Home » Berita » Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf 03 Feb 2026 188

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa oleh warga, protes simbolik, hingga upaya desentralisasi yang berjalan lambat.

Laporan ini mengulas apakah penanganan sampah akan semakin sulit ke depannya, mengingat resistensi sosial yang menguat dan ketersediaan lahan yang menipis.

Realitas “Liang Kubur” yang Kritis Tempat Pembuangan Akhir (TPA) adalah “liang kubur” bagi sampah kota. Di Pemalang, lahan untuk mengubur sampah yang berlokasi di Desa Surajaya ini nyaris tidak lagi mampu menampung “jenazah” sampah harian yang mencapai sekitar kurang lebih puluhan bahkan hingga ratusan ton.

Kondisi TPA Pesalakan: Sejak pertengahan 2023 hingga 2025, TPA ini berulang kali ditutup paksa oleh warga setempat karena bau menyengat, longsoran sampah, dan pencemaran air lindi, hingga ancaman kesehatan bagi warga sekitar. Meski sempat dibuka kembali dengan janji rehabilitasi, kapasitas fisiknya sudah tidak memadai.

Baca juga:  Mahamuda Bekasi Desak Fraksi PKB Gulirkan Hak Angket Dugaan Nepotisme Mutasi Jabatan di Kota Bekasi

Upaya pemerintah daerah untuk membuka lahan TPA sementara atau tempat penampungan di lokasi lain (seperti wacana di Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang) kerap menemui jalan buntu akibat penolakan keras warga.

Bukan tanpa alasan, penolakan warga disejumlah tempat untuk TPA lantaran warga trauma dengan pengelolaan TPA yang dianggap masih menggunakan sistem open dumping (tumpuk terbuka) alih-alih sanitary landfill yang dijanjikan.

Kemudian pada Desember 2024 (Kado Sampah): Puncak kemarahan warga terjadi saat ulang tahun Bupati, di mana massa mengirimkan “kado” berupa dua truk sampah yang ditumpahkan di depan Pendopo Kabupaten Pemalang kala itu. Ini adalah simbol hilangnya kepercayaan publik terhadap janji penanganan sampah.

Mei 2025 (Pelantikan di TPA)

Dalam langkah yang kontroversial namun simbolis, Pemkab melantik ratusan CPNS di tengah gunungan sampah TPA Pesalakan. Tujuannya untuk menunjukkan “wajah asli” beban kerja yang harus diselesaikan, namun juga mengonfirmasi bahwa gunungan sampah tersebut masih menjadi masalah utama yang belum terurai.

Baca juga:  Danramil Watukumpul Pimpin Gelar Karya Bakti di Desa Tambi

Menyadari TPA terpusat tak lagi layak, Pemkab Pemalang mulai mengubah strategi pada 2025. Desentralisasi (TPST Desa): Mendorong setiap desa atau kecamatan memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sendiri, seperti yang dirintis di TPST Surajaya. Tujuannya agar sampah selesai di tingkat desa. Membagi wilayah pengelolaan sampah menjadi beberapa zona untuk mengurangi beban pengangkutan jarak jauh ke satu titik pusat.

Pemalang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi di area perkotaan. Mencari lahan luas yang jauh dari pemukiman (sesuai aturan TPA) namun aksesnya mudah, kini hampir mustahil. “Liang kubur” baru sulit digali karena tidak ada tanah yang “tak bertuan” atau sepi penduduk.

Darurat sampah di Pemalang bukan lagi sekadar masalah teknis pengangkutan, melainkan masalah sosial-politik.Jika Pemkab hanya fokus mencari “lubang baru” untuk membuang sampah, penanganan akan semakin sulit dan konflik horizontal antar warga (desa penerima sampah vs desa pengirim) bisa meledak. Satu-satunya cara mencegah kesulitan yang lebih parah adalah memaksa pengurangan sampah di hulu secara radikal dan membuktikan keberhasilan satu percontohan TPST modern yang benar-benar tidak berbau. Pemerintah harus “membeli” kembali kepercayaan rakyat dengan bukti kerja teknologi, bukan sekadar janji perluasan lahan.

