Home » Uncategorized » Situasi Gawat di Polres Dairi, Massa Parbuluan VI Serang Polisi dengan Batu, Botol, dan Cabe Giling

Situasi Gawat di Polres Dairi, Massa Parbuluan VI Serang Polisi dengan Batu, Botol, dan Cabe Giling

Clara T S 12 Nov 2025 468

Dairi /vokalpublik.com
Situasi di Mapolres Dairi, Selasa (12/11/2025), mendadak mencekam setelah aksi demonstrasi penolakan PT Gruti yang dilakukan oleh sekelompok warga dari Parbuluan VI berubah menjadi tindakan anarkis. Massa bertindak brutal dengan melempari aparat menggunakan batu dan botol kaca hingga menyebabkan sejumlah polisi mengalami luka-luka.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dari pantauan di lapangan, aparat kepolisian yang tengah melakukan pengamanan di halaman Polres menjadi sasaran serangan bertubi-tubi. Satu anggota polisi dilaporkan mengalami luka cukup serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Asa Sidikalang. Sementara beberapa personel lainnya masih dirawat intensif di klinik Polres Dairi akibat luka akibat benturan benda keras.

Baca juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Ikuti Rapat Ekspose Launching Transformasi Pelayanan Secara Daring

Aksi massa yang semula diharapkan berjalan damai berubah menjadi amukan tak terkendali. Warga diduga telah mempersiapkan batu, kayu, serta botol dan cabe giling sebagai senjata untuk menyerang petugas. Situasi ini membuat suasana di sekitar Mapolres sempat tegang dan memaksa aparat melakukan langkah-langkah pengamanan tambahan.

“Tindakan ini sudah sangat tidak manusiawi. Aparat yang bertugas hanya menjalankan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban, namun justru menjadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat Dairi dengan nada prihatin.

Baca juga:  PMI Asal Pasaman Diduga Disiksa di Malaysia, BP3MI Sumbar Gerak Cepat Dampingi Keluarga

Kericuhan tersebut kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengidentifikasi aktor dan provokator di balik aksi brutal itu. Pihak berwenang juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Seruan moral pun disampaikan kepada Kapolri dan pemerintah pusat agar segera mengambil langkah tegas dan terukur. Aksi kekerasan terhadap aparat dinilai bukan hanya mencoreng citra masyarakat Dairi, tetapi juga mengancam nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan.

“Negara tidak boleh kalah dari tindakan anarkis. Aspirasi harus disampaikan secara damai, bukan dengan kekerasan,” tegas salah satu pengamat sosial Dairi.

Baca juga:  Golkar Hadir untuk Rakyat, Ahmad Doli Kawal Penanganan Dua Anak Korban Dugaan Kekerasan

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Mapolres Dairi  masih gawat, Aparat kepolisian bersama pemerintah daerah terus berupaya memulihkan keamanan serta mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian.
(Cs)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comGubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, menegaskan Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, tetapi juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN dalam …

Pesan Menteri Nusron kepada 568 Wisudawan Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana Pun Bekerja

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, berpesan kepada 568 taruna dan taruni Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) agar senantiasa menjunjung tinggi integritas di mana pun mereka bekerja. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat mewisuda 568 taruna dan taruni Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik …

Menteri ATR/Kepala BPN Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian Masyarakat

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN —Vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa transformasi organisasi dan layanan pertanahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi tersebut tidak boleh sekadar mengubah struktur organisasi, tetapi harus berujung pada layanan yang lebih mudah, jelas, cepat, dan memberikan kepastian. ADVERTISEMENT Penegasan itu disampaikan Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi …

Pemkab Dairi dan PT DPM Perkuat UMKM Kopi, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Clara T S

07 Sep 2026

DAIRI —vokalpublika.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama PT Dairi Prima Mineral (DPM) terus memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. ADVERTISEMENT Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan dan pelatihan bagi Kelompok Binaan Sinaok di Desa Tuntung Batu. Kelompok UMKM …

Wamen Ossy Serahkan Sertipikat MBR di Kabupaten Banjar, Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Layak Huni

Clara T S

07 Sep 2026

BANJAR —vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat dukungan terhadap penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui percepatan legalisasi dan sertipikasi tanah. ADVERTISEMENT Sebanyak 40 sertipikat tanah bagi MBR di Desa Mekar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, diserahkan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan bersama Ketua Komisi II …

Menteri Nusron Tekankan Tradisi Dialektika Berpikir: Kritik dan Perbedaan Pemikiran Harus Tetap Hidup di Kampus

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menekankan pentingnya menjaga tradisi dialektika berpikir di lingkungan akademik. Menurutnya, kampus harus menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, termasuk pemikiran kritis terhadap negara maupun kebijakan pemerintah. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum bertema “Tanah, Negara, dan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x