Home » Berita » Mantan Aktivis ’98, Anggota Komisi A DPRD Pemalang Kundhi: Rencana Pemkab Outsourcing kan Tenaga Non ASN Itu Tidak Manusiawi

Mantan Aktivis ’98, Anggota Komisi A DPRD Pemalang Kundhi: Rencana Pemkab Outsourcing kan Tenaga Non ASN Itu Tidak Manusiawi

Alwi Assagaf 16 Jan 2026 322

Pemalang, Vokalpublika.com – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang memberlakukan sistem outsourcing atau tenaga alih daya untuk tenaga non-ASN (Aparatur Sipil Negara) mendapat reaksi penolakan dari parlemen. Komisi A DPRD Pemalang yang membidangi pemerintahan secara tegas menolak rencana tersebut karena dinilai tidak manusiawi dan berpotensi bermasalah hukum.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penolakan keras itu disampaikan Anggota Komisi A DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso dalam Rapat Kerja bersama eksekutif dalam rangka Pembahasan tentang Tenaga Honorer Non Skema, Kamis malam, 15 Januari 2026. Dalam rapat Kerja yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Pemalang, Fahmi Hakim itu, menghadirkan Asisiten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala BPKPAD, Bapperida, Kabag Organisasi, Kabag Hukum, pihak ketiga (PT.DSM) dan perwakilan tenaga honorer.

“Kami (Komisi A DPRD Pemalang), menolak keras sistem outsourcing atau tenaga alih daya. Kebijakan ini sangat tidak manusiawi karena nantinya akan merumahkan (mem-PHK) ratusan tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Kundhi.

Baca juga:  Gubernur Sulawesi Utara,menghadiri acara penandatanganan komitmen tata kelola rumah sakit. Yang berlangsung di Kementerian Kesehatan RI Jakarta

Menurut Kundhi, masih ada sebanyak 902 tenaga honorer yang tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kini belum jelas nasibnya karena tidak terakomodir dalam rekruitmen PPPK dan PPPK Paruh Waktu, belum termasuk tenaga pendidik tenaga kesehatan. Sementara, rencana sistem outsourcing yang akan diberlakukan Pemerintah Daerah hanya mengakomidr 458 orang.

“Ratusan honorer lainnya nanti mau dikemanakan, dirumahkan atau d-PHK padahal mereka sudah mengabdi bertahun-tahun?” tanya Kundhi.

Padahal menurut Kundhi, dari total anggaran yang sudah dialokasikan di APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp. 9,6 miliar, Pemerintah Daerah bisa menggunakan mekanisme PJLP yakni individu yang dipekerjakan oleh pemerintah secara langsung melalui sistem pengadaan mirip kontrak individu khusus non-ASN.

Baca juga:  Bupati Asahan Dampingi Plt Dirjen Perkebunan Kementan RI Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Desa Silo Bonto

“Komitemen kita (wakil rakyat) jelas, jangan ada yang dirumahkan, ini soal kemanusiaan. Dan mekanisme PJLP bisa mengakomidir semua dan saya kira anggarannya cukup. Kenapa tiba-tiba eksekutif memutuskan sendiri memakai sistem outsourcing tanpa bicara dengan kami?” tegasnya.

Selain dianggap tidak manusiawi karena merumahkan atau mem-PHK ratusan honorer, jika upah atau gaji minimal tidak setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK), maka sistem outsourcing tenaga kerja alih daya berpotensi bermasalah hukum karena tidak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.

Baca juga:  Hadiri Apel Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Dandim Pemalang : Pengabdian Kepada Bangsa Merupakan Bagian Tak Terpisahkan Dari Jati Diri Santri Indonesia

Mantan aktivis ’98 yang pernah bergabung di organisasi nonpemerintah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Jakarta ini memastikan, DPRD berkomitmen terus bersuara keras jika ada kebijakan eksekutif yang tidak berpihak kepada masyarakat. Penolakan sistem outsourcing non-ASN ini menegaskan peran DPRD Pemalang sebagai lembaga yang hadir dan berdiri di garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan serta kepastian nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi bertahun-tahun bagi pelayanan masyarakat Kota Ikhlas.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Kodim Pemalang Serahkan Kendaraan Roda Tiga ke KDKMP

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG – Kodim 0711/Pemalang menyerahkan bantuan satu unit kendaraan roda tiga kepada Komunitas Pemuda Kreatif dan Mandiri Pemalang (KDKMP) di Makodim 0711/Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas operasional dan mendukung program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. ​Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Arm …

Tim PTPD Kecamatan Ulujami Gelar Monev DD dan ADD Tahap I di Desa Kertosari

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam rangka memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat desa, Tim Pengelola Teknis Penataan Desa (PTPD) Kecamatan Ulujami melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Kertosari pada Rabu (24/6/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan Monev ini difokuskan pada peninjauan realisasi penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I untuk Tahun …

Pengusaha BRI Link di Langkat Dilaporkan atas Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Sebut Laporan Sarat Kejanggalan

Clara T S

24 Jun 2026

LANGKAT – vokalpublika.comSeorang ibu rumah tangga yang juga menjalankan usaha konter pulsa dan layanan agen BRI Link di Dusun V Damar Seratus, Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, harus menghadapi proses hukum setelah dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan oleh salah seorang pelanggannya sendiri. ADVERTISEMENT Perempuan berinisial SM (36) tersebut dilaporkan …

Nelayan Pulau Buru Persoalkan Konsultasi Publik AMDAL PT Barokah Baswara Abadi

admin

24 Jun 2026

KARIMUN, VokalPublika.com – Sejumlah nelayan Pulau Buru, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, menyoroti pelaksanaan konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Barokah Baswara Abadi yang digelar di Hotel Balai View, Tanjung Balai Karimun, Kamis (18/6/2026). ADVERTISEMENT Dalam siaran pers yang diterima VokalPublika.com, Senin (22/6/2026), perwakilan nelayan menilai forum tersebut belum sepenuhnya menjamin keterwakilan masyarakat yang …

Satlantas Polres Kuningan Cek Kesiapan Panen Jagung di Desa Cibulan

Redaksi

24 Jun 2026

Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ADVERTISEMENT Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara …

Satreskrim Polres Kuningan Kawal Ketat Distribusi Jagung Petani Langsung ke Pabrik

Redaksi

24 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – 24/06/26 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Di bawah komando Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas pasang badan mengawal keringat petani—mulai dari tanam, panen, hingga distribusi ke pabrik. ADVERTISEMENT Pantauan di lapangan, personel Polres Kuningan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x