Home » Berita » Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi 27 Apr 2026 897


Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius.

Advertisement
ADVERTISEMENT


Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah persoalan krusial, mulai dari transparansi hingga kualitas pekerjaan di lapangan.


Hasil investigasi awak media di sejumlah titik proyek menemukan indikasi kuat lemahnya keterbukaan informasi publik serta minimnya pengawasan dalam pelaksanaan pekerjaan yang tersebar di 13 madrasah.
Pekerjaan Diduga Asal Jadi, Pengawasan Dipertanyakan
Di salah satu lokasi proyek, yakni MIS Darusalam dengan nilai pekerjaan sekitar Rp1,88 miliar, pelaksana lapangan bernama Adi menyebut sebagian pekerjaan hanya berupa rehabilitasi ringan.


“Ada empat pekerjaan, satu bangunan baru, sisanya hanya rehab seperti ganti plafon, cat, dan keramik. Itu pun tidak semuanya diganti kalau masih bagus,” ujarnya.
Namun, temuan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerjaan terkesan tidak rapi dan berpotensi tidak memenuhi standar konstruksi bangunan pendidikan.

Baca juga:  Juru Parkir Tewas Tertembak Anggota Provos Polda Sulteng, Delapan Selongsong Ditemukan


Yang lebih mengkhawatirkan, keberadaan konsultan pengawas nyaris tidak terlihat di lokasi. Direksi teknis dari perusahaan pengawas juga sulit ditemui, memunculkan dugaan bahwa fungsi pengawasan tidak berjalan optimal dan terkesan hanya sebatas formalitas administratif.


Padahal, merujuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap pekerjaan konstruksi wajib memenuhi standar keselamatan, keamanan, kesehatan, serta keberlanjutan. Pengawasan menjadi elemen kunci untuk menjamin mutu pekerjaan dan mencegah potensi kegagalan bangunan.
Dugaan Pelanggaran K3, Pekerja Tanpa APD
Temuan lain yang tak kalah serius adalah dugaan pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja. Di beberapa titik proyek, pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Hal ini bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang SMK3 yang mewajibkan penerapan sistem manajemen keselamatan kerja, termasuk penggunaan APD.


Kelalaian terhadap aspek K3 tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan pekerja di lapangan.
Transparansi Anggaran Dipertanyakan
Sikap tertutup dari pihak pelaksana maupun pengawas proyek memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi penggunaan anggaran negara.

Baca juga:  Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro, Dandim Pemalang Pimpin Karya Bakti Bersama Warga Comal


Padahal, keterbukaan informasi publik telah dijamin melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan setiap proyek berbasis anggaran negara dapat diakses oleh publik sebagai bentuk akuntabilitas.
Jika akses informasi dibatasi, maka hal tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Data Proyek
Proyek PHTC madrasah di Pesisir Barat ini diketahui memiliki rincian sebagai berikut:
Kontraktor: PT RIS Putra Delta
Nilai Kontrak: Rp25.485.529.677,20
Nomor Kontrak: PS0102/GS13-PSL/KTR/F-MD03/XII/2025
Konsultan Pengawas (Manajemen Konstruksi):
PT Tujuh Jaya Konsultan KSO
PT Bumi Karya Konsultan
Cakupan 13 Titik Madrasah: MIS Miftahul Ulum, MIS Darusalam, MIS Raudhatul Ulum, MIS Darul Sholihin, MIS Alfalah, MIS Darull Falah, MTs NU Krui, MTsS Raudhatul Ulum, MTsS Alfalah, MTsS Ittihad, MAS Alfalah, dan MAS Darull Falah.


Awak Media Upayakan Konfirmasi
Dalam upaya menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kontraktor, konsultan pengawas, serta instansi terkait, termasuk pihak Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
Ancaman Serius bagi Dunia Pendidikan
Proyek renovasi dan rehabilitasi madrasah bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menyangkut kualitas pendidikan dan keselamatan generasi muda.
Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, maka berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Tipikor.

Baca juga:  Keluarga Almarhumah Siti Aminah Daeng Berterima Kasih kepada PT Pelni Cabang Ende


Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan lembaga pengawas untuk melakukan audit menyeluruh, demi memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan, bukan sebaliknya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Wali Kota Bekasi Resmikan Masjid Jami Al-Khairiyah di Cimuning, Apresiasi Tinggi Atas Solidaritas Warga Mustikajaya

Redaksi

28 Sep 2026

KOTA BEKASI, vokalpublika.com– Tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah berlangsung khidmat di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (27/9/2026). ADVERTISEMENT Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir dan menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah. Momen peresmian berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan bersama masyarakat dan jamaah yang …

Mewakili Plt Bupati Hadiri​Haul Syekh Maulana Maghribi, Camat Ulujami Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol Serta Imbau Pilkades Damai

Alwi Assagaf

27 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., menghadiri Pengajian Umum Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi di Desa Pesantren pada Minggu (27/9), mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang. ADVERTISEMENT ​Dalam sambutannya, Waluyo menyampaikan sejumlah pesan krusial mengenai ketahanan ekonomi keluarga dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengimbau warga untuk menjauhi judi online (judol) dan pinjaman …

Dorong Anak Muda Mandiri, Pokir H. Yendril Hadirkan Pelatihan Barista di Padang Coffee Shop Event

Redaksi

27 Sep 2026

PADANG, Vokalpublika.com – Peluang ekonomi kreatif terus didorong untuk membuka ruang bagi generasi muda Kota Padang agar memiliki keterampilan dan mampu menciptakan lapangan usaha secara mandiri. ADVERTISEMENT Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Padang Coffee Shop Event: Fasilitasi Promosi Produk Kreatif Unggulan, yang merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang, H. Yendril, bekerja …

Minim Rambu K3 dan Pengawasan Lemah, Proyek Jalan Alamanda Pemalang Diduga Jadi Penyebab Anak Terperosok

Alwi Assagaf

27 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pelaksanaan proyek Pemeliharaan Rutin Jalan Alamanda senilai Rp378,6 juta yang didanai APBD Kabupaten Pemalang TA 2026 disorot warga. ADVERTISEMENT Kontraktor pelaksana, CV Putra Tunggal Jaya, diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) akibat minimnya rambu pengaman di lokasi galian. ​Lemahnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten …

Forkopimcam Ulujami Hadiri Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah, Waluyo: Mari Bersama Bantu TNI-Polri Ciptakan Kondusifitas Pilkades

Alwi Assagaf

27 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ulujami menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kehadiran langsung pada Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ulujami di halaman SMP Negeri 1 Ulujami, Minggu (27/9/2026). ADVERTISEMENT ​Camat Ulujami, Waluyo, mengapresiasi kontribusi aktif warga Muhammadiyah beserta organisasi otonomnya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada …

GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1 Persen, OSO Soroti Pentingnya Pembangunan Daerah

Redaksi

27 Sep 2026

Jakarta, vokalpublika.com– Partai-partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mengusulkan agar ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam revisi Undang-Undang Pemilu ditetapkan sebesar 1 persen. ADVERTISEMENT Usulan tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi partai politik nonparlemen untuk memperoleh kursi di DPR RI melalui mekanisme pemilu yang lebih proporsional. Ketua Umum …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x