Home » Berita » Pengelolaan Sampah Masih Tambal Sulam, Forum Publik Jadi Solusi

Pengelolaan Sampah Masih Tambal Sulam, Forum Publik Jadi Solusi

admin 18 May 2025 288

BATAM — Pemerintah Kota Batam terus berupaya mencari solusi terhadap persoalan pengelolaan sampah yang kian kompleks. Salah satu dampak nyata dari buruknya tata kelola sampah adalah bencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa diperlukan langkah strategis dan menyeluruh untuk menuntaskan masalah ini secara berkelanjutan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur mencapai 100 hingga 1.000 ton per hari. Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa penanganan yang tepat, maka potensi kerusakan lingkungan akan semakin besar — bagaikan gunung es yang sewaktu-waktu bisa mencair dan membawa dampak buruk bagi kawasan sekitarnya.

Koordinator Forum Alumni HMI Muda Provinsi Kepri (FAHMI), Fahmi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam yang telah menambah armada pengangkut sampah serta tenaga sopir dan kernet. Namun, ia menilai upaya tersebut masih sebatas penanganan di hilir. “Persoalan sampah ini harus dilihat dari hulu ke hilir. Kita tidak bisa hanya fokus pada pengangkutan tanpa memperbaiki pola pengelolaannya secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca juga:  Diduga Ada Benda Asing "potongan pisau cutter" di Air Minum Kemasan Perumda Pemalang, Pihak Perusahaan Dimintai Penjelasan

Diketahui, pada tahun 2025, Pemerintah Kota Batam mengalokasikan tambahan anggaran untuk sektor pengelolaan sampah. Dana tersebut difokuskan pada penambahan armroll truck, peningkatan program edukasi masyarakat, serta perbaikan layanan kebersihan. DPRD Batam turut mendukung inisiatif ini melalui pengesahan alokasi anggaran tambahan yang diajukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dalam sesi diskusi yang digelar Forum Alumni HMI Muda Provinsi Kepri (FAHMI) pada Sabtu, 17 Mei 2025, akademisi dan pemerhati lingkungan, Dr. Suyono Saputro, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu. “Sampah masih dipandang sebagai limbah yang tidak berguna dan ditangani dengan pendekatan akhir (end-of-pipe). Padahal jika dikelola secara tepat, sampah bisa memberi nilai tambah, baik dari sisi ekonomi, kesehatan masyarakat, maupun kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Baca juga:  Koperasi Merah Putih Diluncurkan Presiden RI, Wawako Li Claudia: Batam Siap Menyukseskan Gerakan Nasional

Dr. Suyono juga menyoroti perlunya regulasi yang jelas dan sinkron, khususnya dalam hal perhitungan tipping fee. Menurutnya, tipping fee perlu dihitung berdasarkan volume, jenis sampah, dan teknologi yang digunakan dalam pengolahan. Sejumlah daerah di Indonesia telah menetapkan kebijakan tipping fee melalui Peraturan Daerah (Perda) atau kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan pengelola sampah.

“Ketidakjelasan mengenai tipping fee selama ini justru menghambat peningkatan efisiensi pengelolaan sampah dan investasi dalam teknologi baru, seperti pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) yang berpotensi menjadi energi alternatif,” tegasnya.

Dr. Suyono mendorong agar wacana pengelolaan sampah ini tidak hanya berhenti di diskusi akademik, tetapi dibawa ke ruang publik melalui forum terbuka yang melibatkan semua pihak. “Keterbukaan sangat penting. Forum publik harus menghadirkan perwakilan dari eksekutif, legislatif, pelaku usaha, serta penggiat lingkungan untuk duduk bersama membahas solusi konkret,” jelasnya.

Baca juga:  Benny Tunggul: Pengelolaan Sampah Regional Perlu Jadi Agenda Bersama Pemkot dan Pemkab Bekasi

Menanggapi hal itu, Fahmi menyatakan bahwa Forum Alumni HMI Muda Provinsi Kepri (FAHMI) berencana menggelar Forum Publik Pengelolaan Sampah pada bulan Juni 2025 mendatang. “Rencana ini sedang kami matangkan. Tanggal pasti dan daftar panelis akan dibahas dalam rapat berikutnya. Jika memungkinkan, kami juga akan mengundang para investor untuk hadir langsung menyaksikan diskusi publik ini,” tambahnya.

Forum tersebut diharapkan menjadi titik awal perubahan nyata dalam tata kelola sampah, dengan tujuan menjadikan Batam sebagai kota yang bersih, sehat, modern, dan sejahtera.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

BPN Dairi Serahkan Sertipikat Residu PTSL kepada Desa Jumateguh dan Adian Nangka

Clara T S

09 Mar 2026

DAIRI/vokalpublika.comUpaya percepatan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat terus dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan penyelesaian sertipikat residu Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada Pemerintah Desa Jumateguh dan Desa Adian Nangka, Jumat (6/3/2026). Penyerahan dokumen sertipikat residu tersebut dilakukan langsung oleh Koordinator Substansi (Korsub) Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Pesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x