Home » Berita » Polemik Dugaan Pengondisian Seragam Sekolah di Pemalang Mencuat, Modus Paket Komplit dan Larangan Eceran

Polemik Dugaan Pengondisian Seragam Sekolah di Pemalang Mencuat, Modus Paket Komplit dan Larangan Eceran

Alwi Assagaf 07 Jul 2026 39

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pelaksanaan tahun ajaran baru di Kabupaten Pemalang kembali diwarnai keluhan wali murid terkait dugaan pengondisian pembelian seragam sekolah. Sejumlah warga net (warganet) di media sosial mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikpora) Kabupaten Pemalang untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap aturan “satu paket” yang dinilai memberatkan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

​Polemik ini mencuat setelah sejumlah akun lokal mengunggah kesaksian mengenai modus sekolah yang mengarahkan pembelian bahan seragam ke toko tertentu yang telah ditunjuk. Wali murid mengaku diwajibkan membeli dalam bentuk sistem paket komplit, tidak boleh mencicil, serta dilarang membeli atribut secara terpisah di pasar bebas.

​Beberapa kesaksian warganet yang dihimpun redaksi menunjukkan pola yang serupa di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Taman:

Baca juga:  Rumah Seorang Warga Pemalang Kembali Jadi Korban Bencana, Babinsa Koramil 12/Watukumpul Sigap Bantu Warga

​Warganet [GY]: “Nyatanya orang tua disuruh beli di salah satu toko yang ditunjuk sekolah dengan harga yang tidak wajar. Itupun hanya dapat bahan. Dan belinya harus sepaket.”

​Warganet [AA]: “Perkaranya bayarnya mahal sekali… Terus kenapa ada datanya atas nama siapa… Berarti kan sekolah kerja sama. Seandainya orang tua siswa tidak mampu apakah bisa dicicil? Kan tidak.”

​Warganet [SN]: “Kemarin teman keponakanku mau beli batiknya saja tidak boleh, harus sepaket sama OSIS dan Pramuka.”

​Praktik ini dinilai bertentangan dengan Pasal 12 dan 13 Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah. Regulasi tersebut melarang keras institusi pendidikan maupun komite sekolah bertindak sebagai produsen, distributor, atau perantara komersial dalam pengadaan seragam.

Baca juga:  HIPMI Dairi Run, Bukti Sinergi Pengusaha Muda dan Pemerintah Bangkitkan Dairi”

​Selain masalah seragam, warganet juga menyoroti inkonsistensi sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi. Warganet [AR] mengeluhkan transparansi kuota di tingkat sekolah dasar.

​”Aturan tidak jelas, SD saja sudah pusing… yang daftar satu kampung 37, yang diterima cuma 28, padahal jarak rumah ke sekolah paling 500 meter,” tulisnya.

​Menanggapi polemik tahunan ini, Alwi Assagaf dari Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mempertanyakan fungsi pengawasan dari Kepala Sekolah, Komite, dan Dindikpora Pemalang.

​”Dugaan pengondisian jual beli seragam itu sudah menjadi tradisi rutin setiap memasuki ajaran baru. Masa sih tidak tahu?” ujar Alwi.

Baca juga:  Tambang Ilegal: Masalah Lama yang Butuh Solusi Baru

​Alwi juga menyinggung program seragam gratis dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang menjadi program unggulan Bupati Pemalang. Menurutnya, jika program tersebut berjalan optimal, beban ekonomi masyarakat tentu akan berkurang.

​”Dinas terkait dan jajaran harus tegas menutup ruang bisnis di lingkungan sekolah yang berpotensi pungli,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi telah berupaya klarifikasi resmi kepada Dindikpora Kabupaten Pemalang demi keberimbangan informasi (hak konfirmasi), dan masih menunggu tanggapan lebih lanjut.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Proyek PSU Perkim Kota Pontianak TA 2026 Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis; Dinas Perkim Turun Evaluasi Usai Temuan Media

Redaksi

13 Jul 2026

Pontianak, vokalpublika.com– Proyek Program Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pontianak Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi sorotan publik. Hasil investigasi lapangan yang dilakukan awak media menemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian pada pekerjaan pembangunan saluran pembuangan pasang surut di Jalan Danau Sentarum, Gang Budi Mulia, Kecamatan Pontianak Kota. ADVERTISEMENT Temuan …

Gelap Mata, Menantu di Kuningan Mengamuk dan Bacok Mertua Pakai Golok

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – Aksi penganiayaan sadis menantu terhadap mertua dan kerabat istrinya terjadi di Dusun III, Desa Bunigeulis, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Pelaku berinisial SR (33), seorang buruh harian lepas asal Citapen, nekat mengamuk dan membacok mertuanya sendiri, Rasana (56), serta seorang kerabat keluarga bernama Lukman menggunakan sebilah golok. ADVERTISEMENT Peristiwa mencekam itu terjadi …

Diduga Lakukan Pengancaman dan Penganiayaan Tamu Hotel dengan Brass Knuckle, Pria Asal Depok Yang Mengaku Wartawan Diamankan Polsek Kuta

Redaksi

13 Jul 2026

BADUNG – Polsek Kuta, Polresta Denpasar, menangani kasus dugaan tindak pidana pengancaman dan penganiayaan yang terjadi di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta, Badung, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut melibatkan dua tamu hotel, yakni Aji Amil Arief Yusman (36), warga Jakarta Barat, bersama rekannya Fadel …

​Optimalkan CFD Ulujami, Kecamatan Ulujami Dorong Integrasi Layanan Samsat Budiman dan Pemberdayaan UMKM BUMDes Parikesit

Alwi Assagaf

13 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Area Car Free Day (CFD) Kecamatan Ulujami yang berpusat di Sport Center Lapangan Desa Pagergunung dioptimalkan menjadi hub pelayanan publik terpadu pada Minggu (12/7). Langkah strategis ini ditandai dengan hadirnya layanan jemput bola inovatif “Samsat Budiman” yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Parikesit Desa Pagergunung guna mendekatkan akses pembayaran pajak …

FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bogor – 12 Juli 2026, Pernyataan seorang oknum anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Safari Jurnalistik V di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), memicu polemik di kalangan insan pers. Ucapan yang menyebut bahwa “Bapak Kades atau Kepala Desa tinggal profiling saja medianya. Apakah medianya sudah terverifikasi …

Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpubika.com – JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hxxutapea memuji pembongkaran kasus 3 korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Hotman menyinggung operasi besar-besaran yang dilakukan Polri tersebut tak mungkin dilakukan jika tak ada restu dari Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT “Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x