Home » Berita » AS Bom Situs Nuklir Iran, Dunia Bereaksi: Rusia, China, dan Korut Diprediksi Tak Akan Tinggal Diam

AS Bom Situs Nuklir Iran, Dunia Bereaksi: Rusia, China, dan Korut Diprediksi Tak Akan Tinggal Diam

admin 22 Jun 2025 212

Karimun, vokalpublika.com — Ketegangan geopolitik dunia kembali memuncak setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke sejumlah situs nuklir Iran. Serangan ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik lebih luas yang melibatkan kekuatan besar dunia seperti Rusia, China, dan Korea Utara.

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Serangan tersebut dilancarkan pada Jumat malam waktu setempat (21/6), menargetkan fasilitas nuklir utama Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Pentagon menyebut bahwa serangan dilakukan dengan “presisi tinggi” menggunakan pesawat siluman B-2 serta rudal jelajah Tomahawk yang diluncurkan dari kapal perang AS di Teluk Persia.

Presiden AS Donald Trump dalam pernyataannya menyebut operasi militer ini sebagai “keputusan penting demi menjaga keamanan global”. Ia menyatakan, “Situs-situs nuklir Iran kini telah dihancurkan secara total. Ini adalah langkah tegas untuk mencegah proliferasi nuklir yang membahayakan dunia,” ujarnya seperti dilansir Reuters, Sabtu (22/6).

Reaksi Dunia InternasionalSerangan ini langsung memicu gelombang reaksi keras dari berbagai negara. Rusia, salah satu sekutu dekat Iran, menganggap serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan yang dapat memicu eskalasi konflik regional bahkan global.

“Setiap penggunaan senjata nuklir taktis oleh Amerika Serikat, jika benar terjadi, akan menjadi tindakan berbahaya dan katastrofik,” tegas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dikutip dari kantor berita TASS.

China juga menyuarakan keprihatinannya. Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Beijing menyebut serangan ini dapat “mengganggu stabilitas kawasan dan mendorong peningkatan tensi global”.

“Kami mendesak semua pihak menahan diri dan menghindari tindakan sepihak yang dapat memperkeruh situasi di Timur Tengah,” tulis pernyataan tersebut yang dimuat dalam laman resmi pemerintah China.

Sementara itu, meski belum ada pernyataan langsung dari Korea Utara, sejumlah analis memperkirakan Pyongyang akan memberikan dukungan penuh terhadap Iran. Hal ini dinilai sebagai bagian dari solidaritas negara-negara anti-Barat.

Baca juga:  Ketua Umum PWMOI Akan Melantik Pengurus PWMOI Kepri dan DPD Se-Kepri di Batam pada 9 Mei 2026, Jadi Momentum Penguatan Media Online Profesional

“Korut kemungkinan besar akan mengecam serangan ini dan mempererat aliansi strategisnya dengan Iran, Rusia, dan China,” ungkap pakar hubungan internasional Universitas Yonsei, Prof. Kim Seung-ho, kepada The Korea Times.

Iran Siap MembalasPemerintah Iran sendiri tidak tinggal diam. Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam pernyataan tegas menyebut serangan itu sebagai “aksi agresi brutal” dan berjanji akan melakukan pembalasan.

“Darah rakyat Iran tidak akan tumpah sia-sia. Amerika dan sekutunya akan menanggung akibat dari tindakan provokatif ini,” kata Raisi dalam pidato yang disiarkan oleh stasiun televisi nasional IRINN.

Militer Iran dilaporkan telah meningkatkan status siaga di sepanjang perbatasan, termasuk menggerakkan pasukan dan sistem pertahanan udara. Sementara itu, Kelompok milisi pro-Iran di Lebanon dan Yaman, seperti Hizbullah dan Houthi, juga dilaporkan mulai memobilisasi kekuatan mereka.

Baca juga:  Sampah Menumpuk, Pemerintah Ambil Alih Pengangkutan Setelah Pihak Ketiga Mogok!

Ancaman Global dan Krisis EnergiSerangan ini juga berdampak langsung terhadap pasar global. Harga minyak mentah dunia melonjak hingga 9 persen hanya dalam satu malam. Analis energi memperkirakan potensi gangguan di Selat Hormuz jalur vital perdagangan minyak dunia jika Iran memutuskan menutup aksesnya sebagai bentuk balasan.

“Jika Iran memblokir Selat Hormuz, kita akan melihat lonjakan harga minyak yang bisa memicu krisis energi global,” kata analis ekonomi senior dari JP Morgan, Lisa Cheng, kepada Bloomberg.

Situasi saat ini menunjukkan tanda-tanda eskalasi yang serius. Dunia menanti apakah akan ada intervensi diplomatik dari negara-negara besar atau justru peningkatan konfrontasi militer yang bisa membuka babak baru konflik global.

Baca juga:  Menuju Kebangkitan, Manager Baru PSIP Pemalang, Sukarno Siap Juarakan Laskar Benowo di Liga 4 Jateng

Serangan AS ke situs nuklir Iran tak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, namun juga dapat merusak keseimbangan geopolitik internasional. Dalam situasi seperti ini, upaya deeskalasi dan diplomasi menjadi kunci untuk mencegah tragedi yang lebih besar.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Related post
Disambut Tradisi Minang, Oesman Sapta Odang Resmi Kukuhkan Pengurus Gebu Minang Jabar 2026–2031

Redaksi

30 May 2026

Bandung, vokalpublika.com- Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Provinsi Jawa Barat resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gebu Minang Jawa Barat Periode 2026-2031 berlangsung khidmat di Aula Balai Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 …

PD Pasar Sidikalang Tetap Humanis dan Konsisten Menata Pasar Meski Kerap Dapat Kritik Tajam

Clara T S

30 May 2026

SIDIKALANG -vokalpublika.comKomitmen Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi dalam mewujudkan kawasan pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman terus ditunjukkan secara konsisten. Meski tidak jarang mendapat kritik bahkan hujatan dari berbagai pihak, jajaran PD Pasar tetap bekerja dengan pendekatan humanis demi mewujudkan tata kelola pasar yang lebih baik sesuai harapan masyarakat dan visi pembangunan daerah. …

Prioritaskan Kualitas, PT Praba Mas Hill dan DPU Semarang Kolaborasi Revitalisasi Jembatan Simongan

Alwi Assagaf

30 May 2026

SEMARANG, Vokalpublika.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang bersama PT Praba Mas Hill resmi memulai pembongkaran jembatan di Jalan Simongan sejak 20 Mei 2026 lalu. Langkah ini merupakan tahap awal dari proyek revitalisasi untuk menghadirkan infrastruktur jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan sesuai kebutuhan volume kendaraan saat ini. FIFA World Cup 2026 Pesta …

Wujudkan Lingkungan Kerja Asri, Kecamatan Pemalang Budayakan Gerakan Jumat Bersih

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang kembali menggelar kegiatan “Jumat Bersih” sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja pada Jumat (29/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – 19 Juli 2026 Aksi gotong royong …

Tingkatkan Kualitas Aparatur, Kecamatan Pemalang Gelar Sosialisasi Individual Development Plan (IDP)

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya mendongkrak kompetensi dan mutu kinerja aparatur sipil, Pemerintah Kecamatan Pemalang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Individual Development Plan (IDP) atau Rencana Pembangunan Individu pada Jumat (29/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – …

Abaikan Keamanan Pangan, BGN Bekukan Aliran Dana 11 SPPG di Pemalang

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pemalang. Langkah krusial ini dipicu oleh pelanggaran berat standar saniter, yakni ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai di belasan dapur produksi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. FIFA World Cup 2026 …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x