Home » Uncategorized » Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Clara T S 17 Jun 2026 72

Advertisement
ADVERTISEMENT

YOGYAKARTA – vokalpublika.com
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. Menurutnya, seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima berbagai bentuk kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat menjadi pembicara dalam kegiatan KOPDAR Bareng Mas Dar bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” yang diselenggarakan oleh Total Politik di Auditorium Joglo GIK, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Senin (15/6/2026).

Di hadapan peserta yang mayoritas terdiri dari kalangan mahasiswa, Menteri Nusron menekankan bahwa pejabat publik yang mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat tidak boleh anti kritik. Justru, kritik dan keluhan masyarakat harus dipandang sebagai bahan evaluasi guna menghasilkan kebijakan yang lebih baik.

“Kalau pejabat tidak mau, orang yang berkhidmat untuk kepentingan umum, tidak mau dicaci maki, maka sesungguhnya yang bersangkutan tidak lulus menjadi pejabat publik. Saya ingin kebijakan saya harus lebih baik maka saya harus mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat,” ujar Nusron.

Baca juga:  Apel Pagi Kantah BPN Dairi Jadi Penguat Disiplin dan Koordinasi, Kasubbag TU Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Pancasila tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan generasi muda. Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron mengajak mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam proses penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.

Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik dan aspirasi masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik.

“Ini di bulan Pancasila, apakah kebijakan publik yang saya ambil dalam pemerintahan sudah sesuai atau tidak. Sudah sesuai dengan Pancasila atau belum, kalau belum ayo kita koreksi bersama-sama, item-item apa yang belum sesuai dengan Pancasila,” katanya.

Selain membahas pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola pemerintahan, Menteri Nusron juga mengaitkan momentum dialog tersebut dengan peringatan Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pergantian tahun sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri agar mampu menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Baca juga:  Dedikasi Tanpa Batas Handoko Wibowo: Mengawal Kedaulatan Petani Menuju Perayaan HUT Omah Tani Batang

Menurutnya, prinsip perbaikan berkelanjutan tidak hanya berlaku dalam kehidupan pribadi, tetapi juga harus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Setiap kebijakan yang dibuat harus terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Barang siapa yang hari ini lebih baik daripada hari yang lalu, maka dia termasuk orang yang beruntung. Karena saya mau beruntung, maka kebijakan-kebijakan saya itu harus lebih baik,” tuturnya.

Kegiatan diskusi publik tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko.

Baca juga:  Projo Karimun Apresiasi TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Sabu di Perairan Karimun, Sindikat Internasional Diduga Terlibat

Dialog yang berlangsung dinamis itu sempat berjalan sekitar 30 menit sebelum akhirnya dihentikan karena situasi di lokasi dinilai tidak lagi kondusif. Meski demikian, forum tersebut tetap menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan pandangan serta aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron turut didampingi sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN serta Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sepyo Achanto, beserta jajaran.

Melalui dialog terbuka semacam ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pertanahan dan tata ruang yang responsif, partisipatif, serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional, terpercaya, modern, dan berkelas dunia.(clara siahaan)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
LSM LP3SU Soroti Anggaran Di Politeknik Pariwisata Medan

Clara T S

13 Jul 2026

Medan-vokalpublika.comLSM LP3SU Soroti mengenai Anggaran Kementerian Pariwisata dimana menganggarkan Rp 14,2 miliar untuk operasional perkantoran dan pemeliharaan Di Politeknik Pariwisata Medan hal itu diketahui dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kementerian pariwisata anggaran di tahun 2026. ADVERTISEMENT menurut Ketua Umum LSM LP3SU Jaya Simanjuntak kerap dipanggil Bang Jaya Juntak bahwa Paket pengadaan pertama …

LSM LP3SU Soroti Anggaran Di Politeknik Pariwisata Medan

Clara T S

13 Jul 2026

Medan//vokalpublika comLSM LP3SU Soroti mengenai Anggaran Kementerian Pariwisata dimana menganggarkan Rp 14,2 miliar untuk operasional perkantoran dan pemeliharaan Di Politeknik Pariwisata Medan hal itu diketahui dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kementerian pariwisata anggaran di tahun 2026. ADVERTISEMENT menurut Ketua Umum LSM LP3SU Jaya Simanjuntak kerap dipanggil Bang Jaya Juntak bahwa Paket pengadaan …

Kementerian ATR/BPN Terapkan Sistem Pengukuran Terjadwal, Layanan Pengukuran Tanah Lebih Pasti dan Transparan

Clara T S

13 Jul 2026

Jakarta – vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mulai menerapkan sistem pengukuran terjadwal di seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) di Indonesia pada awal Agustus 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik untuk menghadirkan layanan pertanahan yang lebih pasti, transparan, terukur, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). ADVERTISEMENT Kebijakan tersebut diumumkan …

Wamen ATR/Waka BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

Clara T S

13 Jul 2026

Batam – vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan dan tata ruang di wilayahnya. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan tata kelola pertanahan dan tata ruang …

Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Kantor Pertanahan Dairi Terima Kunjungan Silaturahmi Bank Mandiri Cabang Sidikalang

Clara T S

13 Jul 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Bank Mandiri Cabang Sidikalang di Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi …

Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Kantor Pertanahan Dairi Terima Kunjungan Silaturahmi Bank Mandiri Cabang Sidikalang

Clara T S

13 Jul 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Bank Mandiri Cabang Sidikalang di Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x