Home » Berita » Proyek Banprov di Desa Danasari Diduga Ada Praktik Jual Beli Sehingga Tak Sesuai Kaidah Teknis, Warga : Anggaran Rp. 100 Juta Kok Aspalnya Tipis

Proyek Banprov di Desa Danasari Diduga Ada Praktik Jual Beli Sehingga Tak Sesuai Kaidah Teknis, Warga : Anggaran Rp. 100 Juta Kok Aspalnya Tipis

Alwi Assagaf 17 Nov 2025 508

Pemalang, Vokalpublika.com – Proyek rehabilitasi jalan aspal di Desa Danasari, Kecamatan Pemalang, kini menjadi sorotan tajam publik. Bukan tanpa alasan. Proyek senilai Rp100 juta itu hanya mencantumkan volume P: 260 m x L: 3 m x T: 0,02 m—ketebalan 2 cm, atau setipis kartu ATM. Angka ini disebut para ahli tidak masuk akal jika benar dikategorikan sebagai rehabilitasi jalan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Papan proyek yang terpasang di lokasi menunjukkan kegiatan “Pembangunan/Rehabilitasi Jalan Aspal” menggunakan dana Banprov Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025, dengan pelaksana TPK Desa Danasari. Namun setelah volume pekerjaan dibaca, banyak pihak mulai mempertanyakan kecocokan antara nilai anggaran, ketebalan pekerjaan, dan standar teknis rehabilitasi jalan nasional.

Ahli Teknik: “Rehabilitasi Kok Cuma 2 Cm? Itu Mah Perawatan Ringan, Bukan Perbaikan Jalan!”

Mengacu pada standar teknik konstruksi jalan, metode rehabilitasi harus menyesuaikan tingkat kerusakan. Untuk luas sekitar 1.200 m², metode yang dianggap paling ideal adalah overlay dengan ketebalan minimal 5 cm.

Lalu berapa kebutuhan material idealnya?

Volume hotmix: ±60 m³

Berat total hotmix: ±138 ton

Aspal murni: ±6,9 ton

Agregat & filler: ±131 ton

Jumlah tersebut jauh dari volume pekerjaan yang hanya menyediakan ketebalan 2 cm. Seorang praktisi teknik yang dimintai pendapat bahkan menyebut volume itu sebagai anomali lapangan.

Baca juga:  Badan Penyuluhan Pertanian Gelar Bimtek Brigade Swasembada Pangan di Ponrang Selatan, Libatkan Pemuda Tani

“Rehab jalan 2 cm itu bukan rehab, itu cuma dandan kilat. Ketebalan segitu hanya cocok buat retouch, bukan perbaikan,” tegasnya pedas.

Warga Curiga: ‘Rp100 Juta tapi Aspalnya Tipis? Jangan-jangan…’

Di lokasi proyek, warga mulai menyuarakan kegelisahan. Sejumlah pengendara yang melintas mempertanyakan wajar tidaknya nilai proyek dengan ketebalan setipis itu.

“Seratus juta tapi cuma 2 cm? Kita sebagai warga ya curiga. Jangan sampai proyek ini tipis di lapangan tapi tebal di anggaran,” ungkap salah satu warga.

Mereka khawatir jalan hasil rehabilitasi akan cepat rusak, apalagi jalan desa tersebut sering dilewati kendaraan harian dengan beban bervariasi.

Standar Nasional Tidak Mendukung Ketebalan Mini 2 Cm

Sebagai pembanding:

Lapis aus (AC-WC) saja standar minimalnya 3–4 cm

Rehabilitasi penuh (overlay) idealnya 5–7 cm

Artinya, ketebalan 2 cm yang tertulis pada papan proyek bahkan belum memenuhi syarat lapis aus standar, apalagi disebut sebagai rehabilitasi.

Beberapa risiko jika tetap dikerjakan setipis itu:

Baca juga:  Penghuni RULI BALKOM Hambat Laju Program Investasi BP Batam Yang Dicanangkan ke Presiden

Mudah retak dan mengelupas

Tidak kuat menahan beban harian

Umur jalan pendek

Potensi kerusakan dini dalam hitungan bulan

Publik Mendesak Transparansi: “Jangan Sampai Ada Material Hilang di Atas Kertas!”

Karena proyek ini menggunakan dana Banprov, masyarakat berharap:

Ketebalan real harus sesuai

Hotmix benar-benar berkualitas

Pemadatan dilakukan secara profesional

Volume di lapangan wajib sama dengan volume yang diumumkan

Sejumlah pemerhati anggaran desa bahkan menuntut pengawasan lebih ketat agar tidak ada celah penyimpangan.

