Home » Advertorial » Pemko Batam Kawal Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Amsakar Bentuk Tim Telusuri Hak dan Status Perusahaan

Pemko Batam Kawal Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Amsakar Bentuk Tim Telusuri Hak dan Status Perusahaan

Redaksi 16 Sep 2026 6

Batam, vokalpublika.com Nasib 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia kini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Batam setelah aktivitas produksi perusahaan garmen tersebut dilaporkan berhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Di tengah ketidakpastian keberlangsungan perusahaan dan belum jelasnya pembayaran sejumlah hak pekerja, Wali Kota Batam Amsakar Achmad turun langsung menemui para pekerja yang menyampaikan aspirasi di depan Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026).

Amsakar meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian kepada pemerintah.

“Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan Pemko Batam akan mendalami kondisi PT Ghim Li Indonesia secara menyeluruh, terutama menyangkut hak-hak pekerja yang terdampak berhentinya aktivitas produksi.

Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, sebanyak 1.025 pekerja terdampak, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Persoalan yang dihadapi pekerja antara lain ketidakpastian pembayaran gaji periode Agustus 2026 serta hak ketenagakerjaan lainnya yang disebut belum diselesaikan oleh manajemen perusahaan.

Baca juga:  Setelah 26 Tahun, Pemkot Bekasi Tata Wajah Jalan Juanda dan Pasar Baru, Pedagang Direlokasi ke Dalam Pasar

Amsakar menyebut proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga tengah berlangsung di Singapura. Pemerintah Kota Batam, menurutnya, tidak ingin persoalan perusahaan justru menyebabkan hak pekerja terabaikan.

“Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” tegasnya.

Pemko Bentuk Tim, Telusuri Perubahan Status Perusahaan

Untuk mengetahui duduk persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman dan investigasi.

Tim tersebut nantinya berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura disebut berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.

Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat.

Informasi tersebut akan menjadi bagian dari pendalaman pemerintah bersama instansi terkait, termasuk untuk melihat bagaimana perubahan status dan alamat hukum tersebut berkaitan dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.

Baca juga:  Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Ajak Penerima Jadi Pelopor Percepatan Sertipikasi

Amsakar memastikan Pemko Batam tidak akan berhenti pada pertemuan tersebut.

“Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” katanya.

BPJS Pekerja Tetap Ditanggung Pemko

Di tengah kondisi tersebut, Amsakar juga memastikan pembiayaan BPJS bagi para pekerja tetap menjadi perhatian pemerintah.

Ia menyampaikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi yang sedang mereka hadapi.

Amsakar juga mengapresiasi sikap para pekerja yang tetap menjaga situasi Batam kondusif ketika menyampaikan aspirasi.

“Terima kasih sudah menjadikan Batam tetap kondusif,” ujarnya.

Serikat Pekerja Minta Manajemen PT Ghim Li Dipanggil

Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan para pekerja hingga kini masih menunggu kepastian mengenai kondisi perusahaan setelah aktivitas produksi berhenti sejak 7 September 2026.

Baca juga:  Kodim 0810/Nganjuk Ucapkan Dirgahayu ke-65 Kostrad, Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Menurut Hartono, pekerja membutuhkan penjelasan langsung mengenai keberlangsungan perusahaan maupun hak-hak yang belum diterima.

“Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.

Ia berharap pemerintah dapat memfasilitasi pertemuan antara pekerja dan manajemen perusahaan sehingga persoalan dapat dibahas secara terbuka.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal Pemko Batam untuk menggali informasi dari para pekerja sekaligus menelusuri kondisi perusahaan bersama instansi terkait.

Dengan dibentuknya tim pendalaman, publik kini menunggu hasil penelusuran pemerintah mengenai status PT Ghim Li Indonesia, kondisi perusahaan, serta kepastian pembayaran gaji dan hak ketenagakerjaan 1.025 pekerja yang terdampak.

Pemko Batam menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ditemukan titik terang dan hak-hak pekerja memperoleh kepastian.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center, Efektivitas Masih Dievaluasi

Redaksi

16 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai melakukan uji coba sistem subdrain di 18 titik yang selama ini menjadi lokasi rawan genangan di kawasan Central Business District (CBD) Batam Center. ADVERTISEMENT Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mempercepat aliran air dari permukaan jalan menuju sistem drainase, sehingga genangan di badan jalan diharapkan dapat berkurang …

Amsakar Dorong Percepatan Pembangunan Batam, Air Bersih hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

Redaksi

15 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk terus mendorong percepatan pembangunan daerah. Sejumlah sektor strategis, mulai dari infrastruktur, penyediaan air bersih, penanganan banjir hingga pelayanan kesehatan, menjadi perhatian pemerintah. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Amsakar saat menjadi narasumber dalam Podcast Marathon di Kompleks MCP Industrial Park, Batu Ampar, Selasa …

Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas, Pojok UMKM Disiapkan di Sejumlah Lokasi Strategis

Redaksi

15 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com — Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka di berbagai lokasi strategis di Kota Batam. ADVERTISEMENT Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mendorong UMKM naik kelas, meningkatkan omzet, serta memiliki daya …

Monumen Simpang Barelang Segera Jadi Landmark Baru Batam, BP Batam Dukung Penataan Bundaran Ufuk Selatan

Redaksi

15 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan dukungan terhadap pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berada di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. ADVERTISEMENT Monumen tersebut diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM). Pembangunannya merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Investment Cakrawala dan diarahkan sebagai bagian dari upaya penataan …

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo Ke-667, Harmoni Budaya Nusantara Untuk Kota Probolinggo Bersolek

Redaksi

14 Sep 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo Tahun 2026 berlangsung meriah.Mengusung tema “Harmoni Budaya Nusantara untuk Kota Probolinggo Bersolek”, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi yang menghadirkan keberagaman seni dan budaya nusantara. ADVERTISEMENT Pawai budaya tahun ini diikuti sebanyak 23 kelompok peserta. Para peserta tampil dengan beragam atraksi yang …

Dapat Hibah Aset Rampasan Negara Rp3,65 Miliar, Pemkot Bekasi Siapkan Polder Pengendali Banjir

Redaksi

14 Sep 2026

Beast, vokalpublika.com- Pemerintah Kota Bekasi menerima hibah barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia berupa tujuh bidang tanah yang berada di Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih. Aset tersebut dipindah tangankan kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk dimanfaatkan kembali bagi kepentingan masyarakat. ADVERTISEMENT Serah terima hibah dihadiri Direktur Labuksi KPK RI, Mungki Hadipradikto, beserta jajaran …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x