Home » Uncategorized » Menteri Nusron Tegaskan Transformasi Pelayanan ATR/BPN, Rakyat Harus Menjadi Prioritas Utama

Menteri Nusron Tegaskan Transformasi Pelayanan ATR/BPN, Rakyat Harus Menjadi Prioritas Utama

Clara T S 23 Jul 2026 73

Surabaya – vokalpublika.com
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memasuki fase baru transformasi organisasi dan pelayanan publik. Transformasi ini diarahkan untuk menghadirkan layanan pertanahan yang lebih cepat, transparan, terukur, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur dan seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) se-Jawa Timur di Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (18/7/2026).

Dalam arahannya, Menteri Nusron menekankan bahwa seluruh jajaran ATR/BPN kini memasuki periode transformasi pelayanan dan transformasi organisasi dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan.

“Intinya kita semester ini memasuki periode transformasi pelayanan dan transformasi organisasi dengan menempatkan pemohon atau rakyat sebagai raja yang harus kita layani. Transformasi pelayanan menjadi kata kunci hari ini,” tegas Menteri Nusron.

Menurutnya, keberhasilan transformasi pelayanan publik hanya dapat diwujudkan melalui penguatan tiga pilar utama, yaitu organisasi, tata laksana atau standar operasional prosedur (SOP), serta sumber daya manusia (SDM). Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara selaras agar pelayanan pertanahan semakin efektif, akuntabel, dan mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Baca juga:  LSM LP3SU Soroti Anggaran Di Politeknik Pariwisata Medan

Pada aspek organisasi, Kementerian ATR/BPN akan melakukan perubahan struktur Kantor Pertanahan dari pendekatan berbasis tematik menjadi pendekatan kewilayahan. Langkah ini bertujuan agar pelayanan lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memudahkan pengawasan terhadap penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di setiap wilayah kerja.

“Tujuannya agar pelayanan publik lebih mudah diukur. Setiap Kepala Seksi harus mengetahui seluruh persoalan di wilayahnya sehingga pelayanan menjadi lebih dekat kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, pada aspek pelayanan, Kementerian ATR/BPN akan menerapkan prinsip first in, first out (FIFO), yakni setiap berkas yang masuk lebih dahulu wajib diselesaikan lebih dahulu. Selain itu, diterapkan pula sistem Pengukuran Terjadwal guna memberikan kepastian waktu penyelesaian layanan kepada masyarakat.

Menteri Nusron juga menargetkan layanan peralihan hak atas tanah dapat diselesaikan paling lama 10 hari kerja. Kebijakan tersebut didukung dengan penerapan prinsip fiktif positif, sehingga proses pelayanan memiliki standar waktu yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:  DAUD YORDAN RESMI PIMPIN KONI KALBAR 2025–2029

“Kita akan menggunakan prinsip fiktif positif. Kalau mengacu pada filosofi pelayanan publik, semuanya harus terukur, memiliki parameter yang jelas, memberikan kepastian, dan transparan,” ungkapnya.

Selain mendorong percepatan layanan, Menteri Nusron memberikan perhatian besar terhadap penguatan kapasitas dan integritas aparatur. Seluruh pegawai ATR/BPN akan mengikuti pelatihan manajemen risiko sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja profesional dan berintegritas.

Ia juga mengingatkan para Kepala Kantor agar menghindari segala bentuk praktik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum serta selalu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau Saudara ingin selamat menjadi pejabat, ikuti aturan, jangan ikuti perasaan,” pesannya.

Menutup arahannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa seluruh transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, kepastian, dan empati.

Baca juga:  Anak 8 Tahun Bekerja Membantu Orang Tua di Tangerang

“Layani rakyat dengan hati. Kalau memang bisa, katakan bisa. Kalau tidak bisa, sampaikan dengan baik. Yang penting jangan sampai mereka tersinggung,” tutup Menteri Nusron.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Muhammad Naim, turut memaparkan capaian kinerja serta progres pelaksanaan program strategis di wilayah Jawa Timur. Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad serta Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima.

Transformasi yang tengah dijalankan Kementerian ATR/BPN diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin modern, profesional, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comGubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, menegaskan Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, tetapi juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN dalam …

Pesan Menteri Nusron kepada 568 Wisudawan Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana Pun Bekerja

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, berpesan kepada 568 taruna dan taruni Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) agar senantiasa menjunjung tinggi integritas di mana pun mereka bekerja. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat mewisuda 568 taruna dan taruni Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik …

Menteri ATR/Kepala BPN Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian Masyarakat

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN —Vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa transformasi organisasi dan layanan pertanahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi tersebut tidak boleh sekadar mengubah struktur organisasi, tetapi harus berujung pada layanan yang lebih mudah, jelas, cepat, dan memberikan kepastian. ADVERTISEMENT Penegasan itu disampaikan Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi …

Pemkab Dairi dan PT DPM Perkuat UMKM Kopi, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Clara T S

07 Sep 2026

DAIRI —vokalpublika.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama PT Dairi Prima Mineral (DPM) terus memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. ADVERTISEMENT Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan dan pelatihan bagi Kelompok Binaan Sinaok di Desa Tuntung Batu. Kelompok UMKM …

Wamen Ossy Serahkan Sertipikat MBR di Kabupaten Banjar, Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Layak Huni

Clara T S

07 Sep 2026

BANJAR —vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat dukungan terhadap penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui percepatan legalisasi dan sertipikasi tanah. ADVERTISEMENT Sebanyak 40 sertipikat tanah bagi MBR di Desa Mekar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, diserahkan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan bersama Ketua Komisi II …

Menteri Nusron Tekankan Tradisi Dialektika Berpikir: Kritik dan Perbedaan Pemikiran Harus Tetap Hidup di Kampus

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menekankan pentingnya menjaga tradisi dialektika berpikir di lingkungan akademik. Menurutnya, kampus harus menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, termasuk pemikiran kritis terhadap negara maupun kebijakan pemerintah. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum bertema “Tanah, Negara, dan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x