Home » Berita » Ditengah Semarak HUT Pemalang dan Tanggap Darurat Bencana, Pemdes Taman Malah Didemo Warga

Ditengah Semarak HUT Pemalang dan Tanggap Darurat Bencana, Pemdes Taman Malah Didemo Warga

Alwi Assagaf 27 Jan 2026 77

Pemalang, Vokalpublika.com – Ditengah semarak perayaan HUT Pemalang ke-451 serta ditengah situasi bencana alam di wilayah bagian selatan dan timur Kabupaten Pemalang, Pemerintah Desa (Pemdes) Taman justru menjadi sorotan publik. Pasalnya warga masyarakat memprotes keras dampak penebangan pohon di area pemakaman desa yang dilakukan oleh pemdes setempat.

Merespons situasi tersebut, ratusan warga yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Taman Bersatu (ALAMASTU) menggelar aksi damai di Aula Kantor Kepala Desa Taman, Senin (26/1/2026).

Aksi damai tersebut memuat sejumlah tuntutan, meliputi pemulihan makam yang rusak, perbaikan akses jalan makam, penambahan penerangan, serta keterbukaan pengelolaan aset desa, termasuk sewa lahan bengkok. Warga menilai proses penebangan pohon belum melibatkan komunikasi menyeluruh bersama ahli waris makam sehingga memicu keresahan.

Baca juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap DPO Pelaku Curanmor Beraksi di 20 TKP di Surabaya

Kepala Desa Taman, Agus, menyampaikan bahwa kebijakan penebangan pohon didasari pertimbangan keselamatan serta pencegahan risiko. Sejumlah pohon berusia tua dinilai berpotensi tumbang dan membahayakan area makam maupun keselamatan warga sekitar.

“Pembahasan penebangan telah dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus Koperasi Merah Putih bersama BPD. Informasi juga diteruskan kepada kepala dusun agar ahli waris dapat melapor apabila ditemukan kerusakan,” ujar Agus.

Pemerintah Desa Taman telah melaksanakan pembersihan area makam pascapenebangan serta perbaikan penerangan. Anggaran yang digunakan meliputi Rp1 juta untuk penebangan pohon, Rp1,5 juta untuk pembersihan makam, dan Rp300 ribu untuk perbaikan lampu penerangan. Sisa anggaran direncanakan untuk pembangunan rabat beton jalan makam guna meningkatkan akses dan kenyamanan peziarah.

Baca juga:  Jusnarizal, Selaku DPC. LP2KP Periode Tahun 2025 s/d 2028, Siap Tumbuh, Dan Kembangkan Kepulauan Meranti.

Komitmen pemerintah desa mencakup penyelesaian perbaikan makam sebelum bulan Ramadan. Persoalan sewa lahan bengkok ditargetkan rampung menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Perwakilan ALAMASTU, Panggih, menegaskan bahwa masyarakat akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh komitmen tersebut. Kesepakatan antara warga dan pemerintah desa akan dituangkan melalui surat pernyataan resmi.

“Pengawalan akan terus berjalan sampai seluruh janji terealisasi. Pelanggaran terhadap kesepakatan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan bersama,” tegas Panggih.

Peristiwa ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa. Partisipasi aktif warga melalui ALAMASTU berperan penting mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional dan terbuka.

Baca juga:  Wabup Kepulauan Meranti dan Bea Cukai Bengkalis Perkuat Sinergi Kawasan Perbatasan

Dengan adanya komitmen pemerintah desa serta pengawasan publik berkelanjutan, warga berharap persoalan makam dan infrastruktur pendukung Desa Taman dapat diselesaikan secara menyeluruh tanpa memicu polemik lanjutan. (Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Pensiunan Pegawai BPN di Pemalang Diduga Jadi Calo Sertifikat Tanah, Tarif “Langit” Capai Puluhan Juta Cekik Warga

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan sertifikat tanah kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada keterlibatan sejumlah oknum pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga memanfaatkan sisa pengaruh dan koneksi “orang dalam” untuk mematok tarif pengurusan sertifikat hingga puluhan kali lipat dari biaya resmi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, SR …

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang. Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik …

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa …

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri

Redaksi

03 Feb 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa …

Soal Banjir Rendam Kota dan Kawasan City Walk, Andi Rustono Ketua Presidium Gunung Slamet: Jangan Menyalahkan Alam dan Tuhan, Ini Kinerja Buruk Pemkab Pemalang

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Menyoroti isu klasik dalam pembangunan kota: estetika vs fungsi. Andi Rustono selaku Ketua Presidium Gunung Slamet atau Aktivis Pemerhati Lingkungan, melontarkan kritik tajam mengenai ketiadaan drainase di kawasan City Walk Pemalang mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap perencanaan infrastruktur yang dianggap kurang matang. ​Akar Masalah kawasan yang dirancang sebagai pusat keramaian dan keindahan kota …

Di Musrenbang Pemalang, DPRD Semprot DPU Dinilai Tak Becus Atasi Banjir Akibat Buruknya Drainase dan Pendangkalan Sungai

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pemalang ini menunjukkan langkah krusial dalam menyusun skala prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Camat Pemalang, Danramil 01/Pemalang, Kapolsek Pemalang, Kepala Desa, Lurah, hingga anggota DPRD Dapil 1, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan. Kehadiran mereka menandakan adanya kolaborasi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x