Home » Berita » Tujuh Bulan Bungkam, Sufmi Dasco Ahmad Didesak Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Judi Kamboja

Tujuh Bulan Bungkam, Sufmi Dasco Ahmad Didesak Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Judi Kamboja

Redaksi 03 Nov 2025 295

VokalPublika.com | Jakarta – Sudah tujuh bulan berlalu sejak Majalah Tempo merilis laporan investigatif berjudul “Pengusaha dan Politikus Pengendali Judi Online di Kamboja” (6 April 2025). Dalam laporan tersebut, nama Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI sekaligus tokoh penting Partai Gerindra, disebut-sebut terkait jaringan bisnis kasino Golden Princess Hotel & Casino di Bavet City, Kamboja.

Namun hingga kini, Dasco tetap bungkam. Tak ada bantahan resmi, tak ada klarifikasi publik.
Sikap diam itu kini menjadi bahan perbincangan luas, bahkan disebut sebagai “bom waktu” yang bisa mengguncang fondasi moral partai penguasa.

“Diamnya bukan strategi cerdas, tapi gejala feodalisme elite. Wakil rakyat yang diam ketika rakyat disiksa di Kamboja adalah pengkhianat demokrasi,” tegas Wanda Assyura, Ketua Pemuda Aceh-Jakarta, dalam pernyataannya, Minggu (2/11/2025).

Wanda yang juga dikenal sebagai aktivis antikorupsi menilai, seorang pejabat publik memiliki tanggung jawab moral untuk menjelaskan tuduhan sebesar itu di hadapan rakyat.
“Sebagai pendukung Prabowo, saya khawatir Dasco jadi batu sandungan moral. Gerindra harus bersih. Kalau tidak, kepercayaan publik bisa runtuh,” tambahnya.

Baca juga:  Harga Sayur Mayur, dan Cabe Anjlok di Kabupaten Aceh Tengah

Laporan Tempo dan Jejak Bisnis di Kamboja

Dalam laporan Tempo, disebutkan bahwa nama Dasco muncul dalam dokumen perusahaan yang berafiliasi dengan jaringan kasino di Kamboja.
Perusahaan tersebut juga dikaitkan dengan praktik online scam, perdagangan orang, dan eksploitasi ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang dijadikan pekerja ilegal di kompleks serupa.

Tempo mengaku sudah berupaya meminta tanggapan Dasco sebelum berita terbit, namun semua permintaan wawancara, pesan, dan surat resmi tidak direspons.
Sejumlah kader Gerindra kemudian menyebut laporan itu sebagai “fitnah politik menjelang konsolidasi kabinet”.
Namun, dokumen perusahaan yang bocor tetap memperlihatkan nama Dasco di antara pemegang afiliasi bisnis.

Tagar #DascoBukaSuara Menggema

Seiring bungkamnya sang politisi, tagar #DascoBukaSuara kini ramai di media sosial.
Sejumlah aktivis mendesak PPATK melakukan audit transaksi lintas negara dan KPK memeriksa laporan harta kekayaan Dasco (LHKPN).
Video viral yang menunjukkan penyiksaan WNI di kompleks judi Bavet City turut memicu kemarahan publik dan menambah tekanan terhadap Dasco serta partainya.

Baca juga:  Pro Kontra Soal Prostitusi! Kasatpol PP Pemalang : Kami Tidak Gegabah Atau Menghakimi Pelanggar Yang Terjaring Razia Sebelum Melakukan Pemeriksaan

“Satgas Judi Online akan kehilangan wibawa jika aparatnya menyentuh publik tapi tidak menyentuh elite,” sindir Wanda.

Sumber internal PPATK membenarkan adanya permintaan pemantauan transaksi terkait jaringan kasino Kamboja, meski belum ada pernyataan resmi apakah nama Dasco masuk dalam daftar tersebut.
Sementara itu, beberapa anggota Komisi III DPR mulai mendesak KPK mengambil langkah hukum untuk memastikan kejelasan kasus ini.

