Home » Berita » Tujuh Bulan Bungkam, Sufmi Dasco Ahmad Didesak Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Judi Kamboja

Tujuh Bulan Bungkam, Sufmi Dasco Ahmad Didesak Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Judi Kamboja

Redaksi 03 Nov 2025 373

VokalPublika.com | Jakarta – Sudah tujuh bulan berlalu sejak Majalah Tempo merilis laporan investigatif berjudul “Pengusaha dan Politikus Pengendali Judi Online di Kamboja” (6 April 2025). Dalam laporan tersebut, nama Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI sekaligus tokoh penting Partai Gerindra, disebut-sebut terkait jaringan bisnis kasino Golden Princess Hotel & Casino di Bavet City, Kamboja.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Namun hingga kini, Dasco tetap bungkam. Tak ada bantahan resmi, tak ada klarifikasi publik.
Sikap diam itu kini menjadi bahan perbincangan luas, bahkan disebut sebagai “bom waktu” yang bisa mengguncang fondasi moral partai penguasa.

“Diamnya bukan strategi cerdas, tapi gejala feodalisme elite. Wakil rakyat yang diam ketika rakyat disiksa di Kamboja adalah pengkhianat demokrasi,” tegas Wanda Assyura, Ketua Pemuda Aceh-Jakarta, dalam pernyataannya, Minggu (2/11/2025).

Wanda yang juga dikenal sebagai aktivis antikorupsi menilai, seorang pejabat publik memiliki tanggung jawab moral untuk menjelaskan tuduhan sebesar itu di hadapan rakyat.
“Sebagai pendukung Prabowo, saya khawatir Dasco jadi batu sandungan moral. Gerindra harus bersih. Kalau tidak, kepercayaan publik bisa runtuh,” tambahnya.

Baca juga:  Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya Resmi Dilantik

Laporan Tempo dan Jejak Bisnis di Kamboja

Dalam laporan Tempo, disebutkan bahwa nama Dasco muncul dalam dokumen perusahaan yang berafiliasi dengan jaringan kasino di Kamboja.
Perusahaan tersebut juga dikaitkan dengan praktik online scam, perdagangan orang, dan eksploitasi ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang dijadikan pekerja ilegal di kompleks serupa.

Tempo mengaku sudah berupaya meminta tanggapan Dasco sebelum berita terbit, namun semua permintaan wawancara, pesan, dan surat resmi tidak direspons.
Sejumlah kader Gerindra kemudian menyebut laporan itu sebagai “fitnah politik menjelang konsolidasi kabinet”.
Namun, dokumen perusahaan yang bocor tetap memperlihatkan nama Dasco di antara pemegang afiliasi bisnis.

Tagar #DascoBukaSuara Menggema

Seiring bungkamnya sang politisi, tagar #DascoBukaSuara kini ramai di media sosial.
Sejumlah aktivis mendesak PPATK melakukan audit transaksi lintas negara dan KPK memeriksa laporan harta kekayaan Dasco (LHKPN).
Video viral yang menunjukkan penyiksaan WNI di kompleks judi Bavet City turut memicu kemarahan publik dan menambah tekanan terhadap Dasco serta partainya.

Baca juga:  Satreskrim Polres Tomohon Ungkap Praktik Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Desa Leilem

“Satgas Judi Online akan kehilangan wibawa jika aparatnya menyentuh publik tapi tidak menyentuh elite,” sindir Wanda.

Sumber internal PPATK membenarkan adanya permintaan pemantauan transaksi terkait jaringan kasino Kamboja, meski belum ada pernyataan resmi apakah nama Dasco masuk dalam daftar tersebut.
Sementara itu, beberapa anggota Komisi III DPR mulai mendesak KPK mengambil langkah hukum untuk memastikan kejelasan kasus ini.

