Home » Berita » Mangrove Terancam, Warga Buruk Bakul Waswas Digusur Proyek Industri

Mangrove Terancam, Warga Buruk Bakul Waswas Digusur Proyek Industri

Redaksi 12 Jul 2025 190

Bengkalis, Vokalpublika.com – Warga Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, diliputi keresahan. Rencana pemerintah membangun kawasan industri di pesisir desa mereka terancam memusnahkan ratusan hektare hutan mangrove yang telah mereka jaga selama bertahun-tahun.

Kelompok Konservasi Mangrove Sekat Bakau, yang aktif sejak 2020, telah membibitkan 35.000 pohon dan menanam lebih dari 27.000 bibit mangrove. Mereka juga rutin menyulam bibit yang gagal tumbuh. Namun semua jerih payah itu terancam hilang bila proyek pelabuhan dan kawasan industri tetap berjalan.

“Kalau jadi kawasan industri, rumah bibit kami pasti terdampak. Kami tidak setuju,” ujar Suhana, anggota kelompok Sekat Bakau, kepada Mongabay.

Baca juga:  Demonstrasi Besar-Besaran, Siswa Sekolah di Padang Belajar dari Rumah

Buruk Bakul bukan tanpa tantangan. Abrasi menggerus pesisir dua sampai empat meter per tahun. Tapi sejak mangrove ditanam, perubahan perlahan terasa. Tanaman mangrove mulai memulihkan daratan yang sebelumnya terkikis air laut.

“Dulu abrasi parah. Sekarang yang sudah ditanami mulai pulih,” tambah Susanti, rekan Suhana di kelompok konservasi.

Keresahan juga datang dari nelayan tradisional. Mereka khawatir laut yang menjadi sumber utama penghidupan bakal tercemar. “Kalau laut rusak, kami makan apa?” tanya Afrizal, nelayan setempat.

Baca juga:  Mangrove Kita Mau Dibawa ke Mana?

Jaring tradisional seperti mekap yang mereka gunakan bisa rusak akibat aktivitas industri atau sampah kayu dari tongkang. Belum lagi, belat—alat tangkap lain yang lebih merusak—sering membunuh ikan kecil.

Di sisi lain, Pemkab Bengkalis melalui Kepala Bappeda, Rinto, mengklaim proyek ini tak akan mengorbankan warga. Ia menyebut sudah ada sosialisasi dan kawasan yang dibangun adalah lahan kosong.

Namun Ketua Sekat Bakau, Khaidir, menepis klaim itu. Ia menyebut warga belum pernah diajak diskusi terbuka oleh pemerintah. “Jangan sampai proyek terburu-buru malah bikin kacau. Kami minta jaminan mangrove tetap lestari,” katanya tegas.

Baca juga:  Paradoks Mangrove di Kepri: Program Penanaman vs Perusakan Pulau-Pulau Kecil

Direktur Yayasan Gambut Riau, Mulyadi, menambahkan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan ekosistem dan perjuangan warga. “Harus ada keseimbangan antara investasi dan perlindungan lingkungan. Kalau mangrove rusak, ekonomi warga juga mati.”

Hutan mangrove di Buruk Bakul bukan sekadar pohon. Ia adalah benteng terakhir desa dari abrasi, sekaligus simbol ketahanan warga terhadap krisis iklim

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Projo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan

admin

09 Mar 2026

Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …

Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Pesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x