Home » Berita » Bea Cukai Tutup Operasi Laut Terpadu Semester I 2025, Sita Sabu hingga Rokok Ilegal

Bea Cukai Tutup Operasi Laut Terpadu Semester I 2025, Sita Sabu hingga Rokok Ilegal

Redaksi 29 Jul 2025 162

Karimun,Vokalpublika.com- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai resmi menutup pelaksanaan Operasi Patroli Laut Terpadu Semester I Tahun 2025, yang terdiri dari Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea. Operasi yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 7 Juli 2025 ini mencatat capaian signifikan dalam penegakan hukum di perairan Indonesia.

Operasi ini menjadi bentuk konkret pengawasan maritim Bea Cukai demi melindungi negara dari potensi kerugian penerimaan dan menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal serta berbahaya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, menyebut keberhasilan operasi ini sebagai bukti nyata efektivitas patroli laut terpadu sebagai benteng ekonomi negara. “Keberhasilan operasi ini menjadi bukti konkret komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan sinergis,” ujarnya.

Hingga Juli 2025, Bea Cukai mencatat 14.657 penindakan secara nasional dengan total nilai barang mencapai Rp4,3 triliun. Dari jumlah tersebut, 252 kasus merupakan penindakan di laut. Dalam Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea, Bea Cukai mengerahkan 43 kapal patroli—terdiri dari fast patrol boat (FPB) 28 meter, FPB 38 meter, dan 15 speedboat—serta melibatkan 816 personel.

Baca juga:  Kepala Biro Vokalpublika.com Minta Penindakan Tegas Pelaku dan Pelanggan Wifi Ilegal di Pemalang

Dari operasi tersebut, tercatat 16 penegahan terhadap berbagai komoditas ilegal, seperti narkotika, pasir timah, rokok ilegal, produk hortikultura, pakaian bekas, senapan angin, dan bahan pokok. Tiga kasus besar menjadi sorotan nasional:
Pertama, penindakan 2 ton sabu di perairan Kepulauan Riau terhadap MV Sea Dragon Tarawa, hasil sinergi Bea Cukai, BNN, TNI AL, dan Polri. Penindakan ini diperkirakan menyelamatkan 51 juta jiwa dan mencegah kerugian biaya rehabilitasi negara sebesar Rp15 triliun.
Kedua, penindakan 49,9 ton pasir timah ilegal yang diangkut KM Budi di perairan Pulau Pengibu, yang diduga akan diekspor ke Malaysia.
Ketiga, penyitaan 51,2 juta batang rokok ilegal yang dibawa KM Harapan Indah 99 di Perairan Riau.

Khusus di wilayah barat, terutama Perairan Timur Sumatera, data menunjukkan tingginya kerawanan penyelundupan. Bea Cukai mengungkap tiga kasus besar pasir timah dengan total 2.696 karung (95,25 ton), yang ditangkap pada 10 dan 13 Mei 2025 di perairan Pulau Pengibu, Pulau Numbing, dan Tanjung Bayung. Seluruhnya kini telah selesai dalam proses penyidikan.

Baca juga:  Pemkab Meranti dan TNI AL Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah

Selain itu, empat kasus pengangkutan tanpa dokumen sah berupa beras sebanyak 27.090 karung (714,25 ton) dan gula 396 karung (19,8 ton) berhasil digagalkan di perairan Selat Pengelap, Karas Kecil, Pulau Cempa, dan Pulau Dempo. Barang-barang tersebut diduga akan dikirim ke daratan Sumatra, dan kini telah ditangani bersama Badan Karantina.

Untuk penyelundupan rokok ilegal, sebanyak 75,1 juta batang berhasil ditegah dalam tiga operasi terpisah di Perairan Riau, Pulau Burung, dan Bagan Siapi-Api antara 21 Juni hingga 4 Juli 2025. Barang-barang tersebut diangkut menggunakan kapal cepat (high speed craft) yang masing-masing dilengkapi tujuh mesin berkekuatan tinggi. Semua kasus telah ditetapkan sebagai barang milik negara.

Dalam operasi yang sama, juga disita 627 koli produk tekstil dari KLM 96 Jaya pada 21 Mei 2025, yang saat ini telah resmi menjadi barang dikuasai negara.

Djaka menegaskan seluruh barang hasil penindakan akan ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel, termasuk melalui proses pemusnahan. “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Satuan Tugas Patroli Laut Bea Cukai beserta TNI, Polri, dan seluruh instansi yang mendukung operasi ini,” katanya.

