Home » Uncategorized » Siklon Senyar Menerjang Aceh–Sumut: Angin 85 Km/Jam, Banjir dan Longsor Meluas hingga Medan

Siklon Senyar Menerjang Aceh–Sumut: Angin 85 Km/Jam, Banjir dan Longsor Meluas hingga Medan

Clara T S 28 Nov 2025 183

Advertisement
ADVERTISEMENT

Aceh/sumut

vokalpublika.com

Fenomena cuaca ekstrem kembali melanda wilayah barat Indonesia. Siklon Senyar, yang dalam terminologi lokal dijuluki Singa, terbentuk di Teluk Benggala sebelum bergerak menurun ke Selat Malaka dan masuk ke kawasan Sumatra. Sistem badai ini menyebabkan hujan sangat lebat, angin kencang, hingga banjir dan longsor di sejumlah titik di Aceh dan Sumatera Utara.

Pada Rabu pagi (26/11/2025), kecepatan angin terpantau mencapai 85 km/jam sebelum melemah menjadi sekitar 65 km/jam. Dampaknya dirasakan di Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, hingga wilayah perbatasan Sumut, dengan laporan curah hujan ekstrem dan genangan air yang meluas.

Baca juga:  Kominfo Dairi Tancap Gas! Sertijab Jadi Momentum “Naik Kelas” dan Perkuat Soliditas ASN

Hingga pukul 15.30 WIB, pusat Siklon Senyar terdeteksi berada di Kabupaten Langkat. Badan meteorologi memperkirakan sistem ini terus bergerak ke arah selatan dan diprediksi mencapai Kota Medan sekitar pukul 16.30 WIB. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, banjir lokal, hingga pohon tumbang.

Siklon Senyar diperkirakan melintasi Selat Malaka menuju Perak, Malaysia, dan melemah pada 28 November 2025 seiring berkurangnya energi panas dari laut.

Meski Indonesia bukan jalur utama siklon tropis, kemunculan Senyar menegaskan bahwa kondisi laut yang menghangat serta perubahan pola atmosfer dapat mendorong terbentuknya badai di sekitar Nusantara. Situasi ini sekaligus meningkatkan risiko hujan ekstrem, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah rawan.

Baca juga:  Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Pimpin Briefing Loket Kantah BPN Dairi: Tekankan Disiplin dan Pelayanan Ramah

Banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Aceh dan Sumut—termasuk insiden di Tapanuli Tengah pada 25 November—diperkirakan berkaitan dengan cuaca ekstrem yang dipicu siklon, diperparah oleh kerusakan hutan dan topografi terjal. Minimnya penyerapan air menyebabkan aliran deras membawa material tanah dan kayu ke permukiman warga.

Fenomena Senyar menjadi pengingat penting bahwa perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah meningkatkan kerentanan kawasan terhadap bencana hidrometeorologi. Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi, meningkatkan kesiapsiagaan, dan menjaga kelestarian lingkungan guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.(clara.s)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Direksi PD Pasar Dairi Tinjau Langsung Kawasan Eks Terminal, Dorong Penataan Pedagang Secara Tertib dan Berkelanjutan

Clara T S

17 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comJajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi melakukan peninjauan langsung ke kawasan Eks Terminal Sidikalang guna memastikan proses penataan pedagang berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PD Pasar Dairi, Lumpin Pangaribuan, didampingi Direktur Umum Subhan Manik, Direktur Operasional Manaek Simbolon, serta sejumlah pejabat …

Hari Kesadaran Nasional, Bupati Dairi Tegaskan ASN Harus Jadi Problem Solver di Tengah Keterbatasan Anggaran

Clara T S

17 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya inovasi, kreativitas, dan berbagai terobosan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris Daerah …

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Clara T S

17 Jun 2026

YOGYAKARTA – vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. Menurutnya, seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima berbagai bentuk kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan kepada masyarakat. ADVERTISEMENT Pernyataan tersebut disampaikan …

Wamen ATR/Waka BPN: Sektor Pertanahan Berperan Strategis Wujudkan Asta Cita Presiden

Clara T S

17 Jun 2026

Jakarta – vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sektor pertanahan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan …

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Clara T S

17 Jun 2026

Deli Serdang –vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri …

Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x