Home » Uncategorized » Benchmarking: Sumatera Utara Kaya Raya, Infrastruktur Tertinggal—Ketika Kerja Nyata Daerah Berhadapan dengan Lambannya Negara

Benchmarking: Sumatera Utara Kaya Raya, Infrastruktur Tertinggal—Ketika Kerja Nyata Daerah Berhadapan dengan Lambannya Negara

Clara T S 05 Jan 2026 150

Oleh: Clara Siahaan
(Dikutip dan dikembangkan dari pemikiran Ir. Vickner Sinaga, MM)

Kunjungan dua hari Dahlan Iskan ke Kabupaten Dairi bukan sekadar silaturahmi. Ia menjadi cermin pembanding—benchmark—antara daerah yang bekerja dengan segala keterbatasan dan negara yang kerap lamban menunaikan keadilan pembangunan.

Terima kasih dan apresiasi tulus kami sampaikan kepada Pak Dahlan Iskan, sosok rendah hati dengan daya pengaruh pemikiran yang selalu besar. Salut pula kepada Ibu Nafsiah, pendamping setia beliau, puteri Borneo yang baru beberapa hari pascaoperasi lutut, beserta “kursi roda berjasa” yang setia menemani perjalanan menelusuri Taman Wisata Iman—ikon pariwisata spiritual yang lahir dari visi besar dan keberanian politik Bupati Dairi MP Tumanggor.

Taman Wisata Iman bukanlah proyek biasa. Ia dibangun bukan sekadar untuk dikunjungi, melainkan untuk meninggalkan jejak peradaban. Di masanya, MP Tumanggor membuktikan bahwa daerah mampu melahirkan karya berskala nasional, bahkan internasional, ketika kepemimpinan berani mengambil keputusan besar dan berpikir jauh melampaui batas periode jabatan.

Jejak kerja itu tidak terputus. Kepemimpinan dilanjutkan oleh Eddy Keleng Ate Berutu, yang mengarahkan pembangunan pada penguatan ekonomi rakyat. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, pembinaan penenun Silalahi dilakukan secara konsisten dan terstruktur—dari peningkatan kapasitas SDM, kualitas produk, hingga akses pasar. Hasilnya nyata: tenun Dairi bertransformasi dari produk lokal menjadi identitas budaya bernilai ekonomi.

Baca juga:  Perumda Pembangunan Dairi Tegas Bersih-Bersih Oknum, Mangkir Panggilan Pertama, DSN Kembali Dipanggil Klarifikasi Kedua

Ibu Nafsiah—akrab saya sapa Bu Dis—tidak sekadar memuji. Ia memborong berbagai produk tenun asli Dairi. Sebuah tindakan sederhana, namun sarat makna: pengakuan atas kualitas hasil kerja pembinaan daerah yang berkelanjutan.

Dairi juga hidup dalam denyut sosial dan spiritual: senam bersama masyarakat, perayaan Natal lintas denominasi di pelataran Gereja Katolik Sidikalang, kuliner khas Pondok Santai Kalang Simbara, hingga pesta durian rakyat. Semua ini menegaskan satu hal penting: daerah bekerja, masyarakat bergerak, dan pemimpin hadir di tengah rakyat.

Kami juga menyaksikan karya seni monumental: masterpiece Anggi Sudung Situmorang dengan rancangan arsitek Daulat Situmorang.
Yang telah memoles sosok sang
pahlawan nasional yang memiliki monumen yakni Letjen TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang atau TB Simatupang. TB Simatupang merupakan pahlawan yang lahir di Sidikalang 28 Januari 1920.Bahkan Patung Yesus di Sibeabea, Kabupaten Samosir—menurut Dahlan Iskan—lebih megah dibandingkan patung serupa di Rio de Janeiro, Brasil. Ini menunjukkan bahwa kualitas karya daerah tidak kalah dengan karya dunia.

Namun dua malam diskusi di pendopo membawa kami pada satu simpul kegelisahan besar: infrastruktur Sumatera Utara.

Baca juga:  Anniversary Pertama, HIPMI Dairi Tegaskan Komitmen Sosial Lewat Aksi Berbagi di SLB Sidiangkat

Kami sama-sama menggelengkan kepala saat membahas Jalan Nasional Medan–Sidikalang. Dua titik longsor di Lae Pondom dan satu di Lae Pandaro belum juga tertangani hingga pergantian tahun. Padahal, pemerintah daerah telah bekerja maksimal: membuka akses wilayah, menjaga stabilitas sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saya berulang kali mendatangi kantor BBPJN di Titi Kuning, Medan. Laporan yang saya sampaikan selalu sama: kecelakaan berulang, kemacetan panjang, dan kerugian ekonomi masyarakat. Janji pun berulang—akan memacu kinerja kontraktor.

Ketika saya bertanya, “Dairi dapat apa tahun 2026?”
Jawabannya mencengangkan: pelebaran jalan hanya 400 meter di ruas Lae Pondom–Tanjung Beringin, dari kebutuhan sekitar 18 kilometer. Di saat daerah bekerja dengan segala keterbatasan, kehadiran negara terasa begitu tipis. Saya pulang hanya membawa satu izin kecil: pengerjaan beram di ruas Letter S–Jembatan Lae Renun.

