- BeritaHadirkan Infrastruktur Baru, Dandim Pemalang Tutup TMMD Sengkuyung I di Desa Surajaya
- BeritaKorban Penipuan Seleksi CPNS Laporkan Kasus ke Polres Pemalang Melalui Kuasa Hukum DS Law Office
- BeritaIkatan Wartawan Online Indonesia Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Bupati Bekasi
- UncategorizedTiga Hari Pencarian Berakhir Duka, Pelajar 12 Tahun Feri Immanuel Sinaga Ditemukan Mengapung di Sungai Sopo Butar
- BeritaKasus Dugaan Kekerasan Anak di Pesisir Barat Belum Tetapkan Tersangka, Keluarga Korban Tunggu Kepastian Hukum
- UncategorizedGerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Pasar Sumbul Jadi Titik Akses Bahan Pokok Terjangkau

Rumah Digeruduk Massa, Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem dari DPR RI
Jakarta, vokalpublika.com – Gelombang kemarahan rakyat atas ucapan dua anggota DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, berujung pada tindakan ekstrem. Kediaman pribadi keduanya digeruduk massa yang melampiaskan kekecewaan akibat pernyataan kontroversial mereka di Senayan. Situasi yang tak terkendali itu mendorong Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan keduanya dari status keanggotaan DPR RI.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, bersama Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim melalui siaran pers resmi pada Minggu (31/8/2025) malam. Penonaktifan berlaku efektif mulai Senin, 1 September 2025.
“Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat, ternyata ada pernyataan dari wakil rakyat, khususnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat. Hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem,” tegas Paloh dalam maklumatnya.
Paloh menambahkan, Partai NasDem menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa di tengah gelombang protes rakyat belakangan ini. Menurutnya, aspirasi masyarakat harus tetap menjadi kompas utama perjuangan politik NasDem.
Massa Mengamuk, Rumah Digeruduk
Amukan rakyat terhadap Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach pecah usai keduanya melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan jeritan masyarakat terkait tunjangan dan gaji anggota DPR. Kediaman pribadi Sahroni dan Nafa di Jakarta menjadi sasaran aksi massa yang marah. Aksi tersebut berlangsung ricuh hingga menimbulkan kerusakan parah di kediaman kedua politisi itu.
Gelombang protes masyarakat sendiri sudah berlangsung sepekan terakhir, dipicu oleh rasa ketidakadilan atas fasilitas dan privilese yang diterima anggota dewan di tengah krisis ekonomi.
Sahroni Coba Klarifikasi, Tapi Terlambat
Sebelumnya, Ahmad Sahroni sempat mencoba meredam kemarahan publik. Dalam keterangannya, ia menyatakan mendukung penuh evaluasi total atas tunjangan DPR RI. Ia bahkan menegaskan seluruh gaji dan tunjangan yang selama ini diterimanya telah ia kembalikan ke masyarakat.
“Saya dukung evaluasi tunjangan yang diterima anggota DPR RI. Setuju evaluasi secara total. Semua gaji dan tunjangan dari dulu selalu saya berikan kembali ke masyarakat, itu wajib,” kata Sahroni dalam keterangan persnya.
Namun klarifikasi tersebut gagal meredam gejolak. Publik terlanjur menilai pernyataan awal Sahroni sebagai bentuk arogansi politik yang mencederai suara rakyat.
Langkah Tegas NasDem
Partai NasDem tak menunggu lama. Selain menonaktifkan keduanya, partai juga menggeser posisi strategis di parlemen. Sebelumnya, Sahroni telah dicopot dari kursi Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR. Posisinya di Komisi III kini diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu.
Sekjen NasDem, Hermawi F. Taslim, menegaskan keputusan ini diambil setelah Ketua Umum Surya Paloh mencermati secara mendalam dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
“Perjuangan Partai NasDem adalah kristalisasi semangat kerakyatan yang bertumpu pada tujuan nasional bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Maka setiap langkah kader yang menyimpang dari prinsip itu, harus ditindak,” ujar Hermawi.
Krisis Kepercayaan Publik
Kasus Sahroni dan Nafa menjadi potret krisis kepercayaan publik terhadap parlemen. Amarah rakyat yang meledak hingga berujung pada penjarahan rumah legislator memperlihatkan jurang yang kian lebar antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Pengamat politik menilai, langkah NasDem menonaktifkan keduanya merupakan upaya penyelamatan wajah partai di tengah badai kritik. Namun, publik masih menunggu apakah kebijakan ini akan diikuti dengan langkah-langkah nyata dalam reformasi internal partai maupun parlemen secara keseluruhan.
Surya Paloh sendiri menegaskan, “Aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem. Tidak ada kompromi bagi setiap penyimpangan dari garis perjuangan ini.”
Keputusan tegas ini menandai babak baru dalam perjalanan NasDem menghadapi ujian besar kepercayaan publik. Namun, apakah langkah ini cukup untuk meredam gelombang amarah rakyat, masih menjadi tanda tanya besar.
Alwi Assagaf
11 Mar 2026
PEMALANG, Vokalpublika.com — Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., secara resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini …
Alwi Assagaf
11 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Andi Ashadi Haris, didampingi Kuasa Hukum Adv. David Santosa, S.H. dan paralegal Ali Afandi dari DS LAW OFFICE, resmi melayangkan aduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pemalang atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Aduan tersebut berbunyi pada (HAT) warga Klareyan, Pemalang. Perkara ini bermula sekitar tahun 2017-2018, saat pelapor, …
Alwi Assagaf
11 Mar 2026
BEKASI, Vokalpublika.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan status tersangka terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam skandal suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Desakan ini muncul setelah daftar penerima aliran dana terungkap dalam persidangan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 9 Maret 2026. Ketua …
Redaksi
11 Mar 2026
Pesisir barat Vokalpublika.com-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Pesisir Barat menuai sorotan dari pihak keluarga korban. Pelapor yang juga orang tua korban, Edi Pasal, mengaku masih menantikan kepastian hukum dari proses penyidikan yang tengah berjalan di Polres Pesisir Barat. Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi melalui Laporan Polisi Nomor: …
Alwi Assagaf
10 Mar 2026
Pekalongan, Vokalpublika.com – Sejumlah wartawan melakukan aksi protes dengan meletakkan kartu pers di lantai saat acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan kepada Sukirman, Senin (9/3/2026). Aksi ini dipicu oleh adanya penghalangan akses peliputan bagi awak media oleh petugas di lokasi acara.Peristiwa bermula saat para jurnalis hendak memasuki ruang acara resmi yang …
Alwi Assagaf
10 Mar 2026
PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan peluncuran program 200 Titik Jembatan Garuda secara virtual pada Senin 9 Maret 2026. Acara ini diikuti secara serentak oleh satuan TNI di seluruh pelosok tanah air, termasuk Kodim 0711/Pemalang yang menggelar video conference terpusat di …
17 Sep 2025 4.726 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.747 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.177 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 3.140 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.550 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.483 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 2.152 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …