Home » Berita » Mufti Anam: Wamen Rangkap Komisaris, Tapi Sarjana Nganggur Tak Dilirik

Mufti Anam: Wamen Rangkap Komisaris, Tapi Sarjana Nganggur Tak Dilirik

Redaksi 14 Jul 2025 126

Jakarta, Vokalpublika.com – Di tengah derita 1 juta lebih sarjana Indonesia yang belum mendapat pekerjaan, publik justru disuguhi kenyataan pahit: 30 wakil menteri merangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN.

Angka ini bukan sekadar statistik. Ia adalah potret suram tentang bagaimana kursi-kursi strategis di republik ini lebih banyak jadi koleksi kekuasaan, bukan alat pemulihan ekonomi rakyat.

“Fenomena makin banyaknya wakil menteri yang merangkap jabatan sebagai komisaris di perusahaan BUMN adalah sesuatu yang secara hukum memang tidak melanggar. Namun, jika dilihat dari kacamata etika publik, ini adalah sebuah ironi besar di tengah kenyataan pahit rakyat yang masih sulit mencari pekerjaan.”
— Mufti Anam, Anggota Komisi VI DPR RI, kepada TribunJakarta.com

Pernyataan Mufti tak bisa dianggap angin lalu. Bayangkan, saat anak muda antre berjam-jam di job fair yang sering kali hanya simbolik, para pejabat justru diganjar jabatan ganda — lengkap dengan gaji, fasilitas, dan kekuasaan yang berlapis.

Baca juga:  Aksi Sejuta Buruh Dilakukan di Jalan Merdeka Selatan, Buruh Siap Berperang Ke Palestina

Lebih parah lagi, banyak dari mereka yang tidak menunjukkan kinerja nyata, hanya hadir di daftar gaji, tapi absen dalam daftar kontribusi.

“Kalau wamen-komisaris hanya hadir dalam daftar gaji, tapi tidak hadir dalam daftar kinerja, maka ini adalah bentuk pengkhianatan kepercayaan publik,” tegas Mufti.

Kritik ini menyentuh jantung persoalan: bukan soal legalitas, tapi etika dan keadilan sosial. Di saat rakyat dipaksa berjibaku dengan ketidakpastian ekonomi, segelintir elite justru menumpuk kekuasaan dan pengaruh dengan privilese berlapis.

Baca juga:  LBH Muhammadiyah Desak Pemerintah Cabut Seluruh Izin Tambang Pasir Laut

Apakah jabatan komisaris adalah tempat menempatkan orang-orang terbaik, atau justru tempat menampung “titipan politik”? Pertanyaan ini tak lagi bisa ditunda dijawab.

Jika rangkap jabatan menjadi norma baru, maka rakyat berhak menuntut rangkap kinerja. Tidak cukup sekadar hadir di ruang rapat. Harus ada dampak nyata: efisiensi, akuntabilitas, dan kontribusi yang terukur.

Karena jika tidak, maka jabatan itu tak lebih dari bentuk pengkhianatan terhadap publik yang tengah kehilangan harapan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
DPD Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Gelar Pelatihan Wirausaha

Redaksi

14 Mar 2026

Kabupaten Tasikmalaya, Vokalpublika.com- DPD Forum Kewirausahaan Pemuda menggelar kegiatan pelatihan bertema “Membangun Keunggulan Kompetitif Sebagai Strategi Bisnis” yang diikuti oleh para pemuda, pelaku usaha muda, serta masyarakat yang memiliki minat dalam dunia kewirausahaan yang dilaksanakan di Gedung Aula Hotel Dewi Asri Singaparna Kabupaten Tasikmalaya , Sabtu (14/3/2026). Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Diskopukmindag …

Tok!!! Buntut Dugaan Keracunan Siswa TK, Operasional SPPG Bumirejo Pemalang Dihentikan

Alwi Assagaf

14 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumirejo. Keputusan ini buntut dari insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa TK Pertiwi Kartika Sari di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kamis (12/3/2026). ​Penyegelan sementara ini bertujuan untuk melancarkan proses investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti insiden …

​Kemanusiaan di Tengah Keheningan Malam: 234SC DPC Pemalang Gelar Aksi ‘Saur on the Road’

Alwi Assagaf

14 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam balutan kekhusyukan bulan suci Ramadhan, momen untuk menebar kebaikan kembali diwujudkan dengan nyata. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) 234SC DPC Pemalang menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan humanis bertajuk “Sedekah Ramadhan: Berbagi Beras dan Saur on the Road”, yang dilaksanakan pada Jumat dini hari (14/3/2026). Dimulai sejak pukul 01.00 WIB, aksi ini tidak hanya sekadar …

Siap Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Polres Probolinggo Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (12/3/2026). Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K., M.I.K. serta dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo dr. H. …

WaliKota dr Aminuddin Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Abdul Ghoni.

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Wali Kota Probolinggo dr.Aminuddin didampingi Kepala Disperinaker Retno Fajar Winarti dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, menyerahkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga keluarga warga yang telah meninggal dunia. salah satunya keluarga Almarhum Abdul Ghoni (Gogon Harum), di jalan Gatot Subroto gang 11 RT 4 RW 5 kelurahan jati kecamatan Mayangan …

Lelah dan Ngantuk Jangan Paksakan, FRIC DPW Banten Sediakan Posko Mudik

Redaksi

13 Mar 2026

TANGERANG, vokalpublika.com- Bagi para pemudik yang melintasi jalan otonom cikupa pasar kemis ada lokasi yang strategis untuk beristirahat, Fast Respon Indonesia Cente (FRIC) DPW Banten menyediakan Posko Mudik yang berlokasi di depan Puntu masuk Tol Jakarta tepatnya di jalan Raya otonom Cikupa Pasar Kemis Habibi Ketua FRIC DPW Banten Mengatakan, ” Sebagai mitra strategis yang …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x