Home » Berita » Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi

KM BG 08 May 2025 537

Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, memberikan apresiasi yang tinggi atas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Menkop berharap hal ini dapat mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara lebih efektif.

Dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Kepri, yang diselenggarakan pada Kamis (8/5/2025), Budi Arie menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kepri, para Bupati, Walikota, serta Kepala Desa di seluruh Provinsi Kepri atas komitmen mereka yang luar biasa dalam mendukung inisiatif tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembentukan Kopdes Merah Putih di Kepri. Ini adalah bukti nyata semangat gotong royong dalam memperkuat perekonomian desa,” ujar Menkop.

Pemerintah melalui Kemenkop dan UKM juga memberikan dukungan konkret untuk mempercepat pembentukan koperasi ini, termasuk bantuan biaya akta notaris, kerja sama dengan 15 perguruan tinggi untuk pendampingan dan pemberdayaan koperasi desa, serta pemberian insentif bagi koperasi yang menunjukkan kinerja baik.

Baca juga:  Widiyana Aji Setiantoko Terpilih Secara Aklamasi Pimpin SAPMA Pemuda Pancasila Pemalang, Perubahan Besar Menuju Regenerasi Yang Berani dan Berintegritas

Budi Arie menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih bukan hanya sekadar organisasi ekonomi, tetapi harus dikelola secara profesional dengan memegang teguh nilai-nilai koperasi, seperti kekeluargaan, kemandirian, dan keadilan. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga desa dalam pengelolaan koperasi untuk memastikan keberlanjutan usaha yang dijalankan.

“Saya berharap pengurus koperasi dapat menjalankan amanah dengan baik, memastikan kesejahteraan anggota, dan menghindari praktik yang merugikan, di mana hanya pengurus yang mendapat keuntungan,” tambah Budi.

Di sisi lain, Menkop juga mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan koperasi desa. Penggunaan teknologi diharapkan dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan memperkuat jaringan kerja sama antar koperasi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi Arie menyampaikan harapan agar Kepri dapat menjadi pelopor dalam pembentukan Kopdes Merah Putih berbasis potensi lokal, khususnya di sektor maritim. Kepri, yang dikenal memiliki sumber daya laut yang melimpah, seperti yang terlihat di Natuna dan Anambas, berpotensi menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan koperasi berbasis agromaritim.

Baca juga:  KAPOLDA KEPRI HADIRI UPACARA PERINGATAN HUT KE-80 RI DI HALAMAN GEDUNG DAERAH PROVINSI KEPRI

“Kami berharap Kepri dapat menjadi contoh dalam mengembangkan koperasi yang berbasis sumber daya alam lokal, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa dan masyarakat setempat,” kata Budi.

Budi Arie juga mengungkapkan harapannya untuk mengurangi kemiskinan ekstrem yang masih dialami oleh 3,1 juta jiwa di Indonesia, dengan koperasi desa sebagai salah satu solusi. “Kopdes Merah Putih diharapkan dapat mengatasi tantangan ekonomi dari bawah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi,” tuturnya.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam kesempatan yang sama, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembentukan koperasi desa di wilayahnya. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2025, “seluruh daerah di Kepri diwajibkan untuk mempercepat pembentukan Kopdes Merah Putih”.

“Kami telah menyediakan dukungan tenaga pendamping, bantuan notaris, serta anggaran sebesar Rp 2,25 miliar untuk mempercepat pendirian koperasi ini. Selain itu, masing-masing lima koperasi yang memiliki dampak besar akan mendapatkan insentif senilai Rp 200 juta,” kata Ansar.

Baca juga:  Silaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Kapolri: Tanpa Dukungan Ulama Pekerjaan Kami Sangat Berat

Pemprov Kepri juga fokus pada pengembangan sektor maritim dan pariwisata yang menjadi andalan ekonomi daerah. Dengan memiliki lebih dari 2.400 pulau, sebagian besar sudah dimanfaatkan untuk pariwisata, industri, dan sektor lainnya, yang menjadi potensi besar bagi koperasi ke depan.

Sumber: Ekonomi Desa Kepri Diperkuat Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Beri Apresiasi – detik.com

Kontributor: KMBG

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x