Home » Berita » Sendratari “Meraleng Tendi” Karya Dairi Ethnic Bikin Penonton Menangis Haru di Penutupan Pesta Njuah-juah 2025

Sendratari “Meraleng Tendi” Karya Dairi Ethnic Bikin Penonton Menangis Haru di Penutupan Pesta Njuah-juah 2025

Redaksi 31 Oct 2025 55

Dairi – vokalpublika.com- Air mata haru mengiringi penutupan Pesta Budaya Njuah-juah 2025 di Gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang, Kamis (30/10/2025). Momen penuh emosi itu lahir dari penampilan memukau Sanggar Tari Dairi Ethnic yang menampilkan sendratari berjudul “Meraleng Tendi”, sebuah kisah menggetarkan tentang kasih sayang seorang ibu dan anak yang sarat pesan moral, pengorbanan, dan nilai-nilai budaya Pakpak.

Pertunjukan berdurasi sekitar 47 menit tersebut sukses menyihir ribuan penonton yang memadati gedung. Setiap gerak lembut, ekspresi mendalam, dan iringan musik tradisional yang mengalun penuh harmoni membawa penonton larut dalam suasana haru. Tak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata, terbawa oleh kekuatan cerita yang begitu menyentuh.

“Cerita ini menggambarkan kasih ibu yang tidak pernah pudar, bahkan di tengah penderitaan dan keterbatasan. Kami ingin pesan moralnya menyentuh hati semua orang, terutama generasi muda agar lebih menghargai orang tua dan mencintai budaya sendiri,” ujar Lisken Angkat, pimpinan Sanggar Tari Dairi Ethnic, usai pementasan.

Lisken dikenal sebagai sosok yang konsisten dan berdedikasi tinggi dalam dunia seni tari. Di bawah arahannya, Sanggar Dairi Ethnic terus menorehkan prestasi membanggakan. Tahun lalu, sanggar ini meraih Juara 1 Lomba Sendratari LKP, dan dua tahun sebelumnya juga sukses besar melalui karya berjudul “Si Berru Letto” yang mendapat apresiasi luas dari para juri dan penonton.

Baca juga:  Kodim Pemalang Ikuti Video Conference TNI Manunggal Air Pertanian Bersama Kasad Guna Dukung Swasembada Pangan Nasional Dari Berbagai Daerah

Sorotan penonton malam itu juga tertuju pada Feny Manurung, pemeran utama dalam “Meraleng Tendi”. Aktingnya yang kuat dan penuh penghayatan berhasil menghidupkan karakter dengan sempurna. Gerak tubuhnya yang anggun berpadu dengan ekspresi emosional membuat penonton seolah ikut merasakan duka dan cinta yang tergambar dalam cerita.

Feny bukan wajah baru di dunia seni pertunjukan. Sejak duduk di bangku SMP, ia telah aktif di berbagai pementasan besar seperti “Warna Danau” di Jakarta, Parapat, Medan, dan Sumatera Barat. Sebelumnya, ia juga menjadi pemeran utama dalam karya terkenal seperti “Natampuk Emas”, “Tagandera”, dan “Si Berru Letto”. Kini, meski sibuk bekerja di Perumda Pembangunan Daerah Sidikalang, Feny tetap setia menekuni panggilan jiwanya di dunia seni tari dan teater.

Baca juga:  Kaijo: Ritual masyarakat Adat Mbay untuk Menghentikan Serangan Hama dan Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Keberhasilan Sanggar Dairi Ethnic dalam menampilkan sendratari yang sarat makna ini menjadi bukti nyata bahwa seni daerah memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat, menginspirasi generasi muda, serta menjaga warisan budaya tak benda agar tidak hilang ditelan zaman.

“Melalui sendratari seperti ini, kita tidak hanya menyaksikan pertunjukan seni, tetapi juga belajar tentang nilai kehidupan dan jati diri sebagai orang Dairi,” ungkap salah seorang penonton yang tampak masih terharu.

Atas dedikasinya yang tinggi, Lisken Angkat selaku pemilik sanggar, pelatih, sekaligus koreografer turut menerima apresiasi dan pujian. Ia dianggap telah menjadi sosok penting dalam menjaga dan mengembangkan seni tari tradisional di Kabupaten Dairi.

Baca juga:  DPRD Kota Probolinggo Resmi Tetapkan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun 2026.

Bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan langsung penampilan “Meraleng Tendi”, video lengkapnya dapat disaksikan melalui akun resmi Facebook Disbudparpora Dairi, tempat kisah mengharukan ini diunggah untuk publik.

Penampilan Dairi Ethnic menutup rangkaian Pesta Njuah-juah 2025 dengan gemuruh tepuk tangan panjang dari penonton—sebuah penghormatan atas kerja keras para seniman muda Dairi yang telah membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi roh yang menghidupkan semangat Dairi Tangguh.(clara.s )

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Jalan Rusak Masih Jadi Momok Bagi Warga Pemalang: Selain Banyak Lobang, Saat Hujan Ancam Keselamatan

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah video yang beredar di media sosial menyoroti kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab), di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pemalang. Dalam unggahan vidio tersebut, pada Senin (12/1/2026), kondisi jalan tampak rusak parah dan dipenuhi lubang, sehingga menyita perhatian masyarakat. Video berdurasi 2 menit 18 detik itu memperlihatkan badan jalan yang mengalami kerusakan di …

Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x