Home » Advertorial » Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Clara T S 16 Dec 2025 249

Advertisement
ADVERTISEMENT

Oleh: Ari Astiny Abdiya

Bencana bukan hanya soal air bah yang datang tiba-tiba, rumah yang hanyut, atau nyawa yang hilang dalam sekejap. Bencana juga tentang kehidupan yang pelan-pelan runtuh setelahnya—saat perhatian mereda, bantuan berhenti, dan negara mulai menganggap situasi telah “normal”.

Perlu ditegaskan sejak awal: ini bukan keluhan karena tidak bersyukur. Bukan pula soal mengeluh gas dan listrik. Apalagi adu nasib dengan kalimat-kalimat simplistik seperti, “Masih mending bisa masak pakai berondolan,” atau “Masih enak ada genset.”
Bukan itu konteksnya.

Ini adalah kritik dan saran atas penanganan pascabencana—khususnya terhadap kelompok masyarakat yang terdampak tidak langsung, namun kehilangan sumber penghidupan.

Gas bukan sekadar urusan dapur rumah tangga. Bagi ribuan pelaku UMKM, pedagang makanan, dan usaha kecil, gas adalah nyawa ekonomi. Ketika distribusi gas tersendat tanpa solusi cepat, yang terjadi bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan penutupan usaha. Warung-warung tutup, penghasilan hilang, dan keluarga kehilangan sumber nafkah. Mereka tidak mati karena banjir, tidak pula kelaparan hari ini—tetapi mereka sekarat perlahan secara ekonomi.

Baca juga:  Tajimalela FA U-14 Harumkan Nama Kota Bekasi, Raih Juara Singa Cup 2025 di Singapura

Hal yang sama terjadi pada listrik dan jaringan internet. Dalam realitas hari ini, listrik dan koneksi bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar produktif. Banyak orang bekerja secara daring, mengikuti ujian, tes, atau menggantungkan penghasilan dari jejaring digital. Ketika listrik padam dan jaringan terputus berhari-hari, mereka kehilangan kesempatan, kehilangan pendapatan, dan kehilangan masa depan jangka pendek. Tidak semua orang mampu membeli genset atau layanan internet alternatif. Dan ironisnya, mereka tidak tercatat sebagai korban karena tidak masuk kategori “terdampak langsung”.

Baca juga:  Bupati Dairi Bahas Kerja Sama Peningkatan SDM dengan Universitas Terbuka

Inilah problem besar penanganan bencana kita: definisi korban yang terlalu sempit. Bantuan sering kali fokus pada dampak fisik yang kasatmata, sementara dampak sosial-ekonomi yang tidak langsung luput dari perhatian. Padahal, tidak ada yang benar-benar baik-baik saja pascabencana—baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Keresahan ini bukan hujatan. Bukan pula provokasi. Ini adalah suara warga yang masih percaya bahwa kritik yang beradab adalah bagian dari kepedulian. Keluhan yang disampaikan dengan etika bukan tanda ketidaksyukuran, melainkan bentuk tanggung jawab sosial agar penanganan bencana lebih adil dan menyeluruh.

Jika ada pihak yang patut dipertanyakan rasa syukurnya, bukanlah mereka yang kehilangan penghasilan dan bertahan hidup dari hari ke hari. Melainkan mereka yang tetap kenyang—bukan oleh sepiring nasi, tetapi oleh kayu-kayu gelondongan, emas-emas, dan tanah-tanah yang terus dieksploitasi, bahkan ketika bencana masih menyisakan luka.

Baca juga:  Kyai Timbul Purnomo Pengasuh Pon-Pes Printis Komariyah : Upaya Pemkab Tanggulangi Prostitusi dan Peredaran Mihol Bak Seperti 'Jauh Panggang Dari Api'

Pascabencana seharusnya menjadi momentum evaluasi, bukan sekadar seremonial empati. Negara dan seluruh pemangku kepentingan perlu memperluas cara pandang: bahwa korban bencana bukan hanya mereka yang tersapu air, tetapi juga mereka yang kehilangan daya hidup setelah air surut.

Karena bencana tidak selalu membunuh dengan cepat.
Sebagian membunuh perlahan—dalam diam.

(Jeritan suara hati seorang ibu;Ari astiny,Abdiya)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Semipro 2026 Resmi di Tutup Walikota Probolinggo, “10 hari 10 tema, 10 Pengalaman Berbeda”.

Redaksi

14 Jul 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Rangkaian Seminggu di Probolinggo Semipro 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Probolinggo dr H Aminuddin, Minggu 12 juli 2026 malam di Stadion Bayuangga, dengan tema Linggo Lungguh, Duduk Bersama, Bangkit Bersama, penutupan berlangsung meriah, dan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati kawasan stadion hingga malam terakhir penyelenggaraan. ADVERTISEMENT Acara penutupan diawali dengan penampilan fashion show para …

Perkuat Kolaborasi Pembangunan Desa, Bupati Bojonegoro Sambut 200 Mahasiswa Unair untuk KKN

Redaksi

13 Jul 2026

BOJONEGORO,vokalpublika.com– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut kedatangan 200 mahasiswa dari Universitas Airlangga yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 20 desa yang tersebar di Kecamatan Kanor dan Kecamatan Sumberrejo. ADVERTISEMENT Penyambutan dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas …

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Redaksi

13 Jul 2026

Kota Bekasi,vokalpublika.com– Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi pada Senin (13/7/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini menandai dimulainya tahun ajaran baru sekaligus menjadi awal bagi para peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta budaya belajar yang positif. MPLS Ramah di …

Peletakan Batu Pertama SMKN 13 Batam, Amsakar: Pendidikan Kunci Masa Depan SDM Batam

Redaksi

13 Jul 2026

BATAM, vokalpublika.com– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 13 Batam di Bengkong Pertiwi RW 13, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026). ADVERTISEMENT Prosesi peletakan batu pertama dilakukan bersama Ansar Ahmad dan disaksikan sejumlah pejabat daerah, kepala OPD, Camat Bengkong, serta tokoh masyarakat …

Berani Bergerak di Tengah Keterbatasan, Tiga Direktur PD Pasar Dairi Terus Tata Pasar Sidikalang Menuju Pasar Modern dan Tertib

Clara T S

12 Jul 2026

DAIRI – vokalpublika comDi saat banyak pihak menunggu perubahan, tiga pimpinan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi justru memilih turun langsung ke lapangan. Tanpa didampingi tim gabungan, mereka tetap melakukan penertiban di Pasar Sidikalang pada Sabtu (11/7/2026), membuktikan bahwa semangat membangun tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan. ADVERTISEMENT Adalah Direktur Utama Lumpin Pangaribuan, Direktur Operasional …

Sering Terjadi Kecelakaan, Bupati Dairi Minta Pemerintah Pusat Bertindak Benahi Infrastruktur Jalan Nasional

Clara T S

11 Jul 2026

JAKARTA –vokalpublika.comMaraknya kecelakaan berulang yang menelan korban jiwa di ruas jalan nasional sepanjang sekitar 14 kilometer di Kabupaten Dairi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mendesak pemerintah pusat segera membenahi infrastruktur jalan demi meningkatkan keselamatan masyarakat. ADVERTISEMENT Bupati Dairi Vickner Sinaga didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Untung Roy Nahampun menyampaikan langsung persoalan tersebut dalam audiensi dengan Kementerian …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x