Usulan penanaman pohon sepanjang tujuh kilometer menuju Sumbul? Masih dikaji.

Diskusi berlanjut ke Medan–Berastagi. Kami sepakat: jalan alternatif adalah keharusan sejarah. Jalan peninggalan kolonial itu tak lagi sanggup menanggung beban zaman. Proposal Tol Medan–Berastagi telah lama ada, bahkan Gubernur Sumatera Utara telah bersurat ke Bappenas pertengahan 2025.

Saya menghubungi Prof. Johanes Tarigan, dosen USU yang terlibat dalam desain dan rekayasa proyek tersebut. Kesimpulan kami bertiga sederhana, pahit, namun jujur: masyarakat Sumatera Utara terlalu penyabar—bahasa halus dari ketidakadilan struktural.

Baca juga:  Polres Nagekeo Gelar Tes Psikologi, Perkuat Karakter Dan Mental Anggota koordinasi

Mari kita benchmark. Di Pulau Jawa, jalan tol telah mencapai ribuan kilometer. Sementara Tol Medan–Berastagi hanya sekitar 60 kilometer. Waktu tempuh ideal setengah jam—jika terwujud. Faktanya kini dua hingga tiga jam, itu pun jika tidak ada longsor atau truk besar patah as melintang di jalan.

Ironisnya, Sumatera Utara adalah lumbung energi nasional. Dari PLTA kawasan Danau Toba saja, potensi produksi mencapai sekitar Rp10 triliun per tahun dari kapasitas ±1.100 MW: PLTA Renun dan PLTA Asahan 1–5, semuanya beroperasi 24 jam. Bandingkan dengan PLTA Saguling di Jawa Barat yang hanya optimal beberapa jam per hari.

Daerah meninggalkan jejak karya.
Pemimpin lokal bekerja nyata.
Rakyat bertahan dengan kesabaran luar biasa.
Namun infrastruktur—urat nadi pembangunan—masih tertinggal.
Sumatera Utara kaya. Pemimpinnya telah membuktikan kerja nyata lintas periode.
Kini persoalannya bukan lagi mampu atau tidak, melainkan adil atau tidak.
Kesabaran tanpa keberpihakan hanya akan melanggengkan ketertinggalan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Bupati Dairi Terima Tim BPK Sumut, Exit Meeting Tandai Berakhirnya Audit Pendahuluan APBD 2025

Clara T S

17 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga menerima kunjungan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dalam agenda exit meeting pemeriksaan awal (interim) yang menandai berakhirnya audit pendahuluan terhadap pelaksanaan APBD Tahun 2025. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Dairi, Senin (16/3/2026). Kunjungan tim BPK dipimpin oleh Pengendali Teknis, Novelin Sitorus. Dalam pertemuan itu disampaikan …

PHBI Dairi Rampungkan Audiensi Persiapan Takbiran Idulfitri 1447 H, Bupati Vickner Sinaga Berikan Dukungan Penuh

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika.comPanitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Dairi menuntaskan rangkaian audiensi dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Audiensi terakhir dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua PHBI Kabupaten Dairi, Samsul Kudadiri, S.H, ini bertujuan untuk mematangkan pelaksanaan pawai takbiran Idulfitri 1 Syawal 1447 H serta perlombaan …

Aceh Sepakat Dairi Gelar Bukber dan Santunan Yatim-Piatu, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.com]Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aceh Sepakat Kabupaten Dairi menggelar acara berbuka puasa bersama sekaligus penyantunan anak yatim-piatu dan kaum dhu’afa di Sekretariat DPD Aceh Sepakat Dairi, kediaman Ketua DPD Aceh Sepakat Dairi di Jalan Pandu, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (15/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri ratusan tamu undangan, warga …

Toleransi dan Kebersamaan Warnai Buka Puasa Pemkab Dairi Bersama Insan Pers

Clara T S

16 Mar 2026

DAIRI/vokalpublikaSuasana kebersamaan dan toleransi lintas iman terasa hangat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Dairi bersama insan pers. Kegiatan ini berlangsung penuh hikmah, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi moral bagi para jurnalis dalam menjalankan tugas pemberitaan. Menariknya, sebelum memasuki rangkaian acara utama dan menunggu waktu berbuka puasa, para …

Bupati Dairi Hadiri Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba, Perkuat Solidaritas Antar Daerah Kawasan Danau Toba

Clara T S

14 Mar 2026

TOBA / vokalpublika.comBupati Dairi Vickner Sinaga bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga menghadiri perayaan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba yang berlangsung di Balige, Sabtu (14/3/2026). Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Dairi menjadi bentuk dukungan dan solidaritas antar daerah di kawasan Danau Toba dalam mendorong pembangunan serta kemajuan bersama. Kedatangan Bupati Dairi …

Judul:Bupati Dairi Vickner Sinaga Resmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat di Pegagan Julu III, 920 Warga Kini Nikmati Air Minum Layak

Clara T S

14 Mar 2026

DAIRI /vokalpublika.com Bupati Dairi Vickner Sinaga meresmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh Water Mission melalui Yayasan Way Mitra Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi. Peresmian tersebut berlangsung di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Kamis (12/3/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x