Home » Berita » Tanggapan Lewat Media, Bupati Iskandarsyah Dinilai Menghindari Dialog soal Mosi Tidak Percaya

Tanggapan Lewat Media, Bupati Iskandarsyah Dinilai Menghindari Dialog soal Mosi Tidak Percaya

admin 21 Jul 2025 843

Karimun, vokalpublika.com – Lima organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Karimun menyatakan kecewa atas sikap Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang menanggapi mosi tidak percaya mereka hanya lewat media massa. Mereka menilai respons tersebut kurang menyentuh inti persoalan dan menunjukkan kecenderungan menghindari dialog langsung dengan masyarakat.

Mosi tidak percaya ini dilayangkan oleh Pemuda Pancasila, PERPAT, GM FKPPI, AMPI, dan Gemawa. Mereka mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas proses seleksi komisaris dan direksi dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu BUP dan BPR Tuah Karimun.

Dalam sejumlah pemberitaan media lokal, Bupati Iskandarsyah menegaskan seleksi dilakukan sesuai peraturan dan mekanisme yang berlaku, termasuk Perda dan SOP yang ditetapkan panitia seleksi (pansel). Namun, tanggapan itu disampaikan melalui media, bukan forum resmi bersama para pengaju mosi.

“Kami bukan cari panggung. Kami hanya ingin memastikan proses seleksi jabatan publik ini bersih dan akuntabel. Kalau hanya dibalas lewat media, itu sama saja menutup pintu dialog,” ujar salah satu perwakilan ormas, Senin (21/7/2025).

Tanggapan yang Tidak Menyentuh Inti Persoalan

Baca juga:  Bahaya Mengintai! Proyek Jl. Ambon Gelap Gulita Tanpa Pengamanan, Pengendara Protes Pelaksanaan Tak Sesuai Aturan

Para ormas menilai pernyataan Bupati yang menyebut proses sudah sesuai regulasi hanyalah jawaban normatif, bukan respons konkret terhadap kekhawatiran masyarakat terkait dugaan intervensi politik dalam seleksi jabatan strategis di BUMD.

“Apa benar tidak ada titipan atau intervensi? Kenapa ada nama-nama terafiliasi partai bisa lolos? Ini yang harus dijelaskan secara terbuka, bukan ditutupi dengan bahasa normatif,” ungkap seorang aktivis ormas pengaju mosi.

Kekecewaan atas Sikap Menghindar

Kelima ormas juga mempertanyakan alasan Bupati menyatakan belum menerima surat resmi, padahal mosi tersebut telah tersebar luas di media sosial dan diberitakan media daring.

“Kalau bisa baca berita dan muncul klarifikasi di media, kenapa tidak mengundang kami berdiskusi langsung? Sikap seperti ini menunjukkan Bupati tidak serius menangani keresahan publik,” lanjutnya.

Rencana Pengajuan RDP

Baca juga:  Eks Stafsus Nadiem Diperiksa 13 Jam oleh Kejagung Terkait Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun

Sebagai langkah lanjutan, pihak ormas menyatakan akan terus mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) baik di lembaga legislatif maupun eksekutif, untuk menuntut kejelasan dan transparansi proses seleksi BUMD.

“Kami akan terus mendorong penyelesaian masalah ini melalui mekanisme yang ada, baik di DPRD maupun pemerintahan daerah. Kami berharap ini jadi momentum perubahan,” tegas salah satu perwakilan ormas.

Desakan Dialog Terbuka

Sebagai bentuk penyelesaian yang adil dan terbuka, kelima ormas mendesak Bupati Iskandarsyah membuka ruang dialog formal yang dihadiri pansel, media, dan perwakilan masyarakat.

“Kami siap dialog terbuka. Kalau prosesnya benar dan tidak ada yang disembunyikan, tidak ada alasan menolak,” tegas mereka.

Kritik terhadap Penafsiran Afiliasi Politik

Baca juga:  Aliansi Madura Indonesia Gelar Lomba Catur HUT RI ke-80: Dorong Prestasi, Cegah Narkoba, dan Latih Kecerdasan Generasi Muda

Menanggapi pernyataan Bupati yang menyebut aturan hanya melarang pengurus partai, bukan anggota, ormas menilai itu keliru secara etika kepemimpinan publik.

“Kalau bicara moral dan profesionalisme, anggota partai tetap punya potensi konflik kepentingan. Jangan bermain di celah aturan. BUMD bukan alat politik,” kata perwakilan ormas lainnya.

Bukan Lawan, Tapi Mitra Kritis Masyarakat

Ormas menegaskan mosi tidak percaya bukan untuk menjatuhkan kepala daerah, melainkan bentuk kontrol sosial dari masyarakat yang peduli masa depan BUMD dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Kami bukan musuh pemerintah, tapi mitra kritis. Kalau suara kami diabaikan, kepercayaan publik akan terus menurun,” pungkas mereka.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Aksi Ramadan: Ratusan Paket Takjil Gratis Dibagikan Dandim Pemalang Bersama Komunitas Moge dan Vespa Laris Diserbu Warga

Alwi Assagaf

10 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Kodim 0711/Pemalang bersama komunitas Moge dan Vespa Kabupaten Pemalang menggelar kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Gedung Juang, Jalan Pemuda, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin sore (9/3/2026). Kegiatan sosial …

Projo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan

admin

09 Mar 2026

Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …

Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x