Baca juga:  Salah satu Notaris kota Probolinggo dan kawan-kawan di laporkan ke Polda Jatim.

Menanggapi kondisi yang ada. Heru Kundhimiarso Anggota DPRD Kabupaten Pemalang mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang untuk segera mencarikan lahan pengganti.

“Kami minta DLH Pemalang harus segera mungkin mencarikan lahan pengganti tempat pembuangan sementara di Surajaya yang sudah habis masa kontraknya,” tegas politisi PKB yang akrab disapa Kundhi usai mengikuti Musrenbang di Kecamatan Pemalang.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Apel Pagi Jadi Momentum Penguatan Disiplin dan Semangat Pelayanan di Kantor Pertanahan Dairi

Clara T S

07 May 2026

DAIRI//vokalpublika.com Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan kegiatan apel pagi yang diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan disiplin, integritas, serta semangat kerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan apel pagi berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Selain menjadi sarana memperkuat koordinasi internal dan kedisiplinan pegawai, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai momentum …

Sambungan Pipa Air Baku Tahap II Jadi Pencapaian Strategis Perumda Lae Nciho Layani Ribuan Rumah di Dairi

Clara T S

07 May 2026

DAIRI//vokalpublika.comUpaya peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Dairi kembali menunjukkan progres positif. Melalui pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Sidikalang–Siempat Nempu Hulu Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perumda Air Minum Lae Nciho bersama Pemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat komitmen menghadirkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi …

Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menerima kunjungan dan audiensi Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Dairi

Clara T S

07 May 2026

Dairi/vokalpublika.com Ketua Umum KAMMI Kabupaten Dairi, Masnita Bancin, yang hadir bersama jajaran pengurus mengatakan maksud dan tujuan melakukan audiensi adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menjajaki kolaborasi atau kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi. Audiensi ini berlangsung pada hari Rabu (6/5/26) di Ruang Kerja Wakil Bupati Dairi. Ia menyampaikan aspirasi agar Pesta Njuah-njuah mendapat perhatian besar dari …

​Efektivitas Razia Dipertanyakan: Bisnis Prostitusi di Sekitar Terminal Pemalang dan Jalur Pantura Diduga Masih Eksis

Alwi Assagaf

06 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Meski sering menjadi sasaran razia, praktik prostitusi terselubung di kawasan Terminal Induk Pemalang dan sepanjang Jalur Lingkar Pantura diduga kuat masih marak beroperasi. Sejumlah warung remang-remang yang secara formal menjual kopi dan minuman, ditengarai menyediakan jasa layanan seksual. ​Berdasarkan penelusuran di lapangan, aktivitas di kawasan tersebut biasanya mulai ramai menjelang tengah malam. …

Pemdes Madukoro Baru Salurkan BLT Dana Desa 2026 untuk Tiga Bulan Sekaligus, 7 KPM Terima Manfaat

Redaksi

06 May 2026

Vokalpublika.com – Pemerintah Desa Madukoro Baru menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2026 kepada masyarakat pada Rabu, 6 Mei 2026.Kegiatan penyaluran ini diberikan kepada sebanyak 7 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.Dalam penyaluran kali ini, BLT Dana Desa diberikan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, yakni Januari, Februari, dan …

Perkuat Integritas Berbasis Iman, Kantor Pertanahan Dairi Gelar Ibadah Pembinaan Rohani Pegawai

Clara T S

06 May 2026

Dairi //vokalpublika.com Dalam upaya membangun karakter aparatur yang berintegritas dan profesional, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi menggelar kegiatan ibadah umat Kristiani sebagai bagian dari pembinaan rohani bagi seluruh pegawai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga momentum reflektif untuk memperkuat nilai-nilai moral dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik. Kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat dan diikuti …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x