Home » Berita » Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Alwi Assagaf 16 Oct 2025 509

Pemalang, Vokalpublika.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pemalang akhir – akhir dalam dua pekan terakhir cukup gencar melakukan razia penyakit masyarakat dibeberapa titik lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, selain menggelar operasi di sejumlah rumah kost dan homestay sekaligus mengamankan pasangan bukan suami istri, Satpol PP Pemalang juga menyasar sejumlah warung remang – remang dan kafe karaoke liar yang berada di depan terminal induk Pemalang.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dari lokasi yang popular disebut ‘Lokalisasi Calam’ tersebut, puluhan personil Satpol PP berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya alat kontrasepsi, pelumas dan belasan botol minuman beralkohol (mihol).

“Berarti Satpol PP sudah dua kali melakukan operasi pekat di Calam, yang pertama berhasil mengamankan 6 wanita, puluhan alat kontrasepsi dan puluhan botol mihol. Tak berselang lama Satpol PP kembali menggelar operasi pekat dan berhasil mengamankan 8 orang wanita. Menurut informasi hasil operasi kedua para wanita yang terjaring langsung di boyong ke Surakarta untuk mendapatkan pembinaan,” beber Gy salah satu warga (nama inisial).

Menurut Gy, belum ada seminggu pasca operasi, aduan masyarakat kami terima, ‘Lokalisasi Calam’ kembali tuai sorotan. Kemudian kami bersama tim media melakukan penelusuran sekaligus mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebenaran dari informasi tersebut.

Baca juga:  Luncurkan E-Katalog Outsourcing, Pemda Gelontorkan Anggaran 9,6 Milyar, Kundhi: Sampai Tega Korbankan ratusan Honorer, Kebijakan Dzolim Harus Dilawan!

“Kok terkesan kebal hukum pelaku sekaligus penyelenggara prostitusi yang ada di ‘Lokalisasi Calam. Kurang bukti apalagi, kami sudah investigasi langsung dengan salah seorang diduga Pekerja Sek Komersial dilokasi tersebut. Dari hasil wawancara (Anggrek nama samaran) menawarkan diri untuk sekali ngamar dia pasang tarif Rp 200 ribu, untuk nyanyi perjam Rp 50-100 ribu kemudian untuk mihol harga bervariasi ‘,” ucap Gy heran, Kamis 16 Oktober dini hari kepada tim awak media.

“Masa sih negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak mampu atasi prostitusi yang terang – terangan jelas dilihat oleh masyarakat,” lanjutnya.

Seharusnya pemerintah daerah sangat mampu memberantas praktik – praktik prostitusi yang ada. Menurut Gy, pemerintah punya peraturan daerah sebagai dasar hukum dalam memberantas penyakit masyarakat yang membuat resah tersebut.

“Harus dilakukan pengawasan ketat. Lakukan patroli setiap malam, dalam hal ini Satpol PP harus bekerjasama dengan instansi lain (TNI-Polri) Kelurahan, Kecamatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda. Dengan demikian saya yakin, pemerintah daerah tidak akan kesulitan dalam menanggulangi prostitusi yang saat ini sangat marak di Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

Baca juga:  Sasjoni: 80 Tahun Merdeka, Rakyat Butuh Kepastian Harga Bukan Pasar Murah Sesaat

Lanjut Gy mengatakan, prostitusi yang ada dibeberapa lokasi, serta yang saat ini menjadi sorotan publik yakni, ‘Lokalisasi Calam’, sebenarnya cukup mudah untuk ditanggulangi. Tapi kok terkesan pihak terkait atau penegak Perda seakan maju mundur untuk melakukan penindakan yang serius.

“Sebenarnya ada kendala apa ini pemerintah daerah. Bahkan kita melihat di daerah lain. Satpol PP dan tim gabungan banyak kok yang berhasil menanggulangi prostitusi diwilayahnya,” kata Gy.

Pada kesempatan yang sama, Gy mewakili masyarakat yang resah atas maraknya praktik prostitusi di sejumlah kafe liar di Calam berharap. Pemerintah daerah tegas dalam menegakkan Perda terkait prostitusi.

“Publik atau masyarakat sangat berharap Pemda bersama dinas terkait segera tuntaskan praktik – praktik prostitusi yang sudah sangat meresahkan. Bentuk tim gabungan dengan melibatkan TNI-Polri bila perlu, jadi tidak ada lagi kesan pemerintah kalah dengan prostitusi,” harapnya.

Baca juga:  Waspada! Daihatsu Gran Max Hilang di Cideng, Kerugian Rp150 Juta

Terpisah, Camat Pemalang Prasetyo Widiyatmoko menanggapi soal prostitusi di sejumlah kafe karaoke liar di depan Terminal Induk (‘Lokalisasi Calam’), pihaknya mengatakan, bahwa keberadaan warung remang -remang atau tempat karaoke liar yang disinyalir menjadi sarang prostitusi, tentu keberadaannya tidak sesuai dengan norma – norma masyarakat.

Menurut Prasetyo yang saat ini juga menjabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Disperkim Kabupaten Pemalang, dilokasi yang saat ini menjadi sorotan publik karena menjadi sarang prostitusi, seharusnya ditata ulang dengan melibatkan instansi terkait, baik itu Satpol PP, Dinas Sosial, Bidang Aset, Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan lain sebagainya. Dengan demikian wilayah tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau.

“Operasi pekat yang telah dilakukan Satpol PP cukup baik, akan tetapi belum menyelesaikan masalah utama. Kami berharap ada penataan ulang dengan melibatkan instansi terkait, sehingga dilokasi tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau,” pungkasnya.(Mas All)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
BUPATI NGANJUK BERKUNJUNG KE DUSUN TERPENCIL MENDORONG PRESTASI DAN INVESTASI.

Redaksi

25 Jun 2026

VokalPublika.Vom. Rabu 24 Juni 2026, Bupati Nganjuk DR. Drs. Marhein Djumadi A.Md., SH., SE., MM., MBA. berkunjung ke Dusun Mberan Desa Kebon Agung Kecamatan Sawahan Kab. Nganjuk yang berbatas dengan hutan jati, daerah sepi paling pojok di sudut Desa, membuat bangga masyarakat daerah tersebut. ADVERTISEMENT Salah satu masyarakat setempat bernama Yanto berteriak, “Bupatiku hebatttttt, membanggakan, …

Tokoh Pemuda Desak Bubarkan Warung Karaoke dan Prostitusi Terselubung Yang Berdiri Diatas Lahan PTPN I

Alwi Assagaf

25 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Aktivitas ilegal berkedok warung kopi di lahan eks relban PTPN I Regional 3, Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, kian meresahkan masyarakat. Lokasi yang berada dekat dengan lingkungan sekolah tersebut disinyalir dialihfungsikan menjadi tempat karaoke liar, peredaran minuman beralkohol, hingga praktik prostitusi terselubung. ADVERTISEMENT ​Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam dari tokoh pemuda setempat. Tokoh …

LSM GMBI Distrik Pesisir Barat Laporkan SPPG 01 Pasar Krui ke BGN, Minta Operasional Dihentikan

Redaksi

25 Jun 2026

PESISIR BARAT VokalPubluka.Com– Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI Distrik Pesisir Barat melaporkan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 01 Pasar Krui kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional SPPG. Rabu,24 Juni 2026. ADVERTISEMENT Sekretaris LSM GMBI Distrik Pesisir Barat, Salda Andala, mengatakan pihaknya telah …

Wujud Loyalitas FRIC Siap Sajikan 500 Link Berita Kegiatan Polri Perhari

Redaksi

25 Jun 2026

Vokalpublika.com – Wujud Loyalitas FRIC Siap Sajikan 500 Link Berita Kegiatan Polri Perhari, Fast Respon Indonesia Center siap sajikan pemberitaan kegiatan Polri se-indoensia 500 link setiap hari dan akan dilaporkan kepada Mabes Polri (24/06/2026) ADVERTISEMENT Ketum FRIC H. Dian Surahman menegaskan ” FRIc terbentuk guna mendukung program dan kegiatan Presiden RI dan Kapolri serta TNI …

Wujud Solidaritas dan Kepedulian Keluarga Besar FRIC, Sekjen DPP dan Ketua DPW Jabar Takziah ke Kediaman Ibunda Tercinta Sekwil DPW Jabar H. Ahmad Mustofa

Redaksi

25 Jun 2026

Vokalpublika.com – BOGOR, JAWA BARAT 24 Juni 2026 – Sebagai bentuk empati, kepedulian, dan solidaritas terhadap keluarga besar organisasi, Sekretaris Jenderal DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Deden Hardening, bersama Ketua DPW FRIC Jawa Barat Hj. Widaningsih, mewakili Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman, menghadiri kegiatan takziah atas wafatnya almarhumah ibunda tercinta Sekretaris Wilayah …

Kawal RUU Perkoperasian, Rizal Bawzier Tegaskan LPS Koperasi Harga Mati

Alwi Assagaf

24 Jun 2026

JAKARTA, Vokalpublika.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawzier, secara vokal mendesak pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) khusus koperasi dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian. Langkah ini dinilai mendesak demi memberikan perlindungan hukum dan keamanan finansial yang setara bagi jutaan anggota koperasi simpan pinjam di Indonesia. ADVERTISEMENT ​Selama ini, anggota koperasi kerap …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x