Home » Berita » Pulang ke Rumah: Budi Arie dan Jalan Sunyi Seorang Relawan

Pulang ke Rumah: Budi Arie dan Jalan Sunyi Seorang Relawan

Redaksi 05 Oct 2025 278

Jakarta, vokalpublika.com – Sore itu, di tengah riuhnya Istana Negara yang baru saja menggelar pelantikan menteri, Budi Arie Setiadi berdiri dengan wajah tenang. Tak ada gurat kecewa, apalagi kemarahan.

Ia justru tersenyum, menjawab pertanyaan wartawan dengan nada santai dan penuh canda.

“Yang pasti balik adalah ke rumah,” ucapnya, ketika ditanya ke mana langkahnya akan berlabuh usai tak lagi menjabat sebagai Menteri Koperasi.

“Kalau ke rumah orang lain, bahaya,” tambahnya, membuat suasana yang semula tegang berubah cair.

Rumah yang dimaksud Budi bukan sekadar tempat bernaung, melainkan simbol dari asal-muasal perjuangannya: Projo, organisasi relawan yang dulu ikut mengantarkan Joko Widodo menuju kursi kepresidenan.

Di sanalah Budi memulai langkah politiknya, bukan sebagai pejabat, tapi sebagai penggerak. Sebagai orang lapangan yang percaya bahwa politik sejatinya adalah soal keberpihakan.

Kini, setelah masa baktinya di pemerintahan berakhir, ia memilih untuk kembali ke titik awal.

Baca juga:  Kapolsek Batuaji Terpilih Jadi Komandan Kompi Paskibraka 2025 di Istana Merdeka

“Pulang ke rumah,” katanya, dengan ketulusan yang tak dibuat-buat.

Dalam perjalanan panjangnya, Budi Arie dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo. Ia bukan sekadar relawan. Ia sahabat, pendukung, sekaligus penjaga semangat politik Jokowi di akar rumput.

Sejak awal, Budi Arie melihat Jokowi bukan hanya sebagai pemimpin, tapi juga sebagai simbol dari apa yang ia sebut “politik rakyat”.

Namun hubungan hangat itu tak membuatnya tertutup terhadap perubahan. Saat tampuk kekuasaan berpindah ke tangan Presiden Prabowo Subianto, Budi Arie tak menunjukkan penolakan.

Ia justru memilih untuk bersikap realistis, mendukung pemerintahan baru dengan semangat keberlanjutan.

“Kita tetap mengabdi kepada rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Dari rakyat, kembali ke rakyat,” ujarnya tegas, seolah ingin menegaskan bahwa kesetiaan sejatinya bukan pada jabatan atau figur, melainkan pada cita-cita bersama.

Namun, politik selalu punya ruang bagi kesalahpahaman kecil yang membesar. Belum lama setelah reshuffle, publik ramai membicarakan satu hal yang tampak remeh tapi sarat tafsir, Budi Arie diketahui tak lagi mengikuti akun Instagram Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Pemerhati Sosial dan Budaya Andi Rustono : Satpol PP Pemalang Sikat Prostitusi Jangan Tanggung, Termasuk Yang Melalui Platform Daring

Media sosial pun geger. Ada yang menebak itu tanda kecewa, ada pula yang mengaitkannya dengan sikap politik. Tapi di balik hiruk-pikuk dunia maya, orang-orang dekat Budi Arie justru menganggapnya hal biasa.

“Hubungan Pak Budi dan Pak Prabowo baik-baik saja,” kata salah satu koleganya singkat. Tak ada jarak, tak ada ketegangan. Hanya algoritma media sosial yang bekerja tanpa pertimbangan politik.

Budi sendiri memilih diam. Ia tak membantah, tak juga mengklarifikasi. Mungkin karena baginya, loyalitas tak diukur dari tombol follow atau unfollow. Kesetiaan, dalam pandangannya, adalah soal sikap, bukan tampilan digital.

Bagi Budi Arie, pulang ke Projo bukan langkah mundur. Justru di sanalah ia merasa bisa kembali berbuat banyak. Dari kursi birokrat, ia mungkin pernah memegang kekuasaan. Tapi dari pangkuan relawan, ia memegang hati rakyat.

Baca juga:  Pemdes Sukakarsa Kecamatan Sukarame Salurkan BLT DD Tahap 2 Tahun 2025

“Pulang itu bukan berarti selesai,” katanya suatu kali, dalam perbincangan santai dengan sejumlah relawan.

“Kadang kita perlu kembali ke titik awal untuk mengingat kenapa dulu berjuang.”

Kini, ia ingin kembali menata semangat Projo sebagai gerakan sosial yang tetap setia di garis rakyat, entah siapa pun pemimpinnya di Istana. Sebab baginya, rumah sejati seorang relawan bukan di lingkar kekuasaan, melainkan di tengah rakyat yang diperjuangkannya.

Dan dari situlah mungkin, perjalanan baru Budi Arie Setiadi dimulai lagi, bukan sebagai menteri, bukan pula sebagai pejabat, tetapi sebagai seorang yang tak pernah berhenti percaya bahwa politik bisa tetap manusiawi.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Projo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan

admin

09 Mar 2026

Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …

Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Pesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x