Baca juga:  Anev Sitkamtibmas Semester I Tahun 2025, Kapolda Jatim Tekankan Keamanan sebagai Investasi Masa Depan

Sebagai langkah lanjutan, Bea Cukai mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Penyelundupan sejak awal Juli 2025. Satgas ini memperkuat strategi nasional menghadapi kejahatan penyelundupan lintas wilayah, melalui pendekatan kolaboratif antarlembaga.

Sejak dibentuk, Satgas tersebut telah mencatat 1.645 penindakan, termasuk penggagalan penyelundupan 23 juta batang rokok ilegal di Perairan Pulau Pendamaran, Bagan Siapi-api.

“Pembentukan Satgas ini adalah bentuk komitmen kami menjaga wilayah kedaulatan maritim Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Djaka. Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan pengawasan ini ditujukan untuk mengamankan penerimaan negara, menutup kebocoran fiskal, serta mendukung pencapaian program strategis nasional dan visi Presiden yang tertuang dalam Asta Cita

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Polres Nganjuk Hadiri Tasyakuran, Komitmen Dukung Pemugaran Makam dan Museum Marsinah

Redaksi

24 Apr 2026

Nganjuk, vokalpublika.com- Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menghadiri kegiatan tasyakuran dan selamatan pembangunan rumah singgah serta monumen Pahlawan Nasional Marsinah yang digelar Forkopimda bersama Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) di TPU Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut merupakan bentuk syukur menjelang …

Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo Resmi Bebas Bersyarat

Alwi Assagaf

24 Apr 2026

TEGAL, Vokalpublika – Mantan Bupati Pemalang periode 2021-2022, Mukti Agung Wibowo, resmi menghirup udara bebas pada Jumat (24/4/2026). Agung dinyatakan bebas bersyarat setelah menyelesaikan sebagian besar masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang. Dikutip Puskapik.com, ​Agung keluar dari jeruji besi usai menjalani masa pidana selama kurang lebih 3 tahun 8 bulan. Pembebasan bersyarat …

Menteri LH Tegaskan: Pemilahan Sampah Wajib 100% di Tingkat Kelurahan

Redaksi

24 Apr 2026

Jakarta Utara, vokalpublika.com— Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa transformasi pengelolaan sampah nasional harus dimulai dari tingkat paling dasar, yakni kelurahan. Penegasan tersebut disampaikan dalam deklarasi Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, sebagai wilayah dengan target 100 persen pemilahan sampah dari sumber.Menurut Menteri Hanif, pemilahan sampah bukan lagi sekadar …

Agus Feriyanto: Sinergi Relawan Jadi Ujung Tombak, SPPG Mahira Taman Pemalang Pastikan Pemenuhan Gizi Anak Berjalan Optimal

Alwi Assagaf

24 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Taman, Pemalang, terus berkomitmen dalam menyediakan asupan nutrisi berkualitas bagi generasi muda. Melalui program “Menu Hari Ini”, SPPG Mahira 1 menyajikan paket makanan bergizi seimbang yang dirancang khusus untuk memenuhi standar kesehatan anak. ​Agus Feriyanto, selalu mitra menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dedikasi …

Solidaritas Tanpa Batas: Konsistensi 234SC Pemalang dalam Aksi Jumat Berkah

Alwi Assagaf

24 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Ormas 234SC DPC Kabupaten Pemalang kembali menegaskan komitmen sosialnya melalui agenda rutin “Jumat Berkah”. Pada Jumat (24/4/2026), organisasi ini menyalurkan bantuan logistik berupa ratusan paket pangan kepada masyarakat di kawasan Pasar Lowak, Pemalang. ​Dipimpin oleh perwakilan bidang Hankam, Bung Munoh dan Bung Cempe, sebanyak 150 nasi kotak didistribusikan langsung kepada warga yang …

​Uji Kesiapsiagaan: Pangdam IV/Diponegoro Sambut Kunjungan Menhan dan Pimpinan TNI di Semarang

Alwi Assagaf

24 Apr 2026

SEMARANG, Vokalpublika.com – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lanumad Ahmad Yani, Kamis (23/4/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung Latihan Operasi Laut Gabungan TA 2026 di Pulau Gundul, Kepulauan Karimunjawa. ​Agenda utama kunjungan adalah …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x