“Kalau papan sudah menunjukkan volume tak wajar, wajar kalau masyarakat bertanya. Yang penting jangan ada material yang ‘menghilang’ entah ke mana,” ujar seorang aktivis lokal.

Sementara Ma’nun, Kepala Desa Danasari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, pihaknya membenarkan bahwa ada proyek rehabilitasi jalan aspal diwilayahnya.

“Gihh betul (iya betul), yang garap H. Tio. Ok matur suwun infonya,” jawab Ma’nun singkat, Senin, 17 November 2025.

Senter isu adanya praktik jual beli sejumlah proyek bantuan pemerintah provinsi. Praktik dugaan jual beli proyek Bantuan Provinsi (Banprov) dari makelar ke kontraktor merupakan isu yang sering muncul dalam pemberitaan, terutama terkait dengan alokasi dana di tingkat pemerintah daerah.

Baca juga:  Parosil Apresiasi Kejari Lampung Barat Manfaatkan Lahan Terbengkalai untuk Program Ketahanan Pangan

Adanya isu perantara (makelar) yang mengklaim dapat mengamankan proyek yang didanai dari Banprov dan kemudian “menjual” proyek tersebut kepada kontraktor tertentu, sering kali dengan meminta imbalan (fee) atau persentase tertentu dari nilai proyek, aparat penegak hukum diharapkan mampu mengantisipasinya.

Makelar ini diduga memanfaatkan kedekatan mereka dengan pejabat atau pihak yang berpengaruh di pemerintahan provinsi atau kabupaten/kota untuk memuluskan proses lelang atau penunjukan langsung proyek, sehingga kontraktor yang “membeli” proyek tersebut bisa mendapatkan pekerjaan tanpa melalui prosedur yang benar.

Berdasarkan hasil pencarian, dugaan praktik semacam ini dilaporkan terjadi di beberapa daerah, antara lain di Jawa Tengah (Kendal, Pekalongan, Wonogiri, Karanganyar, Klaten, Pemalang) dan Sulawesi Utara.

Praktik semacam ini dapat menyebabkan kerugian negara, pengerjaan proyek yang tidak sesuai standar atau “asal jadi”, dan menciptakan persaingan tidak sehat di kalangan kontraktor. (Darmo Pamungkas/Tim)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polres Pemalang Gandeng Pemkab Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Polres Pemalang resmi meluncurkan program “Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru” di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (8/6). Langkah ini merupakan implementasi program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” guna mempercepat eliminasi penularan TB di wilayah Jawa Tengah. ADVERTISEMENT ​Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, didampingi Bupati …

Kecamatan Pemalang Bentuk Panitia dan Pengawas Pilkades Lawangrejo

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar sosialisasi sekaligus membentuk Panitia dan Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lawangrejo Tahun 2026, Senin (8/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib, dan transparan. ADVERTISEMENT ​Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan setempat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan …

Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Ajak Penerima Jadi Pelopor Percepatan Sertipikasi

Clara T S

09 Jun 2026

Jakarta – vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sebanyak 1.029 sertipikat tanah wakaf dan tiga Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan dalam rangkaian kegiatan International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang berlangsung di Universitas Darunnajah, Sabtu (6/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat …

Kepala Kantor Pertanahan Dairi, Sowan ke Pemda, Kejari, dan Polres Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG –vokalpublika.comDalam rangka memastikan keberlanjutan koordinasi dan memperkuat sinergi antarlembaga, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan rangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah instansi strategis di Kabupaten Dairi, yakni Pemerintah Kabupaten Dairi, Kejaksaan Negeri Dairi, dan Kepolisian Resor Dairi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pamitan Kepala Kantor Pertanahan yang lama sekaligus memperkenalkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten …

Vioni Masuk Top 20 Putri Otonomi Indonesia 2026, Harumkan Nama Kabupaten Dairi di Tingkat Nasional

Clara T S

09 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comKabar membanggakan datang dari Kabupaten Dairi. Vioni, perwakilan Kabupaten Dairi, berhasil menembus Top 20 Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026, sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah bagi generasi muda perempuan Indonesia untuk menunjukkan kapasitas, prestasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. ADVERTISEMENT Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Dairi. Capaian Vioni tidak hanya mencerminkan …

DIDUGA DIBORGOL, DIINJAK-INJAK, DAN DIPUKUL BERAMAI-RAMAI, TEGUH RIYANTO MINTA KEADILAN: KASAD DAN PANGLIMA TNI JANGAN CUMA JADI PENONTON

Redaksi

09 Jun 2026

Sragen, vokalpublika.com- Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM., selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Teguh Riyanto, meminta perhatian serius dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) terhadap laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami kliennya, Teguh Riyanto, seorang warga sipil asal Kabupaten Sragen. ADVERTISEMENT Menurut keterangan yang disampaikan oleh Teguh …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x