Home » Berita » PPKO BEM Polibatam Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Program Pemberdayaan bagi Warga Batu Legong

PPKO BEM Polibatam Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Program Pemberdayaan bagi Warga Batu Legong

Redaksi 29 Aug 2026 11

Batam, vokalpublika.com— Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Politeknik Negeri Batam (Polibatam) resmi ditutup pada Selasa (25/8/2026) di Kelurahan Batu Legong. Program yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat tersebut menghadirkan berbagai inovasi berbasis kebutuhan warga, mulai dari teknologi tepat guna hingga program pemberdayaan di bidang kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan.
Penutupan program menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dijalankan mahasiswa bersama masyarakat Batu Legong. Selama pelaksanaan, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga membangun kolaborasi dengan warga dalam mengembangkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung dan berkelanjutan.

Advertisement
ADVERTISEMENT


Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Direktur III Polibatam Muhammad Zaenuddin, Lurah Batu Legong Rustan, Dosen Pembimbing PPKO Kamarudin, Presiden Mahasiswa Polibatam Adil Azhar, perwakilan RT/RW setempat, Rumah Zakat, Lembaga Amil Zakat Batam (LAZ Batam), Tim Kader Keberlanjutan, serta masyarakat Kelurahan Batu Legong.
Salah satu fokus utama PPKO BEM Polibatam adalah menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa mengembangkan sejumlah program dengan menggabungkan pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  FRIC DPW Banten Persoalkan PBG FLEXX Billiard dan Coffe Pangkalan Teluknaga


Program yang dihadirkan meliputi Teknologi Tepat Guna Greenhouse, timbangan bayi digital berbasis sistem, budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot, serta edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Berbagai program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan PPKO berakhir. Masyarakat bersama Tim Kader Keberlanjutan didorong untuk melanjutkan serta mengembangkan program yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Bagi mahasiswa, keterlibatan langsung di tengah masyarakat juga menjadi ruang untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama berada di lingkungan perguruan tinggi. Proses tersebut sekaligus melatih mahasiswa memahami persoalan masyarakat, membangun komunikasi, bekerja secara kolaboratif, serta merancang solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca juga:  Kantor Desa Banuaji ll Tutup Pada Jam Kerja, Pelayanan Publik Terhambat.


Dorong Keberlanjutan Program
Wakil Direktur III Polibatam, Muhammad Zaenuddin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam pelaksanaan PPKO di Batu Legong. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak terbatas pada kegiatan akademik di dalam kampus, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.


“Program PPK Ormawa ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberikan dampak melalui inovasi dan kolaborasi bersama masyarakat. Kami berharap program yang telah dibangun dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Batu Legong,” ujarnya.
Keberlanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam program pemberdayaan masyarakat. Karena itu, sinergi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah kelurahan, perguruan tinggi, dan mitra pendukung menjadi bagian penting agar berbagai inovasi yang telah dikembangkan dapat terus berjalan.
Pelaksanaan PPKO BEM Polibatam juga menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu sekaligus memahami secara langsung berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Baca juga:  Polres Probolinggo Bersama Warga Bersihkan Material Pascabanjir Bandang di Tiris.


Lebih dari sekadar penutupan sebuah program, kegiatan PPKO di Batu Legong menjadi bagian dari proses membangun kolaborasi antara kampus dan masyarakat. Berbagai inovasi yang telah dihadirkan diharapkan dapat terus dikembangkan oleh warga dan menjadi fondasi bagi program pemberdayaan berikutnya.
Melalui keterlibatan tersebut, BEM Polibatam menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa dapat mengambil peran dalam menghadirkan perubahan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat. Kolaborasi yang terbangun di Batu Legong diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, sehat, dan adaptif terhadap pemanfaatan teknologi.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
BOS PENGEMPUL EMAS ILEGAL DI BENGKAYANG DIDUGA BERINISIAL M DAN S, BENARKAH KEBAL HUKUM?

Redaksi

29 Aug 2026

BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Di balik aktivitas tambang ilegal tersebut, muncul dugaan adanya jaringan pengumpul atau pengepul emas yang berperan menampung hasil tambang sebelum didistribusikan ke jaringan perdagangan yang lebih luas. ADVERTISEMENT Dalam penelusuran informasi yang berkembang di lapangan, dua nama berinisial …

Sinergi Kodim Pemalang, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla 3,1 Hektare di Belik

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aksi cepat tanggap gabungan yang melibatkan Kodim 0711/Pemalang, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Perhutani, relawan, serta masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jumat (28/8/2026) malam. ADVERTISEMENT ​Kebakaran melanda semak belukar seluas 3,1 hektare di kawasan hutan produksi Perhutani Petak 7F2 KPH Pekalongan Timur, …

DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C dan Marinir TNI AL Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Redaksi

29 Aug 2026

BEKASI,vokalpublika.com— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) serta Tim Marinir TNI AL melakukan penyusuran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi, Kamis (27/8/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus menelusuri potensi sumber pencemar yang masuk ke aliran Kali Bekasi. Penyusuran dilakukan menggunakan empat perahu dengan …

Kerja Pengawas di SPBU,RS Nyambi Jual Sabu, AKP Sofyan Rida; BB 17,78 Gram

Redaksi

29 Aug 2026

Tanjungpinang,vokalpublika Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Tanjungpinang, kembali mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kota Tanjungpinang, Rabu (26/08/2026). ADVERTISEMENT Hal itu dibenarkan oleh Kasat Res Narkoba, AKP Sofyan Rida, kepada awak media ini, Jumat (28/08/2026). “Kita kembali berhasil mengamankan satu orang lagi yang diduga sebagai pengedar sabu,” katanya. AKP Sofyan, menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi …

Peduli Korban Gempa Flores, Anak Yacob Nuwa Wea Salurkan Bantuan untuk Warga Tonggurambang

Redaksi

29 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika— Kepedulian terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Flores, terus berdatangan. Kali ini, bantuan kemanusiaan disalurkan oleh Andi Gani Nani Wea, putra dari Yacob Nuwa Wea, untuk membantu masyarakat Desa Tonggurambang yang terdampak gempa bumi. ADVERTISEMENT Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wiliam Nuwa Wea bersama istrinya kepada warga Desa Tonggurambang. …

BUDI GAUTAMA DESAK POLRES BENGKAYANG TUNTASKAN PROSES HUKUM DUGAAN KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN

Redaksi

29 Aug 2026

BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika— Ketua DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Budi Gautama, mendesak Polres Bengkayang memberikan kepastian hukum terhadap laporan dugaan ancaman, intimidasi, pengejaran, dan kekerasan yang dialami seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik. ADVERTISEMENT Budi menilai penanganan perkara tersebut tidak boleh berlarut-larut tanpa kejelasan. Terlebih, berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah saksi maupun pihak …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x