Keretakan di Tubuh Gerindra

Situasi ini juga berdampak ke dalam tubuh Partai Gerindra.
Beberapa sumber menyebut, isu Dasco menjadi topik sensitif di grup internal partai. Figur Sjafrie Sjamsoeddin kini lebih sering tampil sebagai wajah komunikasi politik Gerindra, menggantikan peran publik Dasco yang kian meredup.

“Dasco ini bom waktu. Kalau tidak segera ditangani, bisa merusak reputasi partai dan Presiden Prabowo sendiri,” ujar Wanda.

Gerindra kini dihadapkan pada dilema besar: menunggu klarifikasi atau mengambil langkah disipliner internal untuk menjaga moral partai.
Publik menanti apakah Presiden Prabowo Subianto, yang dikenal menolak praktik kotor dalam politik, akan bersikap tegas terhadap dugaan ini.

Baca juga:  Kompak! Bupati, Dandim, Kapolres Kawal Pergantian Malam Tahun Baru 2026 : Pemalang Meriah dan Kondusif

Diam yang Berdetak

Bagi sebagian pengamat, sikap bungkam Dasco bisa jadi strategi bertahan di tengah badai politik. Namun, di mata publik, diam justru menciptakan persepsi negatif.

Jika Dasco bersih, publik menuntut transparansi dari rekening pribadi, aset keluarga, hingga rekam transaksi luar negeri.
Tapi jika diam terus menjadi pilihan, maka diam itu bukan emas, melainkan detak bom waktu yang siap mengguncang kepercayaan rakyat dan menodai citra partai yang mengusung moralitas.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polres Pemalang Gandeng Pemkab Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Polres Pemalang resmi meluncurkan program “Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru” di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (8/6). Langkah ini merupakan implementasi program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” guna mempercepat eliminasi penularan TB di wilayah Jawa Tengah. ADVERTISEMENT ​Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, didampingi Bupati …

Kecamatan Pemalang Bentuk Panitia dan Pengawas Pilkades Lawangrejo

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar sosialisasi sekaligus membentuk Panitia dan Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lawangrejo Tahun 2026, Senin (8/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib, dan transparan. ADVERTISEMENT ​Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan setempat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan …

Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Ajak Penerima Jadi Pelopor Percepatan Sertipikasi

Clara T S

09 Jun 2026

Jakarta – vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sebanyak 1.029 sertipikat tanah wakaf dan tiga Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan dalam rangkaian kegiatan International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang berlangsung di Universitas Darunnajah, Sabtu (6/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat …

Kepala Kantor Pertanahan Dairi, Sowan ke Pemda, Kejari, dan Polres Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG –vokalpublika.comDalam rangka memastikan keberlanjutan koordinasi dan memperkuat sinergi antarlembaga, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan rangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah instansi strategis di Kabupaten Dairi, yakni Pemerintah Kabupaten Dairi, Kejaksaan Negeri Dairi, dan Kepolisian Resor Dairi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pamitan Kepala Kantor Pertanahan yang lama sekaligus memperkenalkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten …

Vioni Masuk Top 20 Putri Otonomi Indonesia 2026, Harumkan Nama Kabupaten Dairi di Tingkat Nasional

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comKabar membanggakan datang dari Kabupaten Dairi. Vioni, perwakilan Kabupaten Dairi, berhasil menembus Top 20 Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026, sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah bagi generasi muda perempuan Indonesia untuk menunjukkan kapasitas, prestasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. ADVERTISEMENT Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Dairi. Capaian Vioni tidak hanya mencerminkan …

DIDUGA DIBORGOL, DIINJAK-INJAK, DAN DIPUKUL BERAMAI-RAMAI, TEGUH RIYANTO MINTA KEADILAN: KASAD DAN PANGLIMA TNI JANGAN CUMA JADI PENONTON

Redaksi

09 Jun 2026

Sragen, vokalpublika.com- Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM., selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Teguh Riyanto, meminta perhatian serius dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) terhadap laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami kliennya, Teguh Riyanto, seorang warga sipil asal Kabupaten Sragen. ADVERTISEMENT Menurut keterangan yang disampaikan oleh Teguh …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x