Home » Berita » Pencak Silat Bangkit di Jantung Ibu Kota 48 Perguruan Tradisi Rebut Piala Menteri di Festival PETIRA 2025

Pencak Silat Bangkit di Jantung Ibu Kota 48 Perguruan Tradisi Rebut Piala Menteri di Festival PETIRA 2025

Redaksi 09 Nov 2025 125

Jakarta – vokalpublika.com
Dentum kendang, teriakan semangat pesilat, dan irama jurus yang gagah berwibawa akan kembali menggema di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan, pada 15–16 November 2025. Sebanyak 48 perguruan dan sanggar Pencak Silat tradisi dari Jabodetabek, Banten, hingga Sukabumi akan bersatu dalam Festival Pencak Silat Tradisi se–Jabodetabek 2025 memperebutkan Piala Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.

Festival yang digagas oleh Pesilat Tradisi Indonesia Raya (PETIRA) ini mengusung tema “Pencak Silat Tradisi, Merajut Budaya Nusantara, Berbalut Bhinneka Tunggal Ika” — sebuah perayaan yang tidak sekadar mempertontonkan jurus dan kekuatan, tetapi juga menghidupkan kembali ruh kebersamaan dan jati diri bangsa.

“ Kami ingin menghidupkan kembali semangat persaudaraan, nasionalisme, dan kebanggaan terhadap budaya bangsa melalui Pencak Silat tradisi. Ini bukan hanya olahraga, tetapi ekspresi seni, etika, dan karakter bangsa Indonesia,” ujar Refly Cahyadi (Tephy Condet), Ketua Panitia Festival, dalam keteranganya Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan ini berlandaskan pada UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, serta PP Nomor 87 Tahun 2021 tentang Pelindungan dan Pengembangan Kebudayaan Nasional.

Baca juga:  Putin: Serangan terhadap Iran Tidak Berdasar, Rusia Siap Bantu Rakyat Iran

Festival ini memiliki empat tujuan utama, yakni melestarikan nilai-nilai luhur Pencak Silat sebagai warisan budaya takbenda bangsa Indonesia; mengasah harmoni Wiraga, Wirasa, dan Wirama sebagai filosofi keindahan dan kekuatan pesilat; memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika antar daerah dan lintas perguruan; serta mendorong regenerasi pesilat muda agar tradisi tidak hilang ditelan zaman.

Sebanyak 48 perguruan Pencak Silat telah mengonfirmasi keikutsertaan, di antaranya PPS Macan Siliwangi, PPS Cingkrik Kembang Cagak, Padepokan Panglipur Cakra Sejati (Banten), PPS Sang Maung Bodas (Sukabumi), Beksi Kampung Setu Ciganjur, dan banyak lainnya. Kehadiran puluhan perguruan ini menjadi simbol keberagaman dan kekuatan budaya lokal yang berpadu dalam satu wadah: persaudaraan, sportivitas, dan pelestarian tradisi.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi momentum menyatukan identitas bangsa melalui gerak dan jiwa silat tradisi,” ujar Narwan Riyadi, Sekretaris Panitia Festival.

Baca juga:  Hari Kedelapan Operasi Patuh Siginjai 2025, Puluhan Kendaraan Ditindak Sat Lantas Polres Kerinci

Selain kompetisi, festival ini juga akan diwarnai bazar UMKM budaya, yang menampilkan produk-produk lokal bernuansa tradisional. Mulai dari kuliner khas Nusantara, busana silat, kerajinan tangan, hingga produk herbal karya pelaku Jakpreneur. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk menyatukan pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Kepala Museum Satria Mandala sekaligus Pembina I Festival, Letkol AU Adm. Dr. Saparudin Barus, S.T., M.M., menegaskan bahwa Pencak Silat merupakan cerminan karakter bangsa yang sopan, tangguh, dan berjiwa ksatria.

“Pencak Silat bukan sekadar bela diri. Ia adalah pendidikan moral dan spiritual. Geraknya mengandung filosofi, dan etikanya menanamkan kehormatan,” tutur Saparudin.

Sementara Syarif Hidayatuloh, Pembina II Panitia Penyelenggara, menambahkan bahwa nilai-nilai luhur Pencak Silat perlu terus dihidupkan di tengah modernisasi. “Melalui festival ini kita tanamkan kembali bahwa Pencak Silat adalah sarana membangun karakter, menjaga harmoni, dan mempererat kebinekaan,” ujarnya.