Keretakan di Tubuh Gerindra

Situasi ini juga berdampak ke dalam tubuh Partai Gerindra.
Beberapa sumber menyebut, isu Dasco menjadi topik sensitif di grup internal partai. Figur Sjafrie Sjamsoeddin kini lebih sering tampil sebagai wajah komunikasi politik Gerindra, menggantikan peran publik Dasco yang kian meredup.

“Dasco ini bom waktu. Kalau tidak segera ditangani, bisa merusak reputasi partai dan Presiden Prabowo sendiri,” ujar Wanda.

Gerindra kini dihadapkan pada dilema besar: menunggu klarifikasi atau mengambil langkah disipliner internal untuk menjaga moral partai.
Publik menanti apakah Presiden Prabowo Subianto, yang dikenal menolak praktik kotor dalam politik, akan bersikap tegas terhadap dugaan ini.

Baca juga:  Sekretaris DPC LSM Gempur Nias Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan DPT Proteksi Tapak Tower Transmisi UPT Medan Gunungsitoli-Teluk Dalam di Kejari Gunungsitoli

Diam yang Berdetak

Bagi sebagian pengamat, sikap bungkam Dasco bisa jadi strategi bertahan di tengah badai politik. Namun, di mata publik, diam justru menciptakan persepsi negatif.

Jika Dasco bersih, publik menuntut transparansi dari rekening pribadi, aset keluarga, hingga rekam transaksi luar negeri.
Tapi jika diam terus menjadi pilihan, maka diam itu bukan emas, melainkan detak bom waktu yang siap mengguncang kepercayaan rakyat dan menodai citra partai yang mengusung moralitas.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hadirkan Infrastruktur Baru, Dandim Pemalang Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Surajaya

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com — Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). ​Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini …

​Korban Penipuan Seleksi CPNS Laporkan Kasus ke Polres Pemalang Melalui Kuasa Hukum DS Law Office

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

​Pemalang, Vokalpublika.com – Andi Ashadi Haris, didampingi Kuasa Hukum Adv. David Santosa, S.H. dan paralegal Ali Afandi dari DS LAW OFFICE, resmi melayangkan aduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pemalang atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Aduan tersebut berbunyi pada (HAT) warga Klareyan, Pemalang. ​Perkara ini bermula sekitar tahun 2017-2018, saat pelapor, …

​Ikatan Wartawan Online Indonesia Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Bupati Bekasi

Alwi Assagaf

11 Mar 2026

​BEKASI, Vokalpublika.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan status tersangka terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam skandal suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Desakan ini muncul setelah daftar penerima aliran dana terungkap dalam persidangan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 9 Maret 2026. ​Ketua …

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Pesisir Barat Belum Tetapkan Tersangka, Keluarga Korban Tunggu Kepastian Hukum

Redaksi

11 Mar 2026

Pesisir barat Vokalpublika.com-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Pesisir Barat menuai sorotan dari pihak keluarga korban. Pelapor yang juga orang tua korban, Edi Pasal, mengaku masih menantikan kepastian hukum dari proses penyidikan yang tengah berjalan di Polres Pesisir Barat. Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi melalui Laporan Polisi Nomor: …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Sayangkan Insiden Penghalangan Tugas Jurnalistik Saat Gubernur Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan

Alwi Assagaf

10 Mar 2026

​Pekalongan, Vokalpublika.com – Sejumlah wartawan melakukan aksi protes dengan meletakkan kartu pers di lantai saat acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan kepada Sukirman, Senin (9/3/2026). Aksi ini dipicu oleh adanya penghalangan akses peliputan bagi awak media oleh petugas di lokasi acara.​Peristiwa bermula saat para jurnalis hendak memasuki ruang acara resmi yang …

​Optimalkan Konektivitas, TNI Hadir dalam Launching 200 Titik Jembatan Garuda di Pemalang

Alwi Assagaf

10 Mar 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan peluncuran program 200 Titik Jembatan Garuda secara virtual pada Senin 9 Maret 2026. Acara ini diikuti secara serentak oleh satuan TNI di seluruh pelosok tanah air, termasuk Kodim 0711/Pemalang yang menggelar video conference terpusat di …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x