Home » Berita » Reklamasi Pantai dan Ancaman Nyata terhadap Lingkungan

Reklamasi Pantai dan Ancaman Nyata terhadap Lingkungan

Redaksi 12 Jul 2025 561

Jakarta,Vokalpublika.com – Pantai Reklamasi, yang kerap dipromosikan sebagai solusi keterbatasan lahan di kota-kota pesisir seperti Jakarta dan Batam, kini menjadi sorotan karena dampak lingkungannya semakin terasa. Proses ini dilakukan dengan menimbun wilayah laut menggunakan material seperti pasir, tanah, atau batu, untuk menciptakan daratan baru yang digunakan untuk pembangunan kawasan industri, pelabuhan, organisasi, hingga ruang publik.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Namun, di balik gegap gempita pembangunan dan nilai investasi yang menjanjikan, reklamasi menyimpan potensi kerusakan lingkungan yang serius. Para ahli lingkungan dan aktivis masyarakat sipil mulai bersuara lantang, mengingatkan bahwa reklamasi bukan tanpa risiko.

Ekosistem Laut Terganggu

Salah satu dampak paling mencolok dari reklamasi pantai adalah rusaknya ekosistem laut. Proses penimbunan tak jarang menghancurkan habitat alami seperti terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove yang menjadi rumah bagi ribuan spesies laut.

“Ekosistem pantai seperti mangrove, terumbu karang, dan padang lamun memiliki peran vital sebagai pelindung alami garis pantai. Bila dirusak oleh reklamasi, maka kerugian ekologisnya sangat besar dan sulit dipulihkan,”
— Dr. Supriharyono, Pakar Ekologi Pesisir Universitas Diponegoro.

Terumbu karang, misalnya, tidak hanya menjadi tempat hidup ikan, tetapi juga berperan menjaga keseimbangan rantai makanan di laut. Kerusakan ekosistem ini bisa berdampak panjang terhadap keberlanjutan hidup laut dan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca juga:  GEDUNG SEDERHANA, PRESTASI MENGGILA! MI HIDAYATUSSIBYAN KUBU RAYA “DIBEDAH” ASESOR BAN-PDM SELAMA DUA HARI

Meningkatnya Erosi dan Risiko Banjir

Tanah hasil reklamasi umumnya tidak bertentangan dengan tanah alami. Akibatnya, wilayah ini lebih rentan terhadap abrasi dan erosi yang dipicu oleh arus laut dan angin kencang. Perubahan pola arus juga mengganggu sistem drainase alami, memperbesar potensi banjir rob yang sering terjadi di kota-kota pesisir.

“Reklamasi yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan akan merusak ekosistem pesisir dan memperburuk kualitas hidup masyarakat sekitar,”
— Prof. Dr. Emil Salim, Ahli Lingkungan Hidup.

Nelayan Merugi, Kehidupan Sosial Terganggu

Baca juga:  Anggota DPR RI Politikus PKS Rizal Bawazier Tegaskan Keadilan Sistem Menjadi Kunci Utama, Jangan Takuti Warga Soal Pajak

Tak hanya merusak lingkungan, reklamasi juga berdampak langsung terhadap kehidupan sosial, terutama komunitas nelayan. Wilayah tangkap yang dulunya terbuka kini tertutup atau tercemar. Banyak nelayan yang harus melaut lebih jauh, menambah biaya operasional dan menghadapi hasil tangkapan yang menurun drastis.

“Reklamasi sering kali dilakukan demi kepentingan ekonomi jangka pendek, tetapi mengabaikan keberlanjutan lingkungan dan hak masyarakat adat atau nelayan,”
— Muhammad Teguh Surya, Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan.

Ketimpangan sosial pun muncul. Mereka yang selama ini menggantungkan hidup dari laut terpaksa menghadapi ketidakpastian ekonomi dan penggusuran ruang hidup.

