Home » Berita » Proyek Banprov di Desa Danasari Diduga Ada Praktik Jual Beli Sehingga Tak Sesuai Kaidah Teknis, Warga : Anggaran Rp. 100 Juta Kok Aspalnya Tipis

Proyek Banprov di Desa Danasari Diduga Ada Praktik Jual Beli Sehingga Tak Sesuai Kaidah Teknis, Warga : Anggaran Rp. 100 Juta Kok Aspalnya Tipis

Alwi Assagaf 17 Nov 2025 538

Pemalang, Vokalpublika.com – Proyek rehabilitasi jalan aspal di Desa Danasari, Kecamatan Pemalang, kini menjadi sorotan tajam publik. Bukan tanpa alasan. Proyek senilai Rp100 juta itu hanya mencantumkan volume P: 260 m x L: 3 m x T: 0,02 m—ketebalan 2 cm, atau setipis kartu ATM. Angka ini disebut para ahli tidak masuk akal jika benar dikategorikan sebagai rehabilitasi jalan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Papan proyek yang terpasang di lokasi menunjukkan kegiatan “Pembangunan/Rehabilitasi Jalan Aspal” menggunakan dana Banprov Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025, dengan pelaksana TPK Desa Danasari. Namun setelah volume pekerjaan dibaca, banyak pihak mulai mempertanyakan kecocokan antara nilai anggaran, ketebalan pekerjaan, dan standar teknis rehabilitasi jalan nasional.

Ahli Teknik: “Rehabilitasi Kok Cuma 2 Cm? Itu Mah Perawatan Ringan, Bukan Perbaikan Jalan!”

Mengacu pada standar teknik konstruksi jalan, metode rehabilitasi harus menyesuaikan tingkat kerusakan. Untuk luas sekitar 1.200 m², metode yang dianggap paling ideal adalah overlay dengan ketebalan minimal 5 cm.

Lalu berapa kebutuhan material idealnya?

Volume hotmix: ±60 m³

Berat total hotmix: ±138 ton

Aspal murni: ±6,9 ton

Agregat & filler: ±131 ton

Jumlah tersebut jauh dari volume pekerjaan yang hanya menyediakan ketebalan 2 cm. Seorang praktisi teknik yang dimintai pendapat bahkan menyebut volume itu sebagai anomali lapangan.

Baca juga:  Kecamatan Pemalang Perkuat Mutu Pelayanan Publik Lewat Tertib Arsip

“Rehab jalan 2 cm itu bukan rehab, itu cuma dandan kilat. Ketebalan segitu hanya cocok buat retouch, bukan perbaikan,” tegasnya pedas.

Warga Curiga: ‘Rp100 Juta tapi Aspalnya Tipis? Jangan-jangan…’

Di lokasi proyek, warga mulai menyuarakan kegelisahan. Sejumlah pengendara yang melintas mempertanyakan wajar tidaknya nilai proyek dengan ketebalan setipis itu.

“Seratus juta tapi cuma 2 cm? Kita sebagai warga ya curiga. Jangan sampai proyek ini tipis di lapangan tapi tebal di anggaran,” ungkap salah satu warga.

Mereka khawatir jalan hasil rehabilitasi akan cepat rusak, apalagi jalan desa tersebut sering dilewati kendaraan harian dengan beban bervariasi.

Standar Nasional Tidak Mendukung Ketebalan Mini 2 Cm

Sebagai pembanding:

Lapis aus (AC-WC) saja standar minimalnya 3–4 cm

Rehabilitasi penuh (overlay) idealnya 5–7 cm

Artinya, ketebalan 2 cm yang tertulis pada papan proyek bahkan belum memenuhi syarat lapis aus standar, apalagi disebut sebagai rehabilitasi.

Beberapa risiko jika tetap dikerjakan setipis itu:

Baca juga:  Buka Bhayangkara Expo 2026, Bupati Pemalang Tegaskan Komitmen Kemitraan dan Kebangkitan Ekonomi

Mudah retak dan mengelupas

Tidak kuat menahan beban harian

Umur jalan pendek

Potensi kerusakan dini dalam hitungan bulan

Publik Mendesak Transparansi: “Jangan Sampai Ada Material Hilang di Atas Kertas!”

Karena proyek ini menggunakan dana Banprov, masyarakat berharap:

Ketebalan real harus sesuai

Hotmix benar-benar berkualitas

Pemadatan dilakukan secara profesional

Volume di lapangan wajib sama dengan volume yang diumumkan

Sejumlah pemerhati anggaran desa bahkan menuntut pengawasan lebih ketat agar tidak ada celah penyimpangan.

“Kalau papan sudah menunjukkan volume tak wajar, wajar kalau masyarakat bertanya. Yang penting jangan ada material yang ‘menghilang’ entah ke mana,” ujar seorang aktivis lokal.

