diponegoro, Forkopimda Kabupaten Pemalang, Kepala OPD, serta tokoh agama dan masyarakat. Prosesi penutupan ditandai dengan penandatanganan naskah hasil program, penyerahan kembali peralatan kerja, dan penandatanganan prasasti di Desa Surajaya.

Baca juga:  Penebangan Pohon Berusia Puluhan Tahun, di areal Proyek Kota Probolinggo, Ini Ulasan Kadis PUPR Setyorini Sayekti.

​Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achruddin Darojat, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Dandim 0711/Pemalang, ditegaskan bahwa TMMD merupakan strategi untuk mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan pemerataan. Program ini adalah wujud sinergi nyata antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat dalam memadukan program lintas sektoral.

​Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh pihak yang bergotong royong selama satu bulan penuh, memastikan seluruh target TMMD tercapai dengan baik.
​Adapun pencapaian sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Surajaya meliputi:

Baca juga:  Peringati Hari Wayang Nasional 2025, Dindikbud Pemalang Gelar Lomba Mewarnai Tokoh Wayang, Ismun Hadiyo : Mari Terus Lestarikan Budaya Bangsa dan Warisan Leluhur

​Pembangunan dan pengaspalan jalan sepanjang 1.362 meter dengan lebar 2,8 meter.

​Pembangunan dua talud (total panjang 19 meter).
​Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

​Selain fisik, dilaksanakan juga sasaran non fisik berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, di antaranya terkait penerimaan prajurit TNI, penanganan bencana alam (BPBD), pelayanan KB dan pencegahan stunting (Dinkes), penyuluhan hukum (Polres), sosialisasi administrasi kependudukan (Disdukcapil), pengelolaan sampah (DLH), serta penyuluhan pertanian dan keagamaan.

​Usai upacara, Dandim Letkol Inf. Muhammad Arif menegaskan harapannya agar TMMD mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Baca juga:  Tingkatkan Keselamatan Jalan, Sinergi PT Praba Mas Hill dan Warga Dinilai Krusial

​“Apa yang telah dibangun hendaknya dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga memiliki manfaat jangka panjang,” ujar Dandim.

​Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung lokasi sasaran fisik oleh rombongan Forkopimda dan tamu undangan. TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim 0711/Pemalang ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan dan pemerataan di wilayah pedesaan. (*)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​OPINI: Menyoal Moralitas “Penumpang Gelap” di Balik Karya Jurnalistik

Alwi Assagaf

28 Apr 2026

Oleh: Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) ​Sebuah karya jurnalistik lahir dari proses yang panjang dan berisiko. Mulai dari menampung laporan masyarakat, melakukan investigasi lapangan, hingga verifikasi data demi mengungkap kebenaran dan menyelamatkan uang negara. Namun, ironi besar kini tengah melanda profesi kita. ​Fakta di lapangan menunjukkan fenomena miris: munculnya oknum-oknum yang mengaku sebagai rekan seprofesi, …

Carut Marut Infrastruktur WiFi di Pemalang: AWPB Soroti Lemahnya Pengawasan dan Potensi Kebocoran PAD

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mendesak Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bersikap transparan terkait pemanfaatan Ruang Milik Jalan (Rumija) untuk tiang kabel fiber optik (WiFi). AWPB mengindikasikan adanya praktik bisnis jaringan internet “gelap” yang mengabaikan prosedur perizinan dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ​Secara regulasi, pemasangan sarana komersial di lahan pemerintah wajib memiliki izin …

​Gotong Royong Kodim Pemalang dan Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Belik-Randudongkal

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Personel Kodim 0711/Pemalang melalui Koramil 11/Belik bersama warga Desa Sikasur melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Dauan, Senin (27/4/2026). Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sikasur (Kecamatan Belik) dengan Desa Karangmoncol (Kecamatan Randudongkal). Jembatan dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter tersebut saat ini memasuki tahap pengerjaan …

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x