Perlu Pengawasan dan Prinsip Keberlanjutan

Reklamasi sejatinya bukan hal yang sepenuhnya dilarang. Namun, proyek semacam ini harus disusun berdasarkan kajian lingkungan yang komprehensif, melibatkan masyarakat lokal, dan memperhatikan daya dukung ekologi.

“Reklamasi bisa dilakukan, tapi harus berbasis pada prinsip pembangunan berkelanjutan dan memperhatikan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial secara menyeluruh,”
— Prof. Rokhmin Dahuri, Guru Besar IPB dan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kesimpulan: Reklamasi Bukan Solusi Instan

Baca juga:  KETUA TIM KUASA HUKUM TEGUH RIYANTO, SRAGEN – JAWA TENGAH DESAK PRESIDEN RI, KETUA MAHKAMAH AGUNG RI, KETUA KOMISI III DPR RI HABIBUROKHMAN, DAN KAPOLRI MELAKSANAKAN SILA KE-5 PANCASILA SERTA MENGIMPLEMENTASIKAN AMANAT UUD 1945 ALINEA KEEMPAT DALAM PENEGAKAN HUKUM

Jika dikelola dengan prinsip kehati-hatian, reklamasi dapat menjadi bagian dari solusi pembangunan. Namun jika hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek tanpa memperhitungkan kerugian ekologis dan sosial, maka hasilnya justru bencana lingkungan yang mahal harganya.

Reklamasi pantai bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah pertaruhan terhadap masa depan ekosistem dan masyarakat pesisir. Sudah saatnya reklamasi dilakukan dengan pendekatan berakhir, bukan semata-mata ambisi ekonomi suatu saat.

Oleh: Henny Esther Sompotan

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sungai Suso Dicabik, Forkopimda ‘Dicuekin’Dugaan Uang Ketuk Pintu Bikin PETI Bajo Barat “Aman””

Redaksi

27 Aug 2026

LUWU, volalpublika.com— Surat kesepakatan itu baru berumur empat hari. Bertanggal 22 Agustus 2026, dokumen berkop Bupati Luwu itu ditandatangani delapan pimpinan Forkopimda, termasuk Bupati H. Patahudding dan Kapolres Luwu. Isinya tegas, menolak dan menindak Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat. ADVERTISEMENT Tapi di lapangan, jauh di bantaran Sungai Suso dan lereng-lereng curam …

Jaksa Garda Desa, Diperkuat Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri

Redaksi

27 Aug 2026

Tanjungpinang,Vokalpublika.com Kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepulauan Riau digelar di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (26/08/2026). ADVERTISEMENT Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) diperkuat untuk mendukung pengawalan program prioritas nasional, khususnya Jaga Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Jaga Indonesia Pintar. …

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Redaksi

27 Aug 2026

Nagekeo, NTT — Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, dalam rangka meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo. ADVERTISEMENT Kunjungan Presiden RI tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, …

Apel Gebrak, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Wali Kota Bekasi dalam Upaya Pengurangan Sampah di Bantargebang.

Redaksi

26 Aug 2026

Bekasi, vokapublika.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam mempercepat penanganan persoalan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Bantargebang. ADVERTISEMENT Zulhas menilai, groundbreaking pembangunan PSEL menjadi langkah strategis di sisi hilir untuk mengurangi beban pengelolaan sampah …

Kejati Kalbar Klarifikasi Hibah Gedung Parkir, Tegaskan Transparansi dan Kepentingan Masyarakat

Redaksi

26 Aug 2026

Pontianak, vokalpublika.com— Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat memberikan klarifikasi terkait pembangunan gedung parkir dan fasilitas penunjang pelayanan yang bersumber dari hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Kejati Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan, didampingi Koordinator Hendri, SH., MH., menyusul adanya aspirasi masyarakat yang disampaikan Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat. Aspirasi tersebut disampaikan …

Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro, Dandim Pemalang Pimpin Karya Bakti Bersama Warga Comal

Alwi Assagaf

26 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, memimpin langsung aksi Karya Bakti TNI di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan gotong royong ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76. ADVERTISEMENT ​Letkol Inf. Edy Wibowo menegaskan, aksi bersih …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x