Home » Berita » Reformasi Hukum Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Reformasi Hukum Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Admin 23 Aug 2025 186

Pekanbaru ,vokalpublika.com – Peringatan Hari Pengayoman di  Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau tahun ini tidak hanya berlangsung seremonial. Momen tersebut juga dimaknai sebagai kesempatan untuk menilai kembali sejauh mana hukum benar-benar memberi kepastian, keadilan, dan rasa aman bagi masyarakat. 

Advertisement
ADVERTISEMENT

“Hari pengayoman ke-80 tahun 2025 bukan hanya seremonial, tapi menjadi titik refleksi mengenai apakah hukum kita benar-benar hadir di tengah masyarakat, memberi rasa aman, adil dan kepastian,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Rudy Hendra. Jum’at, (22/8/2025).

Dikatakannya, tema peringatan tahun ini, “Menjaga Warisan Bangsa, Mewujudkan Reformasi Hukum Untuk Menyongsong Masa Depan”, dinilai sarat makna. Menurut Rudy, menjaga warisan bangsa berarti memastikan hukum tetap berpijak pada Pancasila, adat, serta nilai keadilan sosial. Sementara reformasi hukum merupakan keharusan untuk menghadirkan perubahan nyata, sehingga sistem hukum bisa lebih lincah mengikuti arus digitalisasi, globalisasi, dan demokratisasi. 

Baca juga:  Media Sosial Dihebohkan Tawuran Antar Pelajar di Lampung Barat

“Menyongsong masa depan berarti menyiapkan hukum yang siap mengantar bangsa menuju Indonesia emas 2045,” katanya. 

Ia menegaskan bahwa pembangunan hukum merupakan fondasi utama bagi pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, maupun stabilitas politik, menurutnya, tidak akan berarti apabila hukum gagal menjamin kepastian, keadilan, dan rasa aman. Indonesia saat ini dinilainya, telah memiliki demokrasi yang matang, terbukti dari transisi kepemimpinan yang berlangsung damai dan penuh kehormatan.

Rudy juga memaparkan sejumlah capaian reformasi hukum. Dilaporkannya, indeks reformasi hukum pada tahun 2024 berhasil mencapai nilai sempurna, yaitu 100. Sementara untuk indeks kualitas peraturan perundang-undangan pun meningkat ke angka 3,7. Keberhasilan ini ujarnya, ditopang oleh penerapan aplikasi e-harmonisasi yang memungkinkan ribuan rancangan regulasi disinkronkan lintas kementerian maupun Pemerintah Daerah. 

“Semua ini menandakan bahwa hukum hadir untuk melindungi inovasi, ide dan kreatifitas pilar ekonomi kita di masa depan,” katanya. 

Baca juga:  Dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan HUT RI ke- 80 KAHFI BBC SCHOOL, Batam - Kepri Adakan Acara Family Gathering

Selain itu, ia juga menyinggung upaya di bidang pendidikan hukum. Dimana Kemenkumham telah meresmikan Politeknik Pengayoman Indonesia yang tidak hanya mencetak teknisi hukum, melainkan juga membentuk insan hukum berkarakter, berpijak pada Pancasila, dan memiliki daya saing global. 

Meski begitu menurutnya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Rudy menyebut masih adanya regulasi yang tumpang tindih, kebijakan antar sektor yang belum terintegrasi, literasi hukum yang rendah, serta penegakan hukum kekayaan intelektual yang belum berjalan optimal. 

“Masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya percaya pada sistem hukum, karena merasa keadilan belum berpihak kepada mereka. Inilah tantangan bagi kita, agar bagaimana menyediakan hukum yang bukan hanya sebatas instrumen negara saja tapi juga milik rakyat,” terangnya. 

Rudy menegaskan bahwa hukum yang ideal haruslah sederhana, jelas, mudah dipahami, serta mampu memberi perlindungan alih-alih membebani masyarakat. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran pengayoman untuk melangkah lebih jauh dengan menyiapkan hukum yang selaras dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital yang menuntut transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga:  8 Bulan Kantor Desa Lampuara Tersegel,Belum Ada Titik Temu & Ketegasan Pemerintah Kabupaten Luwu

“Hukum yang sederhana, jelas dan bisa dipahami oleh siapapun, hukum yang melindungi bukan membebani. Reformasi hukum adalah keharusan, bukan pilihan,” katanya. 

Terakhir, Kepala Kanwil Kemenkumham itu menekankan bahwa tanpa hukum yang kuat, ekonomi akan rapuh, demokrasi akan goyah, dan persatuan bangsa terancam tercerai-berai. 

“Mari kita lanjutkan reformasi hukum dengan keberanian, transparansi dan keterbukaan. Mari kita songsong masa depan dengan hukum yang mampu menjawab tantangan zaman, humanis, adaptif, dan yang berpihak pada rakyat,” tutupnya.”

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Menteri Nusron Gandeng 28 Kampus, Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Setahun

Clara T S

15 Jul 2026

Makassar – vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf di Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bersama 28 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sulawesi Selatan di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Kamis …

Catatan Praperadilan terhadap Kriminalisasi Larshen Yunus: Kapolri dan Kapolda Riau Sesat Logika Hukum

Redaksi

15 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Dunia penegakan hukum di Indonesia kembali diuji lewat persidangan praperadilan Nomor: 101/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dimulai pada ini, Selasa, 14 Juli 2026. Perkara ini mempertemukan Larshen Yunus Naek Simamora alias Yunus, seorang aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sekaligus aktivis pers, melawan tiga pucuk pimpinan kepolisian: Kapolri sebagai …

MATAMUDA MIN 2 Sumenep Jadi Awal Penguatan Moderasi Beragama oleh Bunda MODIS

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpubika.com – Sumenep, Hari pertama mengikuti Masa Ta’aruf Madrasah (MATAMUDA) menjadi pengalaman berbeda bagi ratusan peserta didik baru MIN 2 Sumenep. Mereka tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak memahami pentingnya moderasi beragama sebagai bekal membangun karakter sejak usia dini. ADVERTISEMENT Penguatan tersebut diberikan langsung oleh Tim Agen Moderasi Beragama (Bunda MODIS) Dharma …

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu 12,8 Gram, Kurir Residivis Ditangkap

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.com – Surabaya – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu di Gedung Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (14/7/2026) pukul 15.00 WIB. ADVERTISEMENT Dalam keterangannya, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari penangkapan seorang tersangka berinisial PGS pada …

DUGAAN PENIPUAN PENERIMAAN P3K BERGENTAYANGAN

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.Com. Nganjuk tanggal 14 Juli 2026, Sosok Pengacara Impi Yusnandar S Sos. SH. MH.; M.AP melakukan laporan ke POLRES Nganjuk terkait dugaan adanya oknum gentayangan melakukan penipuan rekruetmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K.). ADVERTISEMENT Penipuan tersebut menurut Impi Yusnandar, ” melakukan modus penipuan berupa bujuk rayu terhadap sebagian warga masyarakat, anaknya diiming – …

Tim Pemekaran Kumpai Raya Soroti Belum Terbitnya Nomor Registrasi, Desak Kemendagri dan Pemda Segera Realisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2023

Redaksi

14 Jul 2026

Vokalpublika.com – Kubu Raya – Tim Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya kembali menyoroti belum terealisasinya operasional Kecamatan Kumpai Raya meskipun Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kubu Raya Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pembentukan Kecamatan Kumpai Raya telah diundangkan sejak tahun 2023. ADVERTISEMENT Dalam audiensi bersama Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Johan Saimima, pada Senin (13/7/2026), Tim Pemekaran …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x