- AdvertorialWakil Wali Kota Bekasi Buka Delegate Registration Meeting Porprov Jabar XV Jawa Barat 2026
- UncategorizedKebakaran Hebat di Jalan Tapanuli/pak pak Sidikalang, 5 Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia
- BeritaPangdam IV/Diponegoro Serahkan Penghargaan Pamen Pemenang Lomba Menembak dan Renmil
- BeritaDukungan Aris Ismail Buah Manis: Atlet Muda Pemalang Imam Ibnu Sholeh Sabet Juara Sprint Nasional
- BeritaHadiri Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr, Rizal Bawazier Ajak Warga Jaga Ukhuwah
- BeritaDorong Optimalisasi Pelayanan, Camat Pemalang Pimpin Rakordas Lintas Sektoral

Peristiwa Ahmadi Madong dan Arif Rahman Hakim akan Pengaruhi Pandangan Masyarakat Kota Bekasi pada DPRD Kota Bekasi
Bekasi, vokalpublika.com – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2025 berlangsung tegang. Dan terjadilah peristiwa pe-nonyor-an yang dilakukan oleh Arif Rahman Hakim ketua Komisi C DPRD Kota Bekasi Fraksi PDIP terhadap Ahmadi Madong anggota Komisi D Fraksi PKB, DPRD Kota Bekasi.
Madong menjelaskan belum mengetahui secara persis maksud atau alasan diduga ARH sampai tega melakukan kekerasan tersebut. “Saya sih tidak tahu persis (Masalahnya) kayaknya tadi dia (ARH) di APBD itu menginginkan Rp 6,1 triliun, terus saya dapat sumber dari media bahwasannya pusat itu akan menganggarkan lebih untuk kota dan kabupaten, makanya saya minta di APBD itu dianggap Rp 7,2 triliun, bahasa saya yang mungkin terkesan tegas itu menurut dia itu malah mungkin tidak senang hati gitu,” jelasnya yang belum menerima permintaan maaf dari Arif Rahman Hakim hingga kini.
Dan akhirnya berakhir pada pelaporan yang dilakukan Ahmadi Madong ke Polresta Kota Bekasi terkait peristiwa pe-nonyor-an dirinya oleh Arif Rahman Hakim. “Saya melaporkan saudara Arif Rahman Hakim, terkait laporan saya karena saya ditoyor kepala saya. Hari ini saya melaporkan secara resmi, artinya karena kami negara hukum,” kata Madong di Mapolres Bekasi Kota.
Pada kesempatan terpisah, Budi Arianto dari SOMASI melihat peristiwa antar anggota DPRD Kota Bekasi sebagai rapuhnya etika komunikasi politik. “Peristiwa ribut-ribut antara Ahmadi (Madong) dan Arif Rahman Hakim di DPRD Kota Bekasi kalo menurut saya bisa dimaknai sebagai cerminan Rapuhnya etika komunikasi politik, berawal dari kritik dan bergeser jadi konflik personal.” Katanya.
Budi melihat hal tersebut akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat Kota Bekasi pada wakilnya di DPRD Kota Bekasi. “Dan ini akan berdampak pada kepercayaan publik, masyarakat bisa menilai wakilnya sibuk ribut daripada fokus pada kepentingan rakyat. Intinya, ini jadi pengingat bahwa DPRD harus menjaga martabat lembaga dan mengutamakan dialog sehat.” Terangnya. (Don).
Bekasi, vokalpublika.com –
Peristiwa Ahmadi Madong dan Arif Rahman Hakim akan Pengaruhi Pandangan Masyarakat Kota Bekasi pada DPRD Kota Bekasi
Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2025 berlangsung tegang. Dan terjadilah peristiwa pe-nonyor-an yang dilakukan oleh Arif Rahman Hakim ketua Komisi C DPRD Kota Bekasi Fraksi PDIP terhadap Ahmadi Madong anggota Komisi D Fraksi PKB, DPRD Kota Bekasi.