Sementara Ma’nun, Kepala Desa Danasari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, pihaknya membenarkan bahwa ada proyek rehabilitasi jalan aspal diwilayahnya.

“Gihh betul (iya betul), yang garap H. Tio. Ok matur suwun infonya,” jawab Ma’nun singkat, Senin, 17 November 2025.

Senter isu adanya praktik jual beli sejumlah proyek bantuan pemerintah provinsi. Praktik dugaan jual beli proyek Bantuan Provinsi (Banprov) dari makelar ke kontraktor merupakan isu yang sering muncul dalam pemberitaan, terutama terkait dengan alokasi dana di tingkat pemerintah daerah.

Baca juga:  KETUA TIM KUASA HUKUM TEGUH RIYANTO, SRAGEN – JAWA TENGAH DESAK PRESIDEN RI, KETUA MAHKAMAH AGUNG RI, KETUA KOMISI III DPR RI HABIBUROKHMAN, DAN KAPOLRI MELAKSANAKAN SILA KE-5 PANCASILA SERTA MENGIMPLEMENTASIKAN AMANAT UUD 1945 ALINEA KEEMPAT DALAM PENEGAKAN HUKUM

Adanya isu perantara (makelar) yang mengklaim dapat mengamankan proyek yang didanai dari Banprov dan kemudian “menjual” proyek tersebut kepada kontraktor tertentu, sering kali dengan meminta imbalan (fee) atau persentase tertentu dari nilai proyek, aparat penegak hukum diharapkan mampu mengantisipasinya.

Makelar ini diduga memanfaatkan kedekatan mereka dengan pejabat atau pihak yang berpengaruh di pemerintahan provinsi atau kabupaten/kota untuk memuluskan proses lelang atau penunjukan langsung proyek, sehingga kontraktor yang “membeli” proyek tersebut bisa mendapatkan pekerjaan tanpa melalui prosedur yang benar.

Berdasarkan hasil pencarian, dugaan praktik semacam ini dilaporkan terjadi di beberapa daerah, antara lain di Jawa Tengah (Kendal, Pekalongan, Wonogiri, Karanganyar, Klaten, Pemalang) dan Sulawesi Utara.

Praktik semacam ini dapat menyebabkan kerugian negara, pengerjaan proyek yang tidak sesuai standar atau “asal jadi”, dan menciptakan persaingan tidak sehat di kalangan kontraktor. (Darmo Pamungkas/Tim)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Bangsa Berduka, Putra Terbaik Gugur di Medan Tugas: Ketum FRIC H. Dian Surahman Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta, 24 Juli 2026 – Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Salah satu putra terbaik bangsa, Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, gugur saat menjalankan tugas negara di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. ADVERTISEMENT Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga dan rekan …

Wakil Wali Kota Dicky Chandra Buka Ibing Pasanggiri Se-Priangan Timur, Ketua DPC FRIC Tasikmalaya Tegaskan Dukungan untuk Pelestarian Pencak Silat

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Tasikmalaya-Semangat pelestarian budaya bangsa berpadu dengan pembinaan generasi muda mewarnai pelaksanaan Ibing Pasanggiri Se-Priangan Timur DPD PPSI Kota Tasikmalaya yang digelar hari ini (24/7/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan bergengsi tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra, dan dihadiri berbagai tokoh, insan pencak silat, serta elemen masyarakat yang memiliki komitmen terhadap pelestarian …

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri”, turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema besar “Polri untuk Masyarakat.” ADVERTISEMENT Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 akan berlangsung pada …

​Perkuat Budaya Gotong Royong, ASN Kecamatan Pemalang Bebenah Demi Kenyamanan Masyarakat

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Pemalang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang representatif melalui kegiatan kerja bakti rutin “Jumat Bersih”, Jumat (24/7/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan korve yang dipusatkan di seluruh area Kantor Kecamatan Pemalang tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), staf, dan karyawan tanpa terkecuali. ​Aksi ini bukan sekadar …

​Sinergi Pemerintah Kecamatan Ulujami dan Warga Kertosari: Dorong Kebersihan Lingkungan dan Serap Aspirasi Desa

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sekretaris Kecamatan Ulujami memimpin aksi gotong royong kebersihan lingkungan di Desa Kertosari. Kegiatan ini melibatkan staf kecamatan, ASN Dinas Satu Atap Ulujami, serta warga setempat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan, kesehatan, dan keindahan wilayah, Jumat 24 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​Desa Kertosari dikenal memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang kuat. Selain menjadi …

AWPB Bongkar dan Tuntut Transparansi Anggaran Publikasi, Komisi A DPRD Pemalang Minta Diskominfo Buka Data

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Rapat dengar pendapat di Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang berlangsung hangat pada Jumat lalu. Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran publikasi dan kemitraan media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Jumat 24 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​AWPB menilai pola kemitraan Diskominfo belum mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip keterbukaan dan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x