PETIRA berharap Festival Pencak Silat Tradisi 2025 dapat menjadi agenda budaya tahunan berskala nasional, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran dan kebanggaan bagi generasi muda.

Baca juga:  Terkendala Anggaran, Dapur SPPG Sukamanah di Kecamatan Sukaratu Tak Salurkan Makanan Bergizi Gratis Selama 10 Hari

“Kami ingin menjadikan festival ini panggung regenerasi budaya bangsa — tempat di mana nilai hormat, jujur, dan rendah hati dihidupkan kembali,” kata Refly Cahyadi.

Informasi kegiatan:
Tanggal: Sabtu–Minggu, 15–16 November 2025
Tempat: Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan
Kontak Panitia:
Refly Cahyadi (Ketua): 0881 0247 49000
Narwan Riyadi (Sekretaris): 0878 8010 7700

Dengan semangat persatuan dan dedikasi terhadap budaya, Festival Pencak Silat Tradisi se–Jabodetabek 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan bahwa Pencak Silat bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi identitas masa depan bangsa. Dari jurus ke jurus, dari gerak ke jiwa, di sinilah roh Nusantara kembali menari di panggung kehormatan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
OSO Resmi Buka Bimteknas Partai Hanura di Pontianak

Redaksi

02 May 2026

Batam, vokalpublika.com- Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), secara resmi membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi anggota DPRD Fraksi Hanura se-Indonesia di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat, 1 Mei 2026 malam.Momentum pembukaan ini ditandai dengan tabuhan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza …

Di Hari Hardiknas, Delphi Masdiana Ujung Serahkan Surat Hibah Tanah untuk Pendidikan di Kalang Simbara

Clara T S

02 May 2026

DAIRI/vokalpublika.comMomentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Dairi menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang. Di sela-sela pelaksanaan upacara Hardiknas yang digelar di SMP Negeri 4 Sidikalang, Delphi Masdiana Ujung secara langsung menyerahkan surat hibah sebidang tanah kepada Bupati Dairi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sektor pendidikan. Penyerahan surat …

​Aksi May Day Jateng: Desak Pencabutan Omnibus Law dan Evaluasi Kebijakan “Ngopeni”

Alwi Assagaf

02 May 2026

SEMARANG, Vokalpublika.com – Ribuan massa yang terdiri dari berbagai organisasi buruh dan elemen mahasiswa memadati depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026). Aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) ini ditujukan untuk mendesak pemerintah melakukan reformasi kebijakan ketenagakerjaan.​Dalam orasinya, massa gabungan menuntut revisi terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang dinilai merugikan pekerja. Poin …

KWSB Jalin Kolaborasi dengan DPRD Sumbar, Dorong Program Digitalisasi hingga Keterbukaan Informasi

Redaksi

02 May 2026

Padang, Vokalpublika.com – Kolaborasi Wartawan Sumatera Barat (KWSB) terus memperluas jejaring komunikasi dengan para pemangku kebijakan di daerah. Setelah sebelumnya beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, KWSB kembali melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Iqra Chissa Putra, pada Kamis (30/4/2026). Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan …

DPC KSPSI Kota Probolinggo Gelar Tasyakuran Hari Buruh Sedunia MayDay 2026, Satu Tekad Wujudkan Kesejahteraan.

Redaksi

02 May 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Hari Buruh Sedunia MayDay 2026 yang digelar oleh SPSI Kota Probolinggo, mengusung tema Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama. Kegiatan yang digelar di Kantor DPC KSPSI ini berlangsung sederhana namun sarat makna, menjadi ruang temu yang teduh antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, Jum’at 1 Mei 2026 sore. Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Probolinggo dr …

AABB Tegaskan Pelengseran Kepala Daerah di Luar Prosedur Hukum Ilegal dan Berpotensi pidana

Redaksi

01 May 2026

BANYUWANGI, vokalpublika.com- Advokat Banyuwangi Bersatu (AABB) menyampaikan pernyataan sikap tegas menyikapi meningkatnya eskalasi aksi massa yang menuntut pengunduran diri Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi. AABB menilai, upaya pelengseran kepala daerah tanpa melalui mekanisme hukum yang sah merupakan tindakan inkonstitusional dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, baik pidana maupun perdata. Pernyataan sikap tersebut dibacakan oleh perwakilan AABB, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x