Madong menjelaskan belum mengetahui secara persis maksud atau alasan diduga ARH sampai tega melakukan kekerasan tersebut. “Saya sih tidak tahu persis (Masalahnya) kayaknya tadi dia (ARH) di APBD itu menginginkan Rp 6,1 triliun, terus saya dapat sumber dari media bahwasannya pusat itu akan menganggarkan lebih untuk kota dan kabupaten, makanya saya minta di APBD itu dianggap Rp 7,2 triliun, bahasa saya yang mungkin terkesan tegas itu menurut dia itu malah mungkin tidak senang hati gitu,” jelasnya yang belum menerima permintaan maaf dari Arif Rahman Hakim hingga kini.
Dan akhirnya berakhir pada pelaporan yang dilakukan Ahmadi Madong ke Polresta Kota Bekasi terkait peristiwa pe-nonyor-an dirinya oleh Arif Rahman Hakim. “Saya melaporkan saudara Arif Rahman Hakim, terkait laporan saya karena saya ditoyor kepala saya. Hari ini saya melaporkan secara resmi, artinya karena kami negara hukum,” kata Madong di Mapolres Bekasi Kota.
Pada kesempatan terpisah, Budi Arianto dari SOMASI melihat peristiwa antar anggota DPRD Kota Bekasi sebagai rapuhnya etika komunikasi politik. “Peristiwa ribut-ribut antara Ahmadi (Madong) dan Arif Rahman Hakim di DPRD Kota Bekasi kalo menurut saya bisa dimaknai sebagai cerminan Rapuhnya etika komunikasi politik, berawal dari kritik dan bergeser jadi konflik personal.” Katanya.
Budi melihat hal tersebut akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat Kota Bekasi pada wakilnya di DPRD Kota Bekasi. “Dan ini akan berdampak pada kepercayaan publik, masyarakat bisa menilai wakilnya sibuk ribut daripada fokus pada kepentingan rakyat. Intinya, ini jadi pengingat bahwa DPRD harus menjaga martabat lembaga dan mengutamakan dialog sehat.” Terangnya. (Don).
FIFA World Cup 2026
Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat
48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026
Clara T S
18 Sep 2026
SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Tapanuli/pak pak, tepatnya di samping Galon Naibaho, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026) sore. ADVERTISEMENT Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Dairi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat pada pukul 16.23 WIB. Armada Damkar berangkat pukul 16.24 WIB …
Clara T S
18 Sep 2026
SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Pakpak, Sidikalang, Kabupaten Dairi, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Tapanuli, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. ADVERTISEMENT Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai suara ledakan berulang dari lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga di sekitar lokasi panik dan berupaya menjauh dari titik kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, …
Clara T S
17 Sep 2026
BOGOR —vokalpublika.comMasyarakat kini tidak lagi harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan Peta Bidang Tanah (PBT). Melalui layanan Pengukuran Terjadwal, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan kepastian waktu sekaligus mempercepat proses pengukuran bidang tanah. ADVERTISEMENT Manfaat tersebut dirasakan langsung Iswandi Arfan, warga Kabupaten Bogor, yang mengaku proses pengurusan PBT kini jauh lebih cepat dibandingkan …
Clara T S
17 Sep 2026
BANYUMAS —vokalpublika.comTak sempat mengurus urusan pertanahan karena sibuk bekerja dari Senin hingga Jumat? Kini masyarakat memiliki pilihan lain. Melalui layanan PELATARAN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuka akses pelayanan pertanahan pada akhir pekan. ADVERTISEMENT Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan meninggalkan pekerjaan pada hari kerja. Berbagai kebutuhan pertanahan, mulai dari …
17 Sep 2025 5.695 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. ADVERTISEMENT Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu …
07 Oct 2025 4.572 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.934 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. ADVERTISEMENT Perkara kecelakaan maut …
05 Aug 2025 3.768 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. ADVERTISEMENT Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi …
22 May 2025 3.274 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. ADVERTISEMENT Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat …
14 May 2025 3.236 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. ADVERTISEMENT Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga …
28 Jul 2025 2.644 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. ADVERTISEMENT Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai …