Home » Berita » Bahaya Mengintai! Proyek Jl. Ambon Gelap Gulita Tanpa Pengamanan, Pengendara Protes Pelaksanaan Tak Sesuai Aturan

Bahaya Mengintai! Proyek Jl. Ambon Gelap Gulita Tanpa Pengamanan, Pengendara Protes Pelaksanaan Tak Sesuai Aturan

Redaksi 08 Dec 2025 271

Tangerang Selatan, 8 Desember 2025 — Sebuah proyek pembangunan trotoar dan drainase di Jl. Ambon, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, menuai sorotan tajam dari para pengendara yang melintas. Proyek yang dikerjakan tanpa papan informasi, tanpa rambu keselamatan, dan tanpa pengamanan memadai ini dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika kawasan tersebut minim penerangan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa material proyek diletakkan begitu saja di badan jalan. Tidak tampak adanya lampu peringatan, pagar pengaman, safety cone, rambu pengalih arus, maupun petugas pengaturan lalu lintas. Kondisi ini diperparah dengan gelapnya jalan pada malam hari, sehingga pengendara sulit melihat tumpukan material atau lubang galian.

Pengendara Resah: “Malam-Malam, Jalan Gelap, Material Berserakan — Sangat Berbahaya!”

Sejumlah pengendara yang melintas mengungkapkan keresahan mereka. Salah seorang pengendara motor menuturkan kepada wartawan:

“Kalau siang masih kelihatan. Tapi malam? Bahaya sekali. Jalan di sini gelap, minim lampu, dan material proyek dibiarkan berserakan. Bisa-bisa motor langsung menabrak.” ujarnya.

Pengamatan lebih dekat memperlihatkan galian terbuka tanpa pembatas, material seperti paving block dan beton menutupi sebagian badan jalan, sementara jalur kendaraan menyempit sehingga pengendara harus bergantian melintas.

Baca juga:  Pilkades Samong 2026: Camat Ulujami Tekankan Netralitas Panitia dan Persatuan Warga

Pengendara lainnya menambahkan:

“Kalau ada yang tidak tahu kondisi jalan, apalagi pendatang, bisa langsung menabrak tumpukan material atau masuk galian. Ini sangat rawan kecelakaan.”

Diduga Langgar Sejumlah Regulasi, Aktivis Soroti Minimnya Kepatuhan Keselamatan

Sorotan tajam juga datang dari kalangan pemerhati publik. Salah satu tokoh lembaga swadaya masyarakat, Bung Toni, menegaskan bahwa kewajiban keselamatan kerja dalam proyek konstruksi seharusnya tidak bisa ditawar-tawar.

“Aturannya jelas. Setiap pekerjaan konstruksi wajib menerapkan standar keselamatan publik. Ada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Permen PUPR Nomor 05/PRT/M/2014 tentang SMK3 Konstruksi, PP Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, serta UU KIP terkait kewajiban memasang papan informasi proyek. Semua ini harus dipatuhi.” tegasnya.

Menurutnya, ketiadaan papan proyek dan minimnya pengamanan berpotensi melanggar regulasi sekaligus membuka risiko kecelakaan serius di ruang publik.

Baca juga:  Demo (BNUI) di Kanwil BPN Sulut, Massa Tuntut Koreksi Pembayaran, atas Pengadaan Tanah di Ruas Jalan SBY

Konfirmasi Sulit: Pekerja Menghindar, Kontraktor Belum Beri Jawaban

Ketika wartawan mencoba meminta keterangan dari pekerja di lapangan, mereka enggan berbicara dan memilih menghindar. Hingga berita ini dirilis, pihak kontraktor maupun Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan belum memberikan klarifikasi resmi terkait:

alasan tidak adanya papan proyek,

ketiadaan perlengkapan keselamatan,

tidak adanya rambu atau lampu peringatan di area pekerjaan,

serta penataan material yang mengganggu arus lalu lintas.

Kondisi ini semakin menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi proyek, nilai anggaran, waktu pelaksanaan, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan konstruksi.

Pengendara Mendesak: “Segera Amankan Area! Jangan Tunggu Ada Korban!”

Para pengguna jalan berharap pemerintah kota dan pelaksana proyek bergerak cepat memperbaiki situasi. Pengendara meminta agar:

Baca juga:  GMBI Temukan Dugaan Proyek Asal Jadi hingga Alamat Kantor Pemenang Tender Fiktif di Pesibar

rambu keselamatan dipasang lengkap,

lampu peringatan malam hari dihadirkan,

material proyek ditata sesuai standar,

pagar pengaman dan pembatas galian dipasang,

jalur kendaraan dibuat aman selama pekerjaan berlangsung.

Mereka menilai penataan yang baik bukan hanya kewajiban kontraktor, namun juga bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan publik.

Catatan Redaksi

Pemberitaan ini disusun berdasarkan pantauan lapangan, wawancara, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Redaksi menyampaikan bahwa berita ini bersifat berimbang, dan memberikan hak jawab kepada seluruh pihak terkait, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Ruangan klarifikasi tetap terbuka bagi pihak kontraktor, Dinas PU, maupun instansi lain yang berkepentingan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x