Home » Berita » Duri Landak Bukan Sekedar Tajam, Lalu Apa Fungsi Sebenarnya?

Duri Landak Bukan Sekedar Tajam, Lalu Apa Fungsi Sebenarnya?

Alwi Assagaf 31 Jan 2026 40

Pemalang, Vokalpublika.com – Ada apa balik tubuhnya yang tampak tenang dan bergerak perlahan, landak menyimpan mekanisme perlindungan diri yang terbentuk secara alami. Tanpa harus menyerang, satwa ini mengandalkan duri tajam yang menutupi tubuhnya sebagai tameng saat menghadapi ancaman di alam liar.

Mekanisme pertahanan tersebut bukan sekadar anggapan, melainkan telah dijelaskan dalam berbagai sumber edukasi satwa. Mengutip laporan sains yang dimuat IDN Times, duri landak merupakan rambut yang mengalami modifikasi menjadi struktur keras dan runcing, yang berfungsi sebagai sistem pertahanan diri ketika hewan ini merasa terancam.

Baca juga:  Irwasda Polda Sumut Resmikan Operasional SPPG YKB Dairi: Dukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis untuk Indonesia Emas

Masih menurut IDN Times, landak bukan termasuk hewan agresif. Dalam situasi tertentu, landak akan menegakkan durinya sebagai bentuk peringatan. Cedera pada pemangsa umumnya terjadi akibat kontak langsung dengan duri tersebut, bukan karena landak melakukan serangan aktif.

IDN Times juga menjelaskan bahwa duri landak tersusun dari keratin dan dapat terlepas serta menancap pada tubuh hewan pemangsa. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit sehingga pemangsa cenderung menjauh. Mekanisme tersebut dinilai efektif sebagai cara bertahan hidup tanpa melibatkan perilaku menyerang.

Baca juga:  Komandan Kodim Kembali Hadiri Serangkaian Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang Ke-451: Pemalang Sholawatan

Secara alami, landak dikenal sebagai hewan nokturnal yang aktif pada malam hari. Habitatnya mencakup kawasan hutan, semak belukar, hingga area perkebunan. Pola makannya terdiri dari tumbuhan, umbi-umbian, dan buah-buahan, yang menjadikan keberadaan landak berperan dalam keseimbangan ekosistem.

Berdasarkan berbagai sumber edukatif, termasuk IDN Times, landak pada dasarnya tidak berbahaya bagi manusia selama tidak diprovokasi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengganggu atau melukai satwa tersebut secara sembarangan.(Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Pensiunan Pegawai BPN di Pemalang Diduga Jadi Calo Sertifikat Tanah, Tarif “Langit” Capai Puluhan Juta Cekik Warga

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan sertifikat tanah kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada keterlibatan sejumlah oknum pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga memanfaatkan sisa pengaruh dan koneksi “orang dalam” untuk mematok tarif pengurusan sertifikat hingga puluhan kali lipat dari biaya resmi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, SR …

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang. Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik …

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa …

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri

Redaksi

03 Feb 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa …

Soal Banjir Rendam Kota dan Kawasan City Walk, Andi Rustono Ketua Presidium Gunung Slamet: Jangan Menyalahkan Alam dan Tuhan, Ini Kinerja Buruk Pemkab Pemalang

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Menyoroti isu klasik dalam pembangunan kota: estetika vs fungsi. Andi Rustono selaku Ketua Presidium Gunung Slamet atau Aktivis Pemerhati Lingkungan, melontarkan kritik tajam mengenai ketiadaan drainase di kawasan City Walk Pemalang mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap perencanaan infrastruktur yang dianggap kurang matang. ​Akar Masalah kawasan yang dirancang sebagai pusat keramaian dan keindahan kota …

Di Musrenbang Pemalang, DPRD Semprot DPU Dinilai Tak Becus Atasi Banjir Akibat Buruknya Drainase dan Pendangkalan Sungai

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Pemalang ini menunjukkan langkah krusial dalam menyusun skala prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Camat Pemalang, Danramil 01/Pemalang, Kapolsek Pemalang, Kepala Desa, Lurah, hingga anggota DPRD Dapil 1, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan. Kehadiran mereka menandakan adanya